• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Tiga Penyesalan Sahabat Sya’ban Menjelang Wafat

2 Agustus 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi Foto: rukunikhsan.blogspot.com

Oleh: Drs. Ali Fauzi Shahib Msi. – Akademisi Ubaya

Sya’ban RA adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW. yang pasti terjamin baginya surga. Akan tetapi saat sakaratul maut Sya’ban menyesal dengan apa yang telah ia perbuat.

Sya’ban RA merupakan salah satu sahabat nabi yang kisahnya jarang terdengar tapi terkenal oleh seluruh penduduk langit. Ia memiliki kebiasaan yang sangat unik dibanding dengan para sahabat pada umumnya.

Saat berada di masjid untuk itikaf dan melaksanakan shalat, Syaban selalu mengambil posisi di pojok masjid karena ia tidak mau mengganggu bahkan menghalangi jamaah lainnya.

Pada saat shalat subuh hendak berlangsung, Nabi Muhammad yang selalu memahami dan mengenal para sahabatnya merasa ada kejanggalan. Beliau tidak melihat Syaban RA, maka Rasulullah pun mengulur sedikit shalat subuh.

Sembari menunggu Rasulullah bertanya pada jamaah, “Di manakah Sya’ban?”. Hening tidak ada jawaban, akhirnya Rasulullah melaksanakan shalat khawatir akan hilangnya waktu shalat subuh.

Selepas shalat, Rasulullah bersama para sahabat lainnya berjalan mendatangi rumah Sya’ban. Setelah sampai di rumah Sya’ban, nabi mengucapkan salam, maka keluarlah istri Syaban dan mempersilahkan nabi.

“Apa benar ini rumah Sya’ban?” tanya nabi.

“Benar wahai baginda rasul. Saya adalah istrinya,” jawab istri Syaban.

“Bolehkah aku menemui Syaban, saat shubuh hendak shalat tadi aku tidak melihatnya di barisan shaf pojok,” jelas nabi.

Dengan meneteskan air mata, istri syaban menjawab, “Ia telah meninggal tadi pagi Rasulullah”.

“Innalillahi wa innaa ilaihi rajiun,” sahut nabi.

“Wahai Rasulullah, ada sesuatu yang mengganjal saat suami saya meninggal. Ia berucap tiga hal,” ucap istri Syaban.

“Apa saja kalimatnya?” tanya Rasulullah.

“Suami saya berucap “kenapa tidak lebih jauh, kenapa tidak yang baru, kenapa tidak semua,” jawab istri Sya’ban.

Kemudian Rasulullah pun membacakan ayat al-Qur’an:

لَقَدْ كُنْتَ فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌ

“Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam. (Q.S. Qaf : 22).

“Saat Syaban berada pada kondisi sakaratul maut, Allah singkapkan dan Allah perlihatkan semua apa yang telah ia perbuat yang tidak dapat orang lain lihat selain syaban sendiri.” Ucap nabi.

Saat sakaratul maut itulah Allah perlihatkan padanya juga surga yang telah Ia janjikan untuknya. Di situ Syaban mengatakan ‘kenapa tidak lebih jauh’ timbul penyesalan pada Syaban kenapa rumahnya tidak lebih jauh dari masjid, sehingga ganjaran dari jauhnya jarak rumah Syaban dan masjid lebih besar.

Saat membuka pintu surga, Allah perlihatkan ganjaran untuk Syaban dari apa yang ia berikan bajunya kepada orang yang kedinginan saat hendak ke masjid. Syaban pun berteriak sambil mengatakan ‘kenapa tidak yang baru’ karena pada saat itu Syaban hendak pergi ke masjid. Akan tetapi karena cuaca yang dingin Syaban melapisi bajunya.

Baju pertama adalah baju terbaiknya, baju kedua sebagai pelapisnya baju yang sedikit lusuh. Pada saat perjalanan Sya’ban bertemu dengan seseorang yang kedinginan. Maka ia berikanlah yang lusuh itu kepadanya sehingga ia pun mengikuti Syaban untuk sama sama shalat berjamaah. Itulah yang membuat Sya’ban menyesal kenapa tidak baju yang terbaiknya yg ia berikan, agar ganjarannya lebih besar.

Selanjutnya Allah persilahkan Syaban melihat lebih dalam indahnya surga yang terjanjikan untuk Sya’ban. Maka semakin menjadilah teriakan Sya’ban, ia teringat saat di mana ia membeli roti yang utuh untuk ia santap akan tetapi di tengah perjalanan hendak pulang ia melihat orang kelaparan.

Akhirnya Syaban berikan separuh untuknya separuh lagi untuk orang kelaparan. Dalam teriakannya itu syaban mengucapkan ‘aduh, kenapa tidak semua’ karena ia tau bahwa ganjaran dari apa yang ia berikan jauh lebih besar.

Dari sini kita melihat bahwa apa yang Sya’ban sesalkan bukan karena perbuatannya. Akan tetapi kurang maksimal dan optimalnya ia dalam beramal shalih.

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update, wawasan Ditag dengan:Kisah Sahabat Sya;ban RA, Muhasabah Pagi, Rasulullah SAW, Tiga Penyesalan Sahabat Sya'ban

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Waspada Lonjakan Gula Darah Saat Berbuka

20 Februari 2026 By admin

Lautaro Cedera, Inter Milan Terpukul

20 Februari 2026 By admin

Persebaya Sesuaikan Latihan di Bulan Ramadan

20 Februari 2026 By admin

Trump Janji AS Sumbang Rp162 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

20 Februari 2026 By admin

AS Siap Serang Iran, Trump Belum Putuskan

19 Februari 2026 By admin

Ketika Kebaikan Terlupakan: Ujian Sabar dari Seorang Office Boy

19 Februari 2026 By admin

Inter Takluk 1-3 di Kandang Bodo/Glimt

19 Februari 2026 By admin

Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa

18 Februari 2026 By admin

Delapan Negara Kecam Klaim Israel di Tepi Barat

18 Februari 2026 By admin

Cahaya dari Berbagai Penjuru: Tradisi Dunia Menyambut Ramadhan

18 Februari 2026 By admin

Trump dan Carney Sampaikan Ucapan Ramadhan, Tegaskan Kebebasan Beragama

18 Februari 2026 By admin

Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 18 Februari, NU Tunggu Isbat Pemerintah

17 Februari 2026 By admin

Jadwal Playoff UCL: Madrid Tandang ke Benfica, Derbi Prancis Tersaji

17 Februari 2026 By admin

Mourinho: Madrid Terluka Kian Berbahaya

17 Februari 2026 By admin

BPKH Dorong Indonesia Kuasai Ekonomi Haji Global

17 Februari 2026 By admin

Lonjakan Gula Darah Usai Makan Tingkatkan Risiko Alzheimer

16 Februari 2026 By admin

Tradisi Nusantara Menyambut Ramadhan: Dari Megengan hingga Meugang

16 Februari 2026 By admin

Pemerintah Indonesia Siapkan Kampung Haji di Makkah

16 Februari 2026 By admin

Trump: BoP Siapkan Dana $5 Miliar untuk Gaza

16 Februari 2026 By admin

PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark

22 Januari 2026 By admin

OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah

21 Januari 2026 By admin

Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru

21 Januari 2026 By admin

Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1

21 Januari 2026 By admin

KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

21 Januari 2026 By admin

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun

20 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna
  • Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN
  • Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops
  • Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
  • 4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.