
Surabaya (Trigger.id) – Jika melihat sejarah budaya mudik, fenomena “menampilkan keberhasilan” sebenarnya bukan hal baru.
Pada era 1990-an hingga awal 2000-an, banyak perantau pulang kampung dengan membawa mobil baru atau mobil sewaan sebagai tanda keberhasilan di kota. Kini, simbol itu bergeser ke gawai premium.
Perubahan ini tidak lepas dari dua faktor besar:
- Media sosial
Lebaran kini bukan hanya pertemuan keluarga, tetapi juga momen produksi konten digital. - Ekonomi berbagi (sharing economy)
Banyak barang mahal kini bisa disewa: kamera, mobil, bahkan pakaian pesta. Smartphone premium pun akhirnya mengikuti pola yang sama.
Lebaran: Panggung Identitas Sosial
Dalam tradisi masyarakat Indonesia, Lebaran sering menjadi ajang “reuni besar” keluarga. Pertemuan ini sering membawa dimensi sosial yang kuat: membandingkan pekerjaan, kehidupan kota, hingga keberhasilan ekonomi.
Di sinilah simbol-simbol kemapanan muncul: pakaian baru, kendaraan, hingga gadget.
iPhone menjadi pilihan karena memiliki citra premium dan prestise global, sehingga mudah dikenali sebagai penanda status sosial.
Namun tidak semua penyewa melakukannya demi gengsi. Banyak pula yang memanfaatkan iPhone untuk dokumentasi berkualitas tinggi saat momen keluarga, terutama karena kamera iPhone dikenal sangat baik untuk foto dan video.
Peluang Bisnis Musiman
Bagi pelaku usaha, tren ini justru menjadi peluang ekonomi baru.
Beberapa jasa rental iPhone melaporkan omzet mereka bisa mencapai puluhan juta rupiah selama musim Lebaran karena tingginya permintaan.
Banyak penyedia bahkan menawarkan paket khusus Lebaran seperti:
- sewa 3 hari gratis 3 hari
- paket mudik satu minggu
- bundling dengan kamera atau tripod
Dengan harga perangkat iPhone yang bisa mencapai puluhan juta rupiah, menyewakannya menjadi model bisnis yang cukup menguntungkan.
Bagaimana Tren ke Depan?
Para pengamat melihat tren ini kemungkinan tidak akan hilang, bahkan bisa semakin berkembang. Ada beberapa alasan:
- Ekonomi sewa makin populer
Orang semakin terbiasa menyewa barang mahal dibanding membeli. - Konten digital makin dominan
Lebaran kini menjadi momen produksi konten untuk media sosial. - Simbol status sosial terus berubah
Jika dulu mobil menjadi simbol utama, kini gadget premium mengambil peran itu.
Bahkan tidak menutup kemungkinan ke depan muncul tren lain seperti sewa gadget terbaru, kamera profesional, hingga aksesoris teknologi premium khusus untuk musim Lebaran. (ian)



Tinggalkan Balasan