• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kekerasan di Daycare Jadi Pengingat Pentingnya Layanan Pengasuhan Berkualitas

22 Mei 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi daycare yang butuh pengawasan dan standardisasi. Foto: ugm

Yogyakarta (Trigger.id) – Kasus kekerasan yang terjadi di sebuah daycare di Yogyakarta kembali memunculkan kegelisahan banyak orang tua pekerja yang selama ini mempercayakan pengasuhan anak kepada layanan penitipan anak. Peristiwa tersebut bukan hanya soal tindakan individu, melainkan juga menjadi cermin lemahnya sistem pengawasan dan standar pengasuhan anak usia dini di Indonesia.

Pakar psikologi perkembangan sekaligus alumni Universitas Gadjah Mada, Dr. Okina Fitriani, menilai daycare seharusnya dipandang sebagai bagian penting dari ekosistem tumbuh kembang anak. Karena itu, keberadaan izin operasional, kurikulum pengasuhan, pelatihan tenaga pengasuh, hingga sistem pengawasan menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan.

Menurut Okina, pemerintah perlu menyediakan sistem informasi yang memudahkan masyarakat mengetahui legalitas sebuah daycare. Transparansi tersebut dinilai penting agar orang tua dapat memilih layanan pengasuhan yang aman dan terpercaya.

Kasus di daycare Little Aresha Yogyakarta, lanjutnya, menunjukkan bahwa persoalan pengasuhan anak tidak sesederhana hubungan antara pelaku dan korban. Ada sejumlah faktor yang saling berkaitan, mulai dari kualitas pengasuh, lemahnya pengawasan, hingga minimnya kesiapan sistem pendukung keluarga.

Ia menjelaskan, persoalan tersebut dapat dilihat dari empat sisi utama, yakni pelaku, sistem pengawasan, anak sebagai korban, dan orang tua. Dari sisi pelaku, tindakan kekerasan dinilai bukan tindakan spontan, melainkan perilaku yang berlangsung secara sistematis sehingga seharusnya dapat disadari sebagai tindakan tidak wajar oleh para pengasuh.

Sementara dari sisi kebijakan, Okina menekankan pentingnya standar pengasuhan anak usia dini yang jelas. Pengasuh, menurutnya, harus memahami batas aman dalam merawat anak dan menyadari bahwa tekanan atau instruksi tertentu tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan yang membahayakan anak.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap layanan daycare di Indonesia. Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan hanya sekitar 30,7 persen daycare yang memiliki izin operasional. Di Kota Yogyakarta sendiri tercatat masih ada puluhan daycare yang belum mengantongi izin resmi.

Bagi anak usia dini, pengalaman kekerasan meninggalkan dampak yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar luka fisik. Masa usia 0–3 tahun merupakan periode penting pembentukan kemampuan kognitif, emosi, dan kepribadian. Karena itu, kekerasan pada usia tersebut dapat memengaruhi perkembangan anak dalam jangka panjang.

Tantangan lain muncul karena anak usia dini sering kali belum mampu mengungkapkan pengalaman buruk yang mereka alami. Banyak tanda kekerasan hadir dalam bentuk perubahan perilaku, seperti anak menjadi lebih cemas, mudah marah, menolak situasi tertentu, atau mengalami perubahan pola makan dan emosi.

Dalam kondisi seperti ini, orang tua memegang peranan penting untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak. Okina mengingatkan bahwa tidak adanya luka fisik bukan berarti anak baik-baik saja. Orang tua perlu segera mencari tahu ketika anak menunjukkan perilaku yang tidak biasa atau mengungkapkan hal-hal yang menimbulkan kecurigaan.

Selain anak, orang tua juga dapat mengalami tekanan psikologis setelah mengetahui anaknya menjadi korban. Perasaan bersalah, penyesalan, hingga kebingungan sering muncul selama proses hukum berlangsung. Karena itu, pendampingan kesehatan mental bagi keluarga dinilai sama pentingnya dengan proses penegakan hukum.

