• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Indo Wood Expo 2026: Industri Furnitur Indonesia Tak Bisa Lagi Bersaing Hanya Lewat Harga

3 Juni 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya – Industri mebel dan kerajinan Indonesia menghadapi perubahan besar dalam peta persaingan global. Jika pada masa lalu keunggulan harga menjadi faktor utama untuk memenangkan pasar, kini konsumen dan pembeli internasional menuntut lebih dari sekadar produk yang murah. Desain, keberlanjutan, kualitas, dan nilai cerita di balik sebuah produk menjadi faktor yang semakin menentukan.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, menjelang pelaksanaan Indo Wood Expo 2026 yang berlangsung di Grand City Surabaya, 4–6 Juni 2026.

Menurut Abdul Sobur, industri furnitur nasional saat ini berada dalam fase transisi. Ketidakpastian ekonomi global, tingginya suku bunga di sejumlah negara tujuan ekspor, serta perubahan rantai pasok internasional membuat pelaku industri harus beradaptasi dengan cepat.

“Kondisi pasar dunia sedang berubah. Pembeli semakin selektif dan berhati-hati dalam melakukan pemesanan. Mereka tidak lagi hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga kualitas, desain, keberlanjutan, serta identitas produk yang ditawarkan,” ujarnya.

Dalam satu hingga dua tahun terakhir, HIMKI mencermati perubahan perilaku pembeli global. Banyak importir kini mengurangi stok dan memilih melakukan pemesanan dalam jumlah lebih kecil dengan frekuensi yang lebih sering. Di saat yang sama, permintaan terhadap produk yang memiliki nilai tambah terus meningkat.

Menurut Sobur, tren tersebut menjadi sinyal bahwa Indonesia harus segera mengubah strategi persaingan.

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan harga murah. Masa depan industri furnitur Indonesia ditentukan oleh kemampuan menghadirkan produk yang kreatif, inovatif, dan memiliki diferensiasi yang kuat di pasar global,” katanya.

Tiga Tren Besar Industri Furnitur Dunia

Abdul Sobur menjelaskan, setidaknya ada tiga tren utama yang saat ini membentuk arah industri furnitur global.

Pertama, meningkatnya tuntutan terhadap praktik keberlanjutan dan penggunaan bahan baku yang bertanggung jawab. Konsumen dunia semakin memperhatikan asal-usul bahan, legalitas kayu, hingga jejak lingkungan dari produk yang mereka beli.

Kedua, meningkatnya kebutuhan terhadap inovasi desain dan produk yang lebih personal. Pasar global kini menginginkan furnitur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki karakter dan identitas yang kuat.

Ketiga, kebutuhan akan rantai pasok yang lebih tangguh dan fleksibel. Banyak negara dan perusahaan berupaya melakukan diversifikasi sumber pasokan untuk mengurangi ketergantungan pada satu negara atau kawasan tertentu.

Dalam konteks tersebut, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat produksi furnitur dunia.

Modal Besar yang Dimiliki Indonesia

Sobur menilai Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki banyak negara pesaing.

Selain didukung sumber daya alam yang melimpah seperti kayu, rotan, bambu, dan berbagai material alami lainnya, Indonesia juga memiliki tradisi kerajinan yang telah berkembang selama ratusan tahun.

Keunggulan lain terletak pada kekayaan budaya yang menjadi sumber inspirasi desain. Ribuan motif, bentuk, dan filosofi lokal dapat diterjemahkan menjadi produk furnitur dan kerajinan yang unik serta bernilai tinggi.

“Indonesia memiliki kekuatan pada kreativitas dan budaya. Ini merupakan keunggulan yang sulit ditiru negara lain,” katanya.

Meski demikian, Sobur mengingatkan bahwa persaingan regional semakin ketat. Vietnam, misalnya, mampu tumbuh pesat berkat ekosistem manufaktur yang terintegrasi, produktivitas yang tinggi, dan kecepatan dalam pengambilan keputusan bisnis. Sementara Malaysia memiliki sistem industri yang relatif matang dan iklim investasi yang kompetitif.

Karena itu, Indonesia harus membangun keunggulan baru yang berbasis pada desain, inovasi, dan nilai tambah.

Teknologi Menjadi Kunci

Selain kreativitas, teknologi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri.

