• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Tahura Raden Soerjo, Manfaatkan Nilai Ekonominya Jangan Ubah Fungsi Konservasinya

22 Desember 2022 by isa Tinggalkan Komentar

“Lestari alamku lestari desaku
Di mana Tuhanku menitipkan aku
Nyanyi bocah-bocah di kala purnama
Nyanyikan pujaan untuk nusa.”

Oleh: Isa Anshori (Pemred Trigger.id)

Udara yang sejuk serta hutan belantara rimbun nan hijau, menjadikan siapapun betah berlama-lama menyusurinya. Itulah gambaran suasana hati setiap pengunjung yang rela bersusah payah menembus rimbunya pepohonan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo Jawa Timur.

Tahura Raden Soerjo memang memiliki potensi besar untuk dijadikan kawasan wisata alam. Di Tahura Raden Soerjo ini terdapat pemandian air panas, air terjun serta sejumlah satwa liar seperti kera dan burung.

Wilayah Taman Hutan Raya ini secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Penataan batas ulang pernah dilakukan oleh Departemen Kehutanan pada tahun 1997, di mana luas kawasan hutan raya berkembang manjadi 27.868,30 Ha, dengan rincian luas Kawasan Hutan Lindung 22.908,3 Ha, dan Kawasan Cagar Alam Arjuno-Lalijiwo (PHPA) 4.960 Ha. Saat ini Tahura Raden Soerjo dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr Ir H Jumadi MMT menceritakan, saat ini di Tahura Raden Soerjo tidak hanya sebagai peyangga sumber air Sungai Brantas, tetapi juga mengundang minat banyak wisawatan lokal dan mancanegara serta para pendaki untuk berkunjung.

Dilihat dari potensinya, Tahura Raden Soerjo sangat mungkin dikembangkan dengan konsep eco edu tourism, memadukan antara wisata rekreatif, edukatif sekaligus ekologis. Wisawatan diajak untuk tidak hanya menikmati sejuknya udara dan rimbunnya pepohonan, namun mereka juga bisa berperan aktif menjaga kelestarian alam di Tahura Raden Soerjo.

Menariknya, setiap pengunjung terutama para pendaki gunung, mereka dibekali satu bibit pohon untuk ditanam di sekitar jalur pendakian Tahura R. Soerjo. Pohon yang mereka tanam disematkan QR Code sehingga mereka bisa memantau perkembangan pohon tersebut dari gadget masing-masing.

Di beberapa titik, seringkali wisatawan dan para pendaki sering berselfi ria. Mereka tak mau melewatkan moment istimewa menyusuri rutan dan mendaki gunung area Tahura R. Soerjo.

Pengelola Tahura R. Soerjo dalam hal ini Dinas Kehutanan Pemprov Jatim, sadar betul bahwa salah satu kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan oleh wisatawan adalah berselfi ria. Karenanya, jangan heran jika Anda memasuki kawasan Tahura dari tiga titik yang disediakan (Gunung Pundak, Jengger dan Gunung Arjuno Welirang), semuanya memanjakan mata yang terlalu sayang untuk dilewatkan.

Pintu jalur pendakian Gunung Pundak

Gunung Arjuno Welirang merupakan salah satu gunung tertinggi di pulau Jawa setelah Semeru, menjadi gunung favorit para pendaki di Jawa Timur. Gunung Arjuno yang terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang ini tidak memilki kawah, sehingga asap putih yang biasa terlihat sebenarnya berasal dari Gunung Welirang.

Jalur masuk pendakian Jengger

Puncak Arjuno dikenal dengan nama puncak Ogal Agil yang berada di ketinggian 3.399 mdpl. Dari puncak Ogal Agil, Anda dapat menikmati pemandangan alam yang sangat luar biasa indahnya.

Puncak Ogal Agil Gunung Arjuno Welirang

Tahura R. Soerjo juga memiliki obyek wisata Pemandian Air Panas Cangar. Tempat wisata ini ada di ketinggian 3.000 meter di atas dari permukaan laut, pemandian tersebut mempunyai suasana yang sejuk dan cukup nyaman. Lain dari itu, lebatnya pepohonan yang mengitari pemandian ini menjadikan kesan terlihat asri dan permai di tempat wisata tersebut.

Pemandian air panas Cangar ini terletak di area Taman Hutan Rakyat R. Soerjo. Tak hanya menikmati hangat yang alami, kalian juga dapat melihat bermacam-macam fauna yang hidup liar di area hutan ini.

Berikutnya ada Loka Wiyata Surya. Yang menjadikan Loka Wiyata Surya menarik untuk dikunjungi karena kawasan ini memiliki keindahan alam yang asri dan udara yang sejuk, terdapat air terjun banyu adem, air terjun slumprit, dan camping ground, taman rusa, dan arboretum. Aktifitas yang dapat dilakukan yakni Pendakian gunung Pundak, Family camping, Bina cinta alam / outbound, Fun hiking, Forest bathing.

