• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Judul: Eropa Siap Perang: Akankah Warga Sipil Mendengarkan?

13 April 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Buku panduan kesiapsiagaan berjudul “Jika Krisis atau Perang Datang” dibagikan ke rumah-rumah tangga di Swedia pada bulan November. Foto: CNN/
Claudio Bresciani/TT News Agency/AFP/Getty Images.

Surabaya (Trigger.id) – Eropa tengah bersiap menghadapi kemungkinan konflik yang kian nyata di depan mata. Serangkaian langkah mulai dari panduan bertahan hidup, stok pangan darurat, hingga simulasi evakuasi massal telah digulirkan oleh sejumlah negara Eropa untuk membekali warganya menghadapi situasi krisis, termasuk kemungkinan invasi.

Peringatan ini bukan sekadar isapan jempol. Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, dalam sebuah pertemuan keamanan di Brussel pada Desember lalu, menegaskan pentingnya perubahan pola pikir warga sipil. “Saatnya kita beralih ke pola pikir masa perang,” ujarnya.

Ketakutan terbesar datang dari arah timur, di mana Presiden Rusia Vladimir Putin dianggap semakin percaya diri menyusul pencapaiannya di Ukraina. Di saat yang sama, kepercayaan terhadap komitmen Amerika Serikat sebagai sekutu utama Eropa dalam mempertahankan keamanan bersama dinilai mulai goyah, terutama jika NATO menghadapi serangan langsung.

Persiapan dari Tingkat Eropa Hingga Nasional

Komisi Eropa telah mengimbau semua warganya untuk menyiapkan persediaan makanan dan kebutuhan pokok yang cukup untuk bertahan setidaknya selama 72 jam. Imbauan ini bertujuan membentuk budaya kesiapsiagaan dan ketahanan dalam masyarakat Eropa.

Beberapa negara bahkan melangkah lebih jauh. Jerman, misalnya, telah memperbarui panduan pertahanannya dan menggambarkan bagaimana kehidupan sehari-hari dapat berubah drastis jika perang meletus. Sementara itu, Swedia menerbitkan kembali buku panduan “Jika Krisis atau Perang Terjadi” yang dikirimkan ke jutaan rumah tangga. Buku ini berisi petunjuk menghadapi serangan udara, mencari perlindungan di stasiun bawah tanah atau ruang bawah tanah, dan bahkan langkah-langkah jika terjadi serangan nuklir.

Finlandia yang berbatasan langsung dengan Rusia sepanjang lebih dari 1.300 kilometer sudah sejak lama memiliki budaya kesiapan militer. Sejak tahun 1950-an, pembangunan tempat perlindungan bom telah diwajibkan di setiap kompleks apartemen dan kantor. Seiring meningkatnya ketegangan dengan Rusia, kesiapan ini terus diperkuat, termasuk dengan pendataan 50.500 tempat perlindungan yang mampu menampung hingga 4,8 juta jiwa dari total populasi 5,6 juta.

Apakah Masyarakat Akan Menanggapi Serius?

Meski pemerintah telah mengeluarkan berbagai panduan dan peringatan, belum ada jaminan bahwa masyarakat akan benar-benar merespons dengan keseriusan yang sama.

Claudia Major, seorang pakar keamanan dari German Marshall Fund, mengingatkan bahwa persiapan ini harus dilakukan tanpa menimbulkan kepanikan. Menurutnya, ancaman bukan hanya dalam bentuk perang langsung, tetapi juga dalam bentuk “zona abu-abu” – seperti serangan siber, disinformasi, dan bentuk agresi tidak langsung lainnya.

Negara-negara seperti Finlandia dan negara-negara Baltik lebih siap karena pengalaman sejarah mereka yang pernah diduduki oleh Uni Soviet. Bagi mereka, ancaman terhadap eksistensi negara terasa nyata dan tertanam dalam kesadaran kolektif.

