• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengenal TBC Laten, Tak Bergejala Bukan Berarti Tak Akan Menginfeksi

5 September 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Foto : Istimewa
dr Tutik Kusmiati SpP

Surabaya (Trigger.id) – Penyakit tuberkulosis atau TBC disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis.

Bakteri ini lebih menyukai tempat di dalam tubuh yang tinggi kandungan oksigennya seperti bagian atas paru-paru.

Dr Tutik Kusmiati, dr SpP Konsultan Ketua Tim TB DOTS RSUD Dr Sutomo Surabaya mengatakan, bakteri TBC juga dapat menginfeksi bagian tubuh lain seperti usus, otak, tulang, bahkan kelenjar manusia.

“Bakteri ini bisa bertahan di tempat gelap dan lembap. Kalau imunitas kita bisa mengendalikan, ini yang disebut TBC laten. ‘Kumannya’ tidur”. Suatu waktu saat imunitas tubuh lemah bisa menyebar dan menginfeksi,” kata Tutik saat menjadi pemateri acara Wawasan Series: Merdeka dari TBC di Surabaya.

Pengidap TBC laten, lanjut Tutik, tidak mengalami keluhan. Di negara endemik tinggi seperti Indonesia, kondisi ini bisa saja terjadi.
Untuk mengetahui apakah mengidap TBC laten, perlu dilakukan foto rontgen, tes mantoux, juga bisa dengan tes IGRA.

“Kalau hasilnya positif, bisa dicegah supaya bakterinya tidak bangun dengan terapi pencegahan,” tutur Tutik.

Bagi pasien TBC yang sudah sakit, penularan terjadi melalui droplet, sehingga orang lain yang menjadi kontak erat sangat berisiko.
“Penularan tergantung seberapa sering pasien batuk. Semakin kuat tenaganya saat bersin, droplet semakin banyak. Karena itu pasien wajib menggunakan masker. Buka pintu rumah agar ada sinar matahari masuk dan terjadi pertukaran udara,” kata dia.

Satu orang yang positif TBC bisa menularkan ke 10-15 orang di sekitarnya. Dari orang yang tertular, 5-10 persennya yang sakit. Sisanya menjadi TBC laten. Pengidap TBC laten ini suatu saat juga bisa sakit. Jadi tidak benar kalau TBC ini penyakit keturunan, melainkan penyakit menular.

Adapun gejala TBC paru-paru adalah batuk berdahak 2-3 minggu dan dahak bercampur darah. Juga mengalami gejala sistemik seperti demam, nafsu makan turun, keringat malam hari, setelah mandi juga berkeringat.

“Dahaknya harus diperiksa untuk membuktikan TBC-nya positif atau tidak, resisten obat atau tidak. Kalau negatif bukan berarti tidak TBC, harus foto rontgen melihat kondisi paru-parunya.” urainya.

Kondisi paru-paru yang terinfeksi TBC berlubang-lubang, ada juga yang ada airnya. Ini yang biasa disebut masyarakat awam sebagai paru-paru basah.

Sementara pada TBC usus, pasien biasanya mengalami diare kronis. TBC tulang harus dibedah dan pengidap TBC kelenjar biasanya mengalami pembengkakan pada kelenjar.

Pasien TBC, kata Tutik, harus patuh minum obat. Kalau tidak, bisa resisten. Pasien resisten harus minum obat sampai 15 butir selama 18 sampai 24 bulan.
Sedangkan pasien yang belum resisten hanya 6 bulan bisa sembuh.

                                                      Tentang Wawasan Series. 

Wawasan Series merupakan keberlanjutan dari siaran populer, Wawasan, yang telah mengudara di Radio Suara Surabaya secara reguler dan menghadirkan berbagai topik kebijakan pemerintah serta suara publik yang kritis.

Program ini mengudara di Radio Suara Surabaya setiap Senin hingga Kamis pukul 07.00-09.00 WIB.

Wawasan Series mengusung konsep forum off-air yang menghadirkan dialog terbuka dan mendalam dengan beragam narasumber yang kompeten dan berpengalaman.

Melalui format ini, Radio SS menjembatani informasi antara kebijakan pemerintah dan pandangan masyarakat. Kemudian memberikan ruang bagi diskusi yang konstruktif dan pemahaman yang lebih luas tentang isu-isu yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:gejala tbc, infeksi bakteri, tbc, Tuberkulosis

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

24 Februari 2026 By admin

Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

24 Februari 2026 By wah

Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

23 Februari 2026 By isa

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat

22 Februari 2026 By admin

4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

22 Februari 2026 By admin

Kesiapan Lebaran 2026 di Jawa Timur Dimatangkan

21 Februari 2026 By zam

Masjid Bungkuk Singosari, Saksi Sunyi Perjuangan Sejak Era Diponegoro

21 Februari 2026 By zam

Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara

21 Februari 2026 By admin

Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

21 Februari 2026 By admin

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump

21 Februari 2026 By admin

STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi

21 Februari 2026 By admin

Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

20 Februari 2026 By admin

Waspada Lonjakan Gula Darah Saat Berbuka

20 Februari 2026 By admin

Lautaro Cedera, Inter Milan Terpukul

20 Februari 2026 By admin

Persebaya Sesuaikan Latihan di Bulan Ramadan

20 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah
  • Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan
  • Liga Champions, Madrid dan Tiga Tim Lain ke 16 Besar
  • Enam Makanan Penjaga Jantung Yang Harus Anda Tahu
  • Zakat yang Mengubah Hidup: Dari Mustahik Menjadi Muzakki

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.