Sebagai bentuk dukungan psikologis bagi keluarga terdampak, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada membuka layanan hotline Crisis Center yang dapat diakses secara gratis.

Okina berharap perbaikan terhadap sistem pengawasan, kualitas pengasuh, perlindungan anak, dan edukasi orang tua dapat berjalan beriringan agar kasus serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. (ian)

Sumber: ugm

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, Tips, update Ditag dengan:Daycare, Kekerasan di Daycare, Layanan Pengasuhan Berkualitas, Pengingat, UGM

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Bandara Dhoho Kediri Lengkapi Infrastruktur Menuju Embarkasi Haji 2027

22 Agustus 2026 By admin

SR-025 Resmi Ditawarkan, Return 6,9% Jadi Pilihan Investasi Aman

21 Agustus 2026 By admin

Dana DP Haji 2027 Diblokir Saudi, Kemenhaj Tempuh Jalur Diplomatik

21 Agustus 2026 By admin

Purbaya Siapkan Rp 31 Triliun Buat PPPK Guru

21 Agustus 2026 By admin

Tavares Perketat Persiapan Persebaya

20 Agustus 2026 By admin

MagangHub 2026 Batch 2 Dibuka September

20 Agustus 2026 By admin

Guru PPPK Akan Beralih Pegawai Pusat

19 Agustus 2026 By admin

Calvin Verdonk, Pemain Indonesia Tampil di Liga Champions

18 Agustus 2026 By admin

Zidane, Islam, dan Timnas Prancis: Ketika Agama Tak Seharusnya Jadi Ukuran

18 Agustus 2026 By admin

Kereta Garuda Prabayaksa Antar Bendera Pusaka ke Istana Merdeka

17 Agustus 2026 By admin

Hobi Memasak Bisa Menjaga Kesehatan Mental

17 Agustus 2026 By admin

Melepas Tukik Lekang di Pantai Banyuwangi

16 Agustus 2026 By admin

500 Pendaki Kibarkan Merah Putih 81 Meter di Puncak Arjuno

16 Agustus 2026 By admin

Pasca Gempa M7,7 Flores, Warga Diimbau Jauhi Pantai

15 Agustus 2026 By admin

Parkir QRIS Surabaya Cukup Rp 810, Berlaku 15–16 Agustus

15 Agustus 2026 By admin

Prabowo : Gaji Hakim Junior Sudah Naik 280 Persen, Tertinggi ASEAN

14 Agustus 2026 By admin

Pramuka Jatim Didorong Jadi Penggerak Swasembada Pangan

14 Agustus 2026 By admin

Maskapai Indonesia Mulai Gunakan AI Layani Penumpang

14 Agustus 2026 By admin

Api Mendekat, Seruni Point Bromo Ditutup Sementara

13 Agustus 2026 By admin

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

13 Agustus 2026 By admin

MBG Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Matang

12 Agustus 2026 By admin

Rp 81 Tarif Trans Jatim, 11-17 Agustus 2026

12 Agustus 2026 By admin

Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Ikut Nata Kasur Muktamirin

10 Agustus 2026 By admin

Bromo Ditutup Total, Api Meluas

10 Agustus 2026 By admin

Rihlah Yanmu Sowan ke Bahrul Ulum Jombang, Wakafkan Dua Ambulans dan Seribu Al-Quran

7 Agustus 2026 By zam

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Beban Kesehatan Tembus Rp120 Triliun,PFI Serukan Penanganan Sistemik Karhutla di Indonesia
  • Replika Unta, Magnet Pawai Maulid Kampung Nelayan
  • Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Dorong Kemandirian Energi
  • Dari Sudan ke Cikoang: Ketika Cinta kepada Nabi Dihias di Atas Perahu
  • Menghidupkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Perubahan Zaman

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.