• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kesepian Bisa Bikin Kita Cepat Mati, Begini Alasannya

19 Juli 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi kesepian. Foto: The independent

Oleh: Esti D. Purwitasari*

Saya termasuk orang yang mengimani takdir tentang kematian. Memang kematian itu bukan kita yang menentukan. Tapi, jalan menuju takdir itu bisa diprediksi secara ilmiah. Salah satunya ya lewat penelitian ilmiah tentang kesepian dan isolasi sosial.

Kesepian yang bagaimana? Isolasi sosial itu apa? Nah, kita tentukan dulu definisinya biar ada satu kesamaan pendapat.

Kesepian (loneliness) yang saya maksud adalah emosi yang timbul ketika seseorang merasa terisolasi atau terasing dari lingkungan sosialnya atau perasaan kurang terkoneksi dengan orang lain. Bukan masalah jumlah orang yang ada di sekitar orang itu, tetapi lebih berkaitan dengan perasaan terhadap hubungan sosial dan emosional.

Orang bisa merasa kesepian meski ia punya banyak teman atau keluarga jika hubungan itu tidak memberikan dukungan, kedalaman, dan makna yang diinginkannya.

Yang dimaksud isolasi sosial adalah kurangnya kontak yang terukur dengan orang lain. Hidup sendirian di tempat terpencil atau hidup di antara banyak orang tapi terkucil. Misalnya, hidup di desa pegunungan sendirian atau hidup di panti di tengah kota tapi tidak pernah dijenguk keluarga atau teman dekat.

Salah satu temuan ilmiah yang saya baru baca adalah analisis sistematis yang menggabungkan data 90 penelitian dengan lebih dari 2 juta peserta, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Human Behavior. Para peneliti menyelidiki hubungan antara isolasi sosial, kesepian, dan kematian dini di antara populasi umum, penderita penyakit jantung, dan penderita kanker selama enam bulan sampai 25 tahun. Hasil analisis menunjukkan, isolasi sosial dan kesepian dapat menyebabkan kematian dini.

Rinciannya, orang yang mengalami isolasi sosial memiliki risiko kematian dini 32% lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak terisolasi secara sosial. Orang yang mengalami kesepian 14% lebih mungkin mati lebih awal dibandingkan yang tidak.

Mengapa bisa begitu?. Para peneliti berteori, kesepian adalah bentuk stres. Tidak bisa terhubung dengan orang lain itu menyakitkan. Manusia berevolusi untuk saling mengandalkan untuk bertahan hidup.

Meski sekarang manusia tidak lagi membutuhkan kelompok sosial untuk membantu pengumpulan dan perlindungan makanan seperti manusia ribuan tahun lalu, manusia modern tetap terhubung dengan orang lain. Jika putus hubungan, ada tekanan mental yang mempercepat kematian.

Sementara, putusnya hubungan ini banyak sekali di zaman sekarang. Penelitian di Amerika Serikat mendokumentasikan penurunan hubungan sosial di semua kelompok umur. Lebih dari sepertiga orang dewasa berusia 45 tahun ke atas merasa kesepian, dan hampir seperempat orang dewasa berusia 65 tahun ke atas terisolasi secara sosial. Anak muda usia 15 – 24 tahun memiliki 70% lebih sedikit interaksi sosial dengan teman mereka dibandingkan dengan anak muda dua dekade lalu.

Laporan itu juga menunjukkan, perasaan kesepian atau terisolasi itu berdampak sama buruknya bagi kesehatan jika dibandingkan dengan merokok. Kesepian memiliki efek serius pada kesehatan mental dan fisik. Data menunjukkan kesepian dan isolasi sosial terkait dengan masalah tidur, peradangan, nyeri, insomnia, depresi, kecemasan, penyakit jantung, stroke, diabetes, kecanduan, upaya bunuh diri dan menyakiti diri sendiri, serta demensia.

Jika ingin kehidupan lebih sejahtera, dan umur yang optimal, maka usahakan kita selalu memperbanyak silaturahim. Perbanyak hubungan sosial dengan keluarga, teman, atau jejaring sosial lainnya.

Upayakan kontak secara offline maupun online.Di sisi lain, perhatikan juga peluang kesepian dan isolasi sosial di antara keluarga atau teman-teman kita.

Temani orang tua atau kakek/nenek kita jika sudah sepuh. Telepon teman kita yang jarang kontak. Tindakan sederhana kita bisa membuat hidup mereka lebih sejahtera.

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, Tips, wawasan Ditag dengan:Kesepian Bisa Bikin Kita Cepat Mati, Loneliness, Mati, Tinjauan Ilmiah

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa

18 Februari 2026 By admin

Delapan Negara Kecam Klaim Israel di Tepi Barat

18 Februari 2026 By admin

Cahaya dari Berbagai Penjuru: Tradisi Dunia Menyambut Ramadhan

18 Februari 2026 By admin

Trump dan Carney Sampaikan Ucapan Ramadhan, Tegaskan Kebebasan Beragama

18 Februari 2026 By admin

Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 18 Februari, NU Tunggu Isbat Pemerintah

17 Februari 2026 By admin

Jadwal Playoff UCL: Madrid Tandang ke Benfica, Derbi Prancis Tersaji

17 Februari 2026 By admin

Mourinho: Madrid Terluka Kian Berbahaya

17 Februari 2026 By admin

BPKH Dorong Indonesia Kuasai Ekonomi Haji Global

17 Februari 2026 By admin

Lonjakan Gula Darah Usai Makan Tingkatkan Risiko Alzheimer

16 Februari 2026 By admin

Tradisi Nusantara Menyambut Ramadhan: Dari Megengan hingga Meugang

16 Februari 2026 By admin

Pemerintah Indonesia Siapkan Kampung Haji di Makkah

16 Februari 2026 By admin

Trump: BoP Siapkan Dana $5 Miliar untuk Gaza

16 Februari 2026 By admin

PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark

22 Januari 2026 By admin

OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah

21 Januari 2026 By admin

Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru

21 Januari 2026 By admin

Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1

21 Januari 2026 By admin

KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

21 Januari 2026 By admin

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun

20 Januari 2026 By admin

KPK OTT Bupati Pati Sudewo

20 Januari 2026 By admin

Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang

19 Januari 2026 By admin

John Herdman Sebut Timnas Indonesia sebagai “Garuda Baru”

19 Januari 2026 By admin

Mengapa Batuk Tak Kunjung Sembuh?, Begini Penjelasannya

19 Januari 2026 By admin

Pemerintah Kembalikan TKD Aceh, Sumut, dan Sumbar

19 Januari 2026 By admin

Jihad Islam Kritik Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS

19 Januari 2026 By admin

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara
  • Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan
  • Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump
  • STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi
  • Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.