• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Puluhan Ribu Bom dan Rudal Tidak Meledak: Bahaya Laten di Gaza Strip

31 Oktober 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Puluhan Ribu Bom dan Rudal Tidak Meledak: Bahaya Laten di Gaza Strip. Foto: palestine.un.org

Surabaya (Trigger.id) – Di wilayah Gaza, setelah masa konflik yang intens antara Gaza Strip dan Israel sejak 7 Oktober 2023, terhampar ancaman tersembunyi: puluhan ribu bom dan rudal yang belum meledak (unexploded ordnance, UXO) masih tersebar di antara reruntuhan. Para ahli dan lembaga kemanusiaan memperingatkan bahwa risiko dari ranjau ini jauh melampaui masa perang — bisa menghantui warga sipil selama bertahun-tahun ke depan.

Fakta-Fakta Kunci

  • Menurut laporan media Israel, sejak awal perang pasukan udara Israel menjatuhkan sekitar 30.000 bom ke wilayah Gaza. Dari jumlah itu, sejumlah bom dinyatakan tidak meledak.
  • Sebuah organisasi kemanusiaan, Handicap International, memperkirakan bahwa sekitar 70.000 ton peledak telah dijatuhkan ke Gaza dan bahwa UXO menimbulkan “risiko enorm” bagi warga yang kembali ke rumah mereka.
  • Lembaga seperti Mines Advisory Group (MAG) dan United Nations Mine Action