
Surabaya (Trigger.id) – Buah alpukat (Persea americana) dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan nutrisi paling lengkap. Di dalamnya terdapat lemak sehat, serat, vitamin, mineral, serta antioksidan yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh hingga kecantikan kulit.
Dokter gizi klinis dr. Tan Shot Yen menyebut alpukat sebagai “buah padat gizi yang sangat baik dikonsumsi rutin dalam porsi wajar karena mampu mendukung metabolisme, kesehatan jantung, hingga fungsi otak.”
Berikut 10 manfaat buah alpukat yang telah dikaji dari sudut pandang kesehatan.
1. Membantu menjaga berat badan ideal
Alpukat mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Meski tinggi lemak, alpukat tidak memicu kenaikan berat badan karena lemaknya didominasi lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa konsumsi alpukat secara teratur berhubungan dengan penurunan risiko kenaikan berat badan. Namun, karena kalorinya cukup tinggi, konsumsinya tetap perlu dibatasi.
2. Membantu mengontrol kadar gula darah
Alpukat memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, sehingga relatif aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Kandungan seratnya juga membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.
Menurut dr. Andi Kurniawan, SpPD-KEMD, alpukat merupakan pilihan buah yang baik bagi pengidap diabetes karena “tidak menyebabkan lonjakan gula darah dan membantu menjaga sensitivitas insulin.”
3. Mencegah sembelit
Kurangnya asupan serat sering menjadi penyebab sembelit. Alpukat merupakan sumber serat alami yang membantu melancarkan sistem pencernaan, terutama bila dikonsumsi bersama cukup air putih setiap hari.
4. Membantu mengontrol tekanan darah
Kandungan kalium dalam alpukat berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan membantu menurunkan tekanan darah. Mineral ini juga membantu menjaga irama detak jantung tetap stabil.
5. Menjaga kesehatan mata
Alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan penting untuk kesehatan mata. Studi dalam jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science menunjukkan bahwa kedua zat ini berperan dalam menurunkan risiko degenerasi makula dan katarak, terutama pada usia lanjut.
6. Menunjang kesehatan jantung
Kombinasi lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral dalam alpukat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Konsumsi alpukat secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Menurut Prof. Dr. Hardinsyah, pakar gizi dari IPB University, “pola makan yang memasukkan alpukat dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular jika diimbangi dengan gaya hidup sehat.”
7. Mencegah osteoporosis
Alpukat mengandung vitamin K dalam jumlah cukup tinggi. Vitamin ini berperan dalam membantu penyerapan kalsium dan menjaga kepadatan tulang. Dalam 201 gram alpukat, kebutuhan vitamin K harian dapat terpenuhi hingga sekitar 35 persen.
Wanita, terutama yang memasuki usia menopause, disarankan mencukupi asupan vitamin K untuk menekan risiko pengeroposan tulang.
8. Membantu mencegah risiko kanker
Alpukat mengandung folat, fitokimia, dan karotenoid yang memiliki sifat antikanker. Kandungan ini diyakini membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker seperti kanker usus besar, lambung, pankreas, dan serviks.
Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa manfaat ini masih memerlukan penelitian lanjutan dan alpukat tidak dapat dijadikan satu-satunya cara pencegahan kanker.
9. Menjaga kesehatan mental
Folat dalam alpukat berperan penting dalam fungsi otak. Kekurangan folat dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi karena dapat memicu penumpukan homosistein yang mengganggu aliran nutrisi ke otak.
“Pola makan tinggi folat membantu mendukung kesehatan mental dan kestabilan suasana hati,” jelas dr. Eva Susanti, SpKJ.
10. Menunjang kesehatan janin selama kehamilan
Alpukat sangat dianjurkan untuk ibu hamil karena kandungan asam folatnya yang tinggi. Asam folat berperan penting dalam mencegah cacat tabung saraf pada janin serta mendukung pertumbuhan sel dan jaringan.
Selain itu, alpukat juga mengandung vitamin B6 yang dapat membantu mengurangi mual pada trimester awal kehamilan.
Buah alpukat merupakan pilihan pangan bergizi tinggi yang memberikan manfaat luas bagi kesehatan tubuh, mental, hingga kehamilan. Meski demikian, para pakar menekankan pentingnya konsumsi dalam jumlah wajar dan dikombinasikan dengan pola makan seimbang serta gaya hidup sehat. (bin)
Referensi: Berbagai sumber



Tinggalkan Balasan