• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Khutbah Idul Adha: Kurban, Inspirasi Ibadah Sosial di Tengah Ketidakpedulian Nasib Umat

6 Juni 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Semangat kurban dari Nabi Ibrahim dan Ismail AS mengajarkan kita tentang kepatuhan, pengorbanan, dan keikhlasan kepada Allah SWT. Kisah mereka, di mana Nabi Ibrahim bersedia menyembelih putranya Ismail atas perintah Allah, kemudian digantikan dengan domba, menjadi dasar ibadah kurban yang masih kita laksanakan hingga kini. 

Bagaimana semangat Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dapat menginspirasi kita semua agar lebih peduli terhadap nasib masyarakat yang tinggal di sekitar kita. Ikuti materi khutbah Idul Adha berikut ini.

Khutbah I:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ.

الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ يَـخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَـخْتَارُ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ الْوَاحِدُ الْعَزِيْزُ الْغَفَّارُ،

وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ إِمَامُ الْمُتَّقِيْنَ وَقُدْوَةُ الْأَبْرَارِ،

اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، صَلَاةً دَائِمَةً مَّا تَعَاقَبَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا إِخْوَةَ الْإِسْلَامِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ الْقَائِلِ فِي مُحْكَمِ كِتَابِهِ: لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Hari ini adalah hari agung, hari raya umat Islam di seluruh dunia—Idul Adha, hari ketika kita mengenang totalitas pengorbanan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan ketaatan tanpa syarat Nabi Ismail kepada perintah Allah. Tapi lebih dari itu, Idul Adha juga mengajarkan kepada kita pentingnya kepekaan sosial, kepedulian terhadap sesama, dan keikhlasan dalam berbagi nikmat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam surah Al-Hajj ayat 37:

“لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ ۚ”

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kalianlah yang dapat mencapainya.” (QS. Al-Hajj: 37)

Ayat ini mengingatkan bahwa esensi dari kurban bukanlah pada simbolik penyembelihannya semata, melainkan nilai spiritual dan sosialnya: takwa kepada Allah dan empati terhadap sesama.

Hari ini, banyak di antara kita yang hidup dalam kenyamanan dan kelimpahan, sementara saudara-saudara kita di sekitar kita masih bertahan dalam himpitan kemiskinan, kelaparan, dan keterasingan sosial. Maka, ibadah kurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, tapi harus menjadi inspirasi untuk ibadah sosial yang konkret di tengah masyarakat yang mulai abai terhadap nasib sesamanya.

Sidang Idul Adha yang berbahagia Di sisi lain, Nabi Muhammad saw menggunakan ungkapan yang bernada ancaman kepada orang yang tidak mau kurban:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ، فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا.

Artinya: “Dari Abu Hurairah, berkata, Rasulullah saw. bersabda “Barang siapa yang memiliki kelapangan rizki, tetapi tidak berkurban, maka janganlah mendekati tempat shalat kami (turut serta shalat Idul Adha berjamaah).”

Hadits ini tidak berarti larangan shalat atau ketidak-absahan shalat orang yang tidak mau kurban. Akan tetapi Nabi mencegah orang yang tidak mau kurban untuk berkumpul bersama-sama orang yang mau berkurban dan beribadah kepada Allah.

Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

“Bukanlah seorang mukmin yang kenyang perutnya sementara tetangganya kelaparan.”
(HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad)

Ma’asyiral muslimin,
Ibadah kurban adalah latihan batin dan sosial. Kita mengeluarkan sebagian dari harta terbaik untuk membeli hewan kurban, lalu menyembelihnya bukan untuk bermegah-megahan, tetapi untuk mendekat kepada Allah dan berbagi dengan sesama. Rasulullah SAW bersabda:

“ما عمل آدمي من عمل يوم النحر أحب إلى الله من إهراق الدم…”

“Tidak ada amal anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain dari menyembelih hewan kurban…”
(HR. Tirmidzi).

Namun jangan sampai ibadah ini kehilangan ruhnya karena kita hanya membagikan daging tanpa menghadirkan kasih. Kita beri daging, tapi tak pernah bertanya: apakah mereka punya dapur untuk memasaknya? Apakah mereka bisa makan besok harinya?.

Melaksanakan perintah Allah adalah simbol upaya seorang hamba untuk menjadikan dirinya lebih dekat dengan Allah. Dalam konteks ibadah kurban, Nabi memberikan ilustrasi bagaimana proses kedekatan hamba dengan Allah melalui sabda yang diriwayatkan oleh imam al-Tirmidzi dalam kitab Sunan al-Tirmidzi:

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا 

Artinya: “Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.”  

Hadits ini dapat memberi gambaran bahwa seorang hamba akan meraih kedekatan dengan Allah melalui hewan yang dikurbankan, meskipun pada hakikatnya Allah tidak memperhitungkan daging dan darah yang dikurbankan oleh hambaNya, tetapi nilai spiritual ketakwaan yang menjadi barometer kedekatan hamba dengan Allah. Jika seorang hamba telah meraih kedekatan kepada Allah melalui ibadah kurban di hari raya Idul Adha ini, maka sesungguhnya ia telah meraih keberhasilan yang sangat tinggi.