Menurut HIMKI, otomatisasi, digitalisasi, dan teknologi manufaktur modern kini menjadi kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas, mempercepat proses kerja, serta memperkuat hubungan dengan pembeli internasional.

Namun demikian, penerapan teknologi tidak dimaksudkan untuk mengurangi peran tenaga kerja.

“Yang kita bangun adalah smart manufacturing, yaitu perpaduan antara teknologi dan sumber daya manusia yang terampil. Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan kemampuan manusia, bukan menggantikannya,” ujar Sobur.

Optimistis Menatap Masa Depan

Di tengah berbagai tantangan, HIMKI tetap optimistis terhadap prospek industri furnitur nasional. Pasar furnitur global diperkirakan terus berkembang dalam jangka panjang, sementara Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat manufaktur sekaligus pusat desain furnitur yang diperhitungkan dunia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan berbagai pihak melalui konsistensi regulasi, peningkatan infrastruktur logistik, perluasan akses pembiayaan, peningkatan produktivitas industri, serta investasi yang lebih besar pada teknologi dan pengembangan sumber daya manusia.

Melalui penyelenggaraan Indo Wood Expo 2026, HIMKI berharap industri mebel dan kerajinan Indonesia semakin siap menghadapi perubahan pasar global dan mampu naik kelas dalam rantai nilai internasional.

“Ambisi kita bukan hanya meningkatkan ekspor furnitur. Yang ingin kita ekspor adalah kreativitas, budaya, dan nilai tambah Indonesia kepada dunia. Di situlah masa depan industri ini berada,” tutur Abdul Sobur. (wah)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, update Ditag dengan:Abdul Sobur, Furnitur, Grand City Surabaya, Indo Wood Expo 2026, Pameran Industri Mebel dan Kerajinan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah Guna Jaga Daya Beli dan Kendalikan Inflasi

9 Juni 2026 By admin

MBG di Persimpangan: Ketika Program Strategis Diuji oleh Tata Kelola

9 Juni 2026 By admin

Vape, Rokok Pintar, dan Ancaman yang Mengintai Generasi Muda

9 Juni 2026 By admin

Iqra di Harvard: Saat Al-Quran Menggema dari Jantung Intelektual Dunia

9 Juni 2026 By admin

Kantin Sekolah Jadi Andalan Baru MBG, Solusi Efisien untuk Menjangkau Wilayah 3T

9 Juni 2026 By admin

Indonesia Antisipasi Kecepatan Mozambik pada FIFA Match Day di GBK

9 Juni 2026 By isa

Mensesneg Pastikan Tindak Lanjut Putusan Etik Ombudsman terhadap Hery Susanto

8 Juni 2026 By admin

Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji

8 Juni 2026 By admin

Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010

8 Juni 2026 By admin

Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat

8 Juni 2026 By admin

Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran

8 Juni 2026 By admin

Sekolah Rakyat Jatim 1: Membangun Generasi Unggul dari Satu Kawasan Pendidikan Terpadu

8 Juni 2026 By admin

Menkeu Purbaya: Rupiah Tembus Rp18.000, Tapi Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

7 Juni 2026 By admin

Piala Dunia 2026: Maroko Datang dengan Mimpi Lebih Besar

7 Juni 2026 By admin

Rapimnas HIMKI 2026: Membangun Ekosistem, Menguatkan Daya Saing dan Meningkatkan Ekspor

6 Juni 2026 By admin

Rezeki yang Tak Pernah Tertukar

6 Juni 2026 By admin

Menuju Laut Lebih Bersih, Surabaya Jadi Percontohan Pengendalian Sampah Plastik Nasional

6 Juni 2026 By admin

Dari Surabaya untuk Indonesia: Saat Para Rektor Satukan Langkah Majukan Pendidikan Tinggi

6 Juni 2026 By admin

Kendala Teknis Tunda Kepulangan Kloter KJT-04, Seluruh Jemaah Akhirnya Terbang Aman ke Tanah Air

6 Juni 2026 By admin

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • FIFA Cari Solusi Setelah Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat
  • DPR Minta Pemerintah Waspadai Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Konsumsi BBM Subsidi
  • Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Harga Energi Dinilai Tekan Ekonomi Nasional
  • Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia
  • Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.