
Istanbul (Trigger.id) – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa dua kapal tanker minyak mengalami ledakan saat melintasi rute pelayaran di bagian selatan Selat Hormuz pada Senin dini hari. Menurut IRGC, insiden tersebut membuat kedua kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Dalam keterangannya, IRGC menilai kedua tanker itu melewati jalur yang dianggap tidak aman setelah mendapat tekanan dari militer Amerika Serikat. Iran menyebut penggunaan rute tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
IRGC juga kembali mengingatkan bahwa jalur pelayaran di wilayah selatan Selat Hormuz berpotensi tetap berisiko selama Amerika Serikat masih melakukan aktivitas militer yang dianggap sebagai bentuk agresi di kawasan tersebut.
Peringatan itu mencakup seluruh aktivitas pengiriman melalui jalur tersebut, termasuk distribusi pupuk, minyak mentah, maupun gas alam. Iran menegaskan bahwa kondisi keamanan pelayaran akan sulit dipastikan jika situasi konflik terus berlanjut.
Selain itu, IRGC menegaskan bahwa militer Amerika Serikat harus siap menghadapi konsekuensi atas tindakan yang dinilai melanggar hukum internasional. Pernyataan tersebut sekaligus menandai kembali meningkatnya tensi antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. (wah)



Tinggalkan Balasan