• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Lima Nasehat Pokok Rasulullah Saw. Kepada Abu Hurairah

20 April 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Ustadz H. Muhammad Sholeh Drehem Lc MAg*

Suatu ketika Rasulullah berkumpul bersama beberapa sahabat utamanya (Abu Bakar Assiddiq, Umar bin Khattab, Utsman Bin Affan dan Ali bin Abi Thalib) serta ada Abu Hurairah.

Nama yang tersebut terakhir ini juga merupakan sahabat Rasulul;ah Saw. yang terbilang luar biasa. Abu Hurairah bersahabat dengan Nabi itu hanya tiga tahun saja. Abu Hurairah hijrah pada tahun ke-7 Hijriah. Meski hanya 3 tahun Abu Hurairah bersahabat dengan Nabi tapi ternyata Abu Hurairah menjadi Sahabat yang paling banyak periwayatan haditsnya. Tentunya diantara rahasia kenapa Abu Hurairah menjadi orang yang paling banyak meriwayatkan hadits;

  • Pertama, semangatnya Abu Hurairah untuk belajar hadits luar biasa.
  • Kedua, Abu Hurairah selalu menemani Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kemana saja. Bahkan disaat orang-orang pergi ke pasar, di saat orang-orang sibuk dengan bisnis mereka, jualan mereka, dengan pertanian mereka, sementara Abu Hurairah selalu menyertai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kemana saja.
  • Ketiga, ternyata Abu Hurairoh dido’akan oleh Rasulullah supaya dikuatkan hafalannya.

Saat bertemu dengan para sahabatnya itulah Rasulullah Saw. menyampaikan pertanyaan yang termaktub dalam sebuah hadist, dikeluarkan oleh Imam At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Syaikh Albani Rahimahullah. Dari Abu Hurairah dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

مَنْ يَأْخُذُ عَنِّي هَؤُلَاءِ الكَلِمَاتِ فَيَعْمَلُ بِهِنَّ أَوْ يُعَلِّمُ مَنْ يَعْمَلُ بِهِنَّ»؟ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: فَقُلْتُ: أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ، فَأَخَذَ بِيَدِي فَعَدَّ خَمْسًا وَقَالَ: «اتَّقِ المَحَارِمَ تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ، وَارْضَ بِمَا قَسَمَ اللَّهُ لَكَ تَكُنْ أَغْنَى النَّاسِ، وَأَحْسِنْ إِلَى جَارِكَ تَكُنْ مُؤْمِنًا، وَأَحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ تَكُنْ مُسْلِمًا، وَلَا تُكْثِرِ الضَّحِكَ، فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ القَلْبَ

“Siapa yang mau mengambil kalimat-kalimat itu dariku lalu mengamalkannya atau mengajarkan pada orang yang mengamalkannya?” Abu Hurairah menjawab: ‘Saya, wahai Rasulullah.’ Beliau meraih tanganku lalu menyebut lima hal; jagalah dirimu dari keharaman-keharaman niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah kepada Allah, ridhalah dengan apa yang Allah tentukan untukmu niscaya kau menjadi orang terkaya, berbuat baiklah terhadap tetanggamu niscaya kamu menjadi seorang Mukmin, cintailah untuk saudaramu seperti yang kau cintai untuk dirimu sendiri niscaya kau menjadi orang Muslim, jangan banyak tertawa karena banyak tertawa itu bisa mematikan hati.” (HR. Tirmidzi).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda kepada Abu Hurairah menyebutkan 5 wejangan tadi. Apa itu?

  1. JAUHI YANG HARAM

“Jagalah dirimu dari keharaman-keharaman niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah kepada Allah.”

Ternyata untuk menjadi orang yang paling beribadah kepada Allah yaitu dengan cara meninggalkan keharaman. Kenapa demikian? Karena sesuatu yang haram apabila kita lakukan membuat hati kita hitam dan kelam. Ketika hati kita sudah hitam dan kelam, maka ibadah pun menjadi berat untuk kita lakukan. 