Semoga kita tergolong orang-orang yang dekat dengan Allah dan seluruh ciptaannya. Semoga kita juga diberikan kesabaran dan keselamatan dalam mengarungi cobaan yang sama-sama kita hadapi ini. Tentunya kebersamaan adalah kunci bagi umat manusia dalam menghadapi ujian berat ini.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ.


Khutbah Kedua:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ ولله الحمد. اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِالْإِصْلَاحِ، وَحَثَّنَا عَلَى الصَّلَاحِ، وَبَيَّنَ لَنَا سُبُلَ الْفَلَاحِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللهِ وَرَسُولُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ. إنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى فِيْهِ بِمَلَائِكَتِهِ، فقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah,
Kita hidup di zaman yang penuh tantangan sosial: banyak yang terasing di tengah keramaian, yang kehilangan harapan di tengah kelimpahan. Ibadah kurban adalah momentum untuk merekatkan kembali simpul-simpul ukhuwah yang mulai longgar.

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, salah satu sahabat utama, pernah membeli daging yang empuk dan mahal untuk keluarganya. Namun saat ia melihat seorang miskin lewat, ia langsung menyuruh pelayan untuk memberikannya dengan berkata:

“Apakah kamu mengira aku akan lebih mencintai makanan ini dibanding memberi makan orang yang lebih membutuhkan?”

Ini adalah teladan: kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi menyembelih ego dan menghidupkan rasa cinta kepada sesama.

Ma’asyiral muslimin,
Jadikanlah momen Idul Adha ini bukan hanya sebagai perayaan, tapi gerakan spiritual dan sosial. Bantu tetangga yang kesusahan. Tengok anak yatim dan janda yang ditinggalkan. Jadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi pusat penghidupan dan pemberdayaan masyarakat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ”

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)

Shalat dan kurban, ibadah spiritual dan sosial, yang tidak boleh dipisahkan.

Semoga Allah menerima amal kurban kita, menyucikan harta dan jiwa kita, serta meneguhkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang peduli dan bertakwa.

اللَّهُمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ الْأَكْرَمِيْنَ، وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ الْاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا أَخِرَتَنَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِيْ كُلِّ خَيْرٍ. اَللَّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا دَيْنًا إِلَّا قَضَيْتَهُ، وَلَا مَرِيْضًا إِلَّا شَفَيْتَهُ وَعَافِيَتَهُ، وَلَا حَاجَةً مِنْ حَوَائِجِ الدُّنْيَا إِلَّا قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا لَنَا يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ، وَيَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ، وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. اللهم انصر إخواننا في فلسطين من ظلمات الكفار الاسرائيل. اللهم سلمهم والمسلمين، واشف لمرضاهم، واغفر لموتاهم من جميع المسلمين، يا أرحم الراحمين. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهُ أَكْبَرُ

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Ibadah Sosial, idul adha, Ketidakpedulian, Khutbah Idul Adha, Kurban, Nasib Umat

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Trump Soroti Imigrasi Prancis, Klaim Paris Terancam Menjadi Kota Muslim

20 Oktober 2026 By admin

Kewajiban Sertifikasi Halal Produk Mundur Tahun 2028

20 Oktober 2026 By admin

Benahi Rumah Potong Unggas, Perkuat Jaminan Halal dan Higienis

20 Oktober 2026 By admin

UM dan UNESA Berebut Takhta Futsal Campus League 2026

19 Oktober 2026 By admin

Garden Fest Menikmati Persawahan Sore Hari

19 Oktober 2026 By admin

350 Atlet Selam Adu Cepat di SRC

19 Oktober 2026 By admin

Pasokan BBM Malang Raya Ditambah 120 %, Warga Jangan Panic Buying

18 Oktober 2026 By admin

Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik

17 Oktober 2026 By admin

PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada

16 Oktober 2026 By admin

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen

16 Oktober 2026 By admin

Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA

15 Oktober 2026 By admin

Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

15 Oktober 2026 By admin

Cegah Campak Sejak Dini Perlu Edukasi dan Imunisasi MR

14 Oktober 2026 By admin

Barcelona Puncaki Klasemen Liga Champions 2026/2027, Arsenal Tempel Ketat

14 Oktober 2026 By admin

Surabaya Siapkan Website Porprov, Atlet Bisa Cek Hotel hingga Kuliner

13 Oktober 2026 By admin

Gandrung Sewu Spektakuler, Libatkan 1.300 Penari Malam Hari

13 Oktober 2026 By admin

Penerbangan Soetta ke Jeddah dan Madinah Masih Normal

12 Oktober 2026 By admin

Mulai 12 Oktober 2026, KAI Daop 8 Surabaya Naikkan Tarif Khusus

12 Oktober 2026 By admin

Surabaya Petakan Venue Cabor Jelang Tuan Rumah Porprov 2027

11 Oktober 2026 By admin

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Waspada Stroke, Kenali Gejala dengan Metode FAST
  • Indonesia Delapan Besar Asian Para Games 2026, Boccia Jadi Lumbung Emas
  • Petenis Tanah Air Janice Tjen dan Storm Hunter Juara Ganda Putri Japan Open 2026
  • Cuaca Panas 38 Derajat, Pakar Unair : Kendalikan Emosi
  • Diskominfo Tabalong Studi Banding ke PWI Jatim Pelajari Penguatan Pers

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.