Selain itu Tahura R. Soerjo juga memiliki Wisata Panorama Petung Sewu. Panorama Petung Sewu merupakan wana wisata terbaru di Tahura Raden Soerjo. Lokasinya terletak di desa Pacet Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Teman-teman yang berkunjung kesini akan diberi keindahan pemandangan alam Tahura berupa spot-spot foto berlatar belakang pegunungan dan air terjun. Pada lokasi ini juga dapat ditemui hutan bambu alami serta aliran sungai yang relatif jernih dengan ketinggian 1.500 mdpl.

Meskipun Tahura Raden Soerjo memiliki potensi luar biasa untuk destinasi wisata luar ruang, namun menjaga kelestarian ekosistemnya jangan sampai terusik. Jumadi mengatakan, Tahura Raden Soerjo sendiri merupakan kawasan hutan konservasi yang dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata alam dan rekreasi.

Karena itu, jumlah wisatawan dan pendaki dijaga jangan sampai berlebihan. Jika sampai melebihi dari ketentuan, dikhawatirkan membawa dampak pada tujuan utamanya, yakni sebagai hutan konservasi.

Berbagai bentuk strategi menjaga kelestarian alam kawasan Tahura R. Soerjo telah diterapkan. Selain kebijakan satu pendaki membawa satu bibit pohon, Dinas Kehutanan Jawa Timur juga menggandeng selebritis dan selebgram kampanye sedekah oksigen. Caranya, setiap orang yang me-like status selebgram wajib berdonasi satu bibit pohon, One Like One Tree.

Lestari alamku lestari desaku
Di mana Tuhanku menitipkan aku
Nyanyi bocah-bocah di kala purnama
Nyanyikan pujaan untuk nusa

Damai saudaraku suburlah bumiku
Kuingat ibuku dongengkan cerita
Kisah tentang jaya nusantara lama
Tenteram kartaraharja di sana.

Semoga Tahura Raden Soerjo yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Timur kelak tak seperti gambaran lirik lagu karya almarhum Gombloh tersebut di atas, yang nasibnya hanya menjadi cerita kisah tentang jaya nusantara lama.

Share This :

Ditempatkan di bawah: ekonomi pariwisata, jatim, nusantara, seni budaya, update Ditag dengan:Dinas Kehutanan Jawa Timur, jumadi, Konservasi, Sedekah Oksigen, Tahura R. Soerjo, Taman Hutan Rakyat (Tahura)

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Saudi Atur Jam Umrah di Puncak Ramadan

12 Maret 2026 By admin

Level Ibadah di Malam Lailatul Qadar: Kamu di Mana?

12 Maret 2026 By admin

Mudik Lebaran, Dari Mobil Sewaan ke Smartphone Sewaan

12 Maret 2026 By admin

Jasamarga Transjawa Tol Salurkan Santunan kepada 400 Anak Yatim

12 Maret 2026 By zam

Cinta Orang Indonesia Lewat Makanan

11 Maret 2026 By wah

Liga Champions, Bayern Hajar Atalanta 6-1

11 Maret 2026 By admin

Israel Tak Ingin Perang Berkepanjangan dengan Iran

11 Maret 2026 By admin

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 By admin

Slot Kecewa Liverpool Buang Banyak Peluang

11 Maret 2026 By admin

Antisipasi Konflik Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Skenario Haji 2026

11 Maret 2026 By admin

Ketika Trauma Tumbuh di Lingkungan Keluarga

10 Maret 2026 By admin

Komodo di Ujung Ancaman, Ketika Habitat Menyusut dan Perburuan Mengintai

10 Maret 2026 By admin

Masjid Saka Tunggal, Jejak Awal Islam di Tanah Jawa

10 Maret 2026 By admin

Hutan Kota Jeruk, Disiapkan Jadi Sarana Rekreasi dan Penggerak Ekonomi

10 Maret 2026 By zam

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 By admin

Trump Prediksi Perang Iran Segera Berakhir, Kecewa Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin

10 Maret 2026 By admin

10 Malam Terakhir Ramadan: I’tikaf Mendekat kepada Allah

10 Maret 2026 By admin

DPRD Jatim Minta Perlindungan PMI di Timur Tengah

10 Maret 2026 By admin

Iran Luncurkan Gelombang ke-30 Operasi “True Promise-4”

10 Maret 2026 By admin

Final Sepak Bola Mineiro Ricuh, 23 Pemain Diganjar Kartu Merah

10 Maret 2026 By admin

Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Ancaman Cuaca Ekstrem

9 Maret 2026 By zam

Mojtaba Khamenei: Ulama di Balik Layar yang Kini Pimpin Iran

9 Maret 2026 By admin

Timnas Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026

9 Maret 2026 By admin

Hari Musik Nasional: Nada-Nada yang Menyatukan Identitas Bangsa

9 Maret 2026 By admin

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

9 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Kopi Tahlil Pekalongan, Hangatnya Kopi Rempah dari Tradisi Doa Malam
  • Jasa Marga Beri Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran
  • Dugaan Suap Rp16,8 Miliar dari Gus Yaqut ke Pansus Haji Ditolak
  • Minum Teh dengan Cara Tepat, Manfaatnya Lebih Maksimal
  • Kominfo Jatim Perkenalkan Website Klinik Hoaks di Workshop AI ITS

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.