• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Omicron dan DBD,  Kenali Ciri dan Cara Mencegah 

2 Februari 2022 by kai Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Awal Tahun2022 ini harus makin  meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah penyakit. Omicron sebagai varian baru Covid-19, angkanya cenderung meningkat. Demikian juga penyakit Demam Berdarah  Dengue (DBD) yang datang setiap musim hujan,  trend jumlah pasien cenderung meningkat.

Namun jangan panik. Lebih penting mengenali ciri dan cara pencegahannya supaya  dua penyakit ini bisa dihindari. Omicron memicu gejala ringan seperti flu biasa, batuk, dan demam dengan tingkat penularan yang cepat.

Varian omicron ini beda dengan varian Delta yang sempat mencapai puncaknya Juli 2021 tahun lalu. Varian omicron   level memiliki level  keparahan ringan  dan  perawatan di rumah sakit lebih rendah.  

“Sebagian besar kasus Omicron adalah OTG atau asimtomatik atau gejala sakitnya ringan. Jadi hanya gejala pilek, batuk, atau demam yang sebenarnya bisa sembuh tanpa perlu dibawa ke rumah sakit,” ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin sebagaimana release Kementerian Kesehatan RI.

Meski ringan tidak boleh dianggap remeh, apalagi yang memiliki riwayat lain atau komorbid seperti hipertensi, diabetes, jantung, ginjal, gangguan pernafasan, gangguan saraf.

Dilansir dari Ciputra Hospital, berikut adalah 7 cara mencegah varian Omicron:

  1. Mendapatkan vaksin dosis lengkap Vaksin Covid-19 merupakan upaya penting untuk mencegah infeksi dengan gejala yang parah dan kematian. Tingkat vaksinasi yang lebih tinggi dapat mengurangi peluang bagi virus corona untuk menyebar dan berkembang menjadi varian baru seperti Omicron.

Pada 29 November 2021, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah memberikan panduan untuk suntik booster. Panduan tersebut mengatakan, semua orang dewasa yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 diimbau untuk mendapatkan suntikan booster setidaknya 6 bulan setelah dosis kedua vaksin RNA messenger (mRNA) atau 2 bulan setelah vaksin Johnson & Johnson satu dosis.

2. Patuhi peraturan karantina saat bepergian terutama yang memiliki kepentingan bepergian ke luar negeri. Selain itu, menjaga jarak saat turun dari transportasi dan menaati panduan Covid-19 darii otoritas lokal saat tiba di bandara, stasiun, pelabuhan.

  • Selalu mencuci tangan sebagaimana yang telah dianjurkan sejak awal pandemi. Mencuci tangan adalah cara sederhana mencegah Covid-19. Selain terhindar dari risiko virus corona, rajin mencuci tangan dapat mencegah beragam penyakit. Gunakan sabun dan air mengalir saat mencuci tangan. Jika tidak memungkinkan, gunakan pembersih tangan atau hand sanitizer.

 4. Meningkatkan kekebalan tubuh Di samping disiplin menerapkan protokol kesehatan, menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh pun penting untuk mencegah Omicron. Tingkatkan kekebalan tubuh dengan pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan sehat dan bergizi, rutin berolahraga, kelola stres, dan istirahat yang cukup. Jika dibutuhkan dan disarankan oleh dokter, konsumsi suplemen multivitamin juga dapat membantu menjaga kekebalan tubuh.

5. Memakai masker dengan benar . Memakai masker telah terbukti menjadi cara yang efektif untuk mencegah Covid-19. Saat ini, memakai masker N95 dan KN95 selama lonjakan omicron lebih dianjurkan.  

 6. Tingkatkan ventilasi dalam ruangan tertutup dengan pendingin udara dapat meningkatkan penyebaran virus dan bakteri. Oleh sebab itu, penting untuk mengatur ventilasi yang baik agar mendapatkan sirkulasi udara yang lancar dan sinar matahari yang cukup.

 7. Menjaga jarak dan menghindari kerumunan Jika sedang berkegiatan di luar rumah agar terhindar dari penularan omicron. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengatakan bahwa menjaga jarak adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah Covid-19.