Sebaliknya, negara seperti Italia, Portugal, dan Inggris dinilai belum memiliki kesadaran serupa. Inggris, misalnya, belum pernah diinvasi sejak 1066. Italia lebih fokus terhadap ancaman dari arah selatan, seperti terorisme dan migrasi dari negara-negara rapuh di Afrika.

Pelajaran dari Masa Lalu

Upaya serupa pernah dilakukan selama era Perang Dingin. Inggris pernah menjalankan kampanye “Protect and Survive” yang memberikan informasi seputar persiapan menghadapi serangan nuklir. Namun, panduan tersebut kerap dianggap terlalu optimistis, bahkan ditertawakan dalam budaya populer karena memberi saran seperti mengecat jendela dengan cat putih untuk memantulkan panas ledakan nuklir.

Namun berbeda dari masa lalu, panduan saat ini dinilai lebih realistis. Selain logistik, perhatian juga diberikan pada aspek psikologis, termasuk cara mengelola trauma dan berbicara kepada anak-anak tentang situasi krisis.

Kesimpulan: Siap atau Tidak, Ancaman Nyata

Claudia Major menegaskan bahwa keberhasilan dalam menghadapi potensi konflik tak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada ketahanan masyarakat sipil. “Jika masyarakat tidak siap seperti warga Ukraina saat ini, kita tidak akan mampu bertahan,” tegasnya.

Tantangan terbesar Eropa saat ini bukan hanya soal persenjataan, tetapi juga bagaimana membentuk kembali mentalitas warganya untuk bersiap menghadapi realitas baru: kemungkinan perang di wilayah mereka sendiri. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Eropa, Judul, Siap Perang, Sipil Mendengarkan, Warga Sipil

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat

16 Januari 2026 By admin

Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS

16 Januari 2026 By admin

Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

16 Januari 2026 By admin

Lautan Surya di Jantung Gurun Abu Dhabi

16 Januari 2026 By admin

Pemerintah Izinkan 156 Prodi Spesialis Kedokteran Baru

16 Januari 2026 By admin

Sampai Kapan Keracunan MBG Berakhir

16 Januari 2026 By admin

Maroko Tantang Senegal di Final Piala Afrika 2025

15 Januari 2026 By admin

Kekerasan di Sekolah: Alarm untuk Reformasi Pendidikan Sesungguhnya

15 Januari 2026 By admin

Guru SMK di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Siswa

15 Januari 2026 By admin

Pasar Murah Jatim Dinilai Efektif Tekan Inflasi

15 Januari 2026 By admin

Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

14 Januari 2026 By admin

Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United

14 Januari 2026 By admin

Aman untuk Lambung: Buah dan Sayuran Terbaik bagi Penderita GERD

14 Januari 2026 By admin

Kemenkes Kunci Edit Data Kesehatan Jemaah Haji

14 Januari 2026 By admin

John Herdman dan Jalan Panjang Garuda ke Piala Dunia

14 Januari 2026 By admin

Muzani ke PWI: Jiwa Saya Tetap Wartawan

14 Januari 2026 By admin

KIP Perintahkan KPU Buka Salinan Ijazah Jokowi

14 Januari 2026 By admin

Surabaya di Bawah Ancaman Banjir: Masalah Lama yang Kian Kompleks

13 Januari 2026 By admin

Detik-Detik Kritis Serangan Jantung: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh?

13 Januari 2026 By admin

Mengapa Alpukat Baik untuk Tubuh?, Begini Penjelasan Pakar Kesehatan dan Gizi

13 Januari 2026 By admin

Carrick Terdepan Jadi Pelatih Ad-Interim MU

13 Januari 2026 By admin

Arbeloa Resmi Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid

13 Januari 2026 By admin

Trump Belum Putuskan Intervensi Militer AS ke Iran

13 Januari 2026 By admin

Komdigi Ancam Blokir Fitur AI Grok di Platform X

12 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang
  • Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan
  • Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?
  • Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran
  • Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.