Maka dari itulah, bila hati kita ini bersih dari dosa, kita tinggalkan semua yang Allah Subhanahu wa Ta’ala haramkan, baik dosa besar maupun dosa kecil, kita akan menjadi hamba yang Allah mudahkan kita beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Makanya lihat orang-orang munafik dijadikan oleh Allah hatinya berat untuk beribadah. Karena hatinya banyak dosa, karena hatinya dipenuhi dengan penyakit kemunafikan. Rasulullah bersabda:

لَيْسَ صَلاَةٌ أثْقَلَ عَلَى المُنَافِقِينَ مِنْ صَلاَةِ الفَجْرِ وَالعِشَاءِ ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْواً

“Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari shalat shubuh dan shalat ‘isya’. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak.” (HR. Bukhari).

  1. RIDHO TERHADAP PEMBAGIAN ALLAH

Ridhalah dengan apa yang Allah tentukan untuk kita, niscaya kita menjadi orang yang paling kaya. Kaya di sini bukan kaya harta. Karena hakikat kekayaan bukan kaya harta, bukan. Makanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah kaya hati.” (HR. Ibnu Majah).

Orang yang kaya hati adalah orang yang paling qana’ah. Ia selalu merasa puas dengan apa yang Allah berikan kepadanya. Orang yang kaya hatinya adalah orang yang tidak akan pernah merasa iri dan dengki kepada orang yang diberikan oleh Allah nikmat lebih darinya. Orang yang kaya hati adalah orang yang selalu bersyukur walaupun Allah berikan sedikit kepadanya. Orang yang kaya hati adalah orang yang tidak akan pernah melihat orang yang lebih baik nasibnya daripada dia. Selalu ia melihat kepada yang lebih susah dari hidupnya.

Ini yang Rasulullah minta kepada Allah dalam sebuah do’a yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya, Rasulullah bersabda:

وَأَسْأَلُكَ الرِّضَاءَ بَعْدَ الْقَضَاءِ

“Aku mohon kepada Engkau keridhaan setelah ketentuan yang Engkau berikan kepadaku.” (HR. Ahmad).

  1. BERBUAT BAIK TERHADAP TETANGGA

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا زَالَ يُوصِينِي جِبْرِيلُ بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ. رواه البخاري.

Dari Aisyah r.a., dari Nabi saw., beliau bersabda, “Jibril terus mewasiatiku perihal tetangga. Hingga saya menyangka bahwa tetangga akan menjadi ahli waris. (H.R. Al-Bukhari).

  1. KETIDAK SEMPURNAAN IMAN ADALAH MEMBUAT KETIDAK NYAMANAN KEPADA TETANGGA

عَنْ أَبِي شُرَيْحٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَاللَّهِ لَا يُؤْمِنُ وَاللَّهِ لَا يُؤْمِنُ وَاللَّهِ لَا يُؤْمِنُ قِيلَ وَمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الَّذِي لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَايِقَهُ. رواه البخاري.

Dari Syuraih, bahwasannya Nabi saw. bersabda, “Demi Allah, tidak sempuran imannya, demi Allah tidak sempurna imannya, demi Allah tidak sempurna imannya.” Rasulullah saw. ditanya “Siapa yang tidak sempurna imannya wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Seseorang yang tetangganya tidak merasa aman atas kejahatannya.” (H.R. Al-Bukhari).

عَنْ أَبِي حَمْزَةَ أَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – خَادِمِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ ” رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, pembantu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits tersebut semakna dengan hadits dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda,

فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُزَحْزَحَ عَنِ النَّارِ وَيَدْخُلَ الْجَنَّةَ فَلْتَأْتِهِ مَنِيَّتُهُ وَهُوَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَلْيَأْتِ إِلَى النَّاسِ الَّذِى يُحِبُّ أَنْ يُؤْتَى إِلَيْهِ

“Barangsiapa ingin dijauhkan dari neraka dan masuk ke dalam surga, hendaknya ketika ia mati dalam keadaan beriman kepada Allah, dan hendaknya ia berperilaku kepada orang lain sebagaimana ia senang diperlakukan oleh orang lain.” (HR. Muslim, no. 1844)

  1. JANGAN BANYAK TERTAWA

Tertawa dan bercanda dibutuhkan oleh manusia dalam menjalani kesibukan sehari-hari yang terkadang menjenuhkan, bahkan suri teladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang tersenyum dan tertawa bahkan bercanda dengan para sahabatnya dan anak kecil. Namun Rasulullah menyampaikan “jangan banyak tertawa”. Boleh saja kita tertawa tapi seperlunya saja.