                                                                                      Cegah DBD dengan 3M Plus

Kasus demam berdarah terjadi karena perilaku hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian dan dapat terjadi karena lingkungan yang kurang bersih.

Release Kementerian Kesehatan RI, berbagai upaya dilakukan untuk mencegah merebaknya wabah DBD, salah satu caranya adalah dengan melakukan PSN 3M Plus.

  1. Menguras, merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya. Dinding bak maupun penampungan air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut. Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan.
  2. Menutup, merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum. Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.
  3. Memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang), kita juga disarankan untuk memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Yang dimaksudkan Plus-nya adalah bentuk upaya pencegahan tambahan seperti berikut:

  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  • Menggunakan obat anti nyamuk
  • Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi
  • Gotong Royong membersihkan lingkungan
  • Periksa tempat-tempat penampungan air
  • Meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup
  • Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras
  • Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk

Wabah DBD biasanya akan mulai meningkat saat pertengahan musim hujan, hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan. Tidak heran jika hampir setiap tahunnya, wabah DBD digolongkan dalam kejadian luar biasa (KLB).

Masyarakat diharapkan cukup berperan dalam hal ini. Oleh karena itu, langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah upaya pencegahan DBD dengan 3M Plus.(kai)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Cara cegah, DBD, Kenali ciri, omicron

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Detik-Detik Kritis Serangan Jantung: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh?

13 Januari 2026 By admin

Mengapa Alpukat Baik untuk Tubuh?, Begini Penjelasan Pakar Kesehatan dan Gizi

13 Januari 2026 By admin

Carrick Terdepan Jadi Pelatih Ad-Interim MU

13 Januari 2026 By admin

Arbeloa Resmi Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid

13 Januari 2026 By admin

Trump Belum Putuskan Intervensi Militer AS ke Iran

13 Januari 2026 By admin

Komdigi Ancam Blokir Fitur AI Grok di Platform X

12 Januari 2026 By admin

Ditahan Imbang Napoli 2-2, Inter Tetap Puncaki Klasemen Serie A

12 Januari 2026 By admin

Otorita IKN Fokus Kendalikan Banjir

12 Januari 2026 By admin

PTDI Pulihkan CN235 untuk Operasi di Papua

12 Januari 2026 By admin

Barcelona Juara Piala Sper Spanyol 2026 usai Kalahkan Madrid 3-2

12 Januari 2026 By admin

Iran Tuding AS Dalangi Kerusuhan

11 Januari 2026 By admin

Gus Salam Nilai Pandji Tak Pantas Dipidanakan

10 Januari 2026 By admin

Pengembalian Dana Biro Haji Tembus Rp100 Miliar Lebih

10 Januari 2026 By admin

Mengenal Sindrom KRM, Ancaman Diam-diam Pembuluh Darah

10 Januari 2026 By admin

Pekan ke-20 Serie A: Inter Tantang Napoli

10 Januari 2026 By admin

KPK Jerat Yaqut–Gus Alex, Kerugian Negara Masih Dihitung BPK

10 Januari 2026 By admin

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran 2026

10 Januari 2026 By admin

Prabowo Instruksikan Dana Pensiun Atlet dan Pelatih

9 Januari 2026 By admin

Persiapan Haji di Saudi Tunjukkan Kemajuan Signifikan

9 Januari 2026 By admin

Arsenal Ditahan Imbang Liverpool 0-0

9 Januari 2026 By admin

Menkeu Optimistis MBG Serap Anggaran Cepat Awal 2026

9 Januari 2026 By admin

KPK Telaah Laporan Dugaan Penahanan Royalti LMKN

9 Januari 2026 By admin

Membaca Dampak Bumi Yang “Sakit”

8 Januari 2026 By admin

Inter Tundukkan Parma, Tetap Pimpin Klasemen

8 Januari 2026 By admin

Arteta Prihatin atas Pemecatan Amorim di Manchester United

8 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Maroko Tantang Senegal di Final Piala Afrika 2025
  • Kekerasan di Sekolah: Alarm untuk Reformasi Pendidikan Sesungguhnya
  • Guru SMK di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Siswa
  • Pasar Murah Jatim Dinilai Efektif Tekan Inflasi
  • Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.