Contoh bercandanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam yaitu kisah beliau bersama kepada seorang nenek tua, beliau mengatakan sambil bercanda bahwa tidak ada nenek-nenek di surga, sehingga nenek tersebut pergi dengan sedih dan tentunya beliau (Rasulullah) segera memanggil dan menjelaskan yang sebenarnya. Bahwa Allah menjadikan para penduduk surga usianya rata-rata 33 tahun.

Hal ini disebutkan dalam Jami at-Tirmidzi yang bersumber dari Mu’adz, Nabi SAW bersabda, “Para ahli surga memasuki surga dalam keadaan rambut tercukur, klimis, bercelak dan berumur 33 tahun.”.

—000—

*Ketua Dewan Pembina STIDKI Ar Rahmah Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Tips, update, wawasan Ditag dengan:KH. Muhammad Sholeh Drehem, Lima Nasehat Penting, Nasehat Penting Rasulullah, Nasehat Pokok, Rasulullah SAW

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Menag Luruskan Polemik Zakat saat Ceramah Subuh di Al-Akbar

7 Maret 2026 By wah

Surabaya Batasi Warganya Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

7 Maret 2026 By wah

Merawat Hutan Jawa Timur: Antara Konservasi, Edukasi, dan Wisata Alam

7 Maret 2026 By isa

Komisi E DPRD Jatim Dukung Pengawasan Ketat THR 2026

7 Maret 2026 By admin

Perang Timur Tengah Picu Pembatalan Ribuan Penerbangan

7 Maret 2026 By admin

Intelijen Iran Peringatkan Dugaan Operasi “Bendera Palsu” Israel di Al-Aqsa

7 Maret 2026 By admin

Bijak Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global

6 Maret 2026 By admin

Ramadan, PWI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

6 Maret 2026 By admin

Derby Milan: Pertarungan Harga Diri di San Siro

6 Maret 2026 By admin

Iqra: Kata Pertama yang Mengubah Sejarah

6 Maret 2026 By admin

Menjaga Stamina Akhir Ramadan, Dokter Ingatkan Pola Sahur dan Tidur Cukup

6 Maret 2026 By admin

Miliarder UEA Kritik Tajam Trump Soal Perang Iran

6 Maret 2026 By admin

Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya

6 Maret 2026 By wah

Jelang Lebaran, Jasa Marga Surabaya-Mojokerto Tingkatkan Pemeliharaan Ruas Jalan Tol

6 Maret 2026 By zam

City Tertahan, Guardiola: Perburuan Gelar Belum Usai

6 Maret 2026 By admin

Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah

6 Maret 2026 By admin

DPR Minta Pemerintah Awasi Kepulangan Jamaah Umrah Mandiri

6 Maret 2026 By zam

Trump Tolak Putra Khamenei Jadi Pemimpin Iran

6 Maret 2026 By zam

Hati-Hati Air Rendaman Kurma: Dari Sunnah ke Fermentasi Haram

5 Maret 2026 By admin

Lalampa, Aroma Bakar dari Manado untuk Berbuka

5 Maret 2026 By wah

Manchester United Tumbang 1-2 Lawan 10 Pemain Newcastle United

5 Maret 2026 By admin

Coppa Italia 2026, Lazio vs Atalanta Berakhir 2-2

5 Maret 2026 By admin

Menjemput Lailatul Qadar di Masjid Tegalsari

5 Maret 2026 By wah

Coretax Gantikan e-Filing, Wajib Pajak Diminta Cermat Validasi Data

5 Maret 2026 By admin

Korban di Iran Tembus 1.000 Orang Lebih, Serangan Israel-AS Terus Berlanjut

5 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Mojtaba Khamenei: Ulama di Balik Layar yang Kini Pimpin Iran
  • Timnas Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026
  • Hari Musik Nasional: Nada-Nada yang Menyatukan Identitas Bangsa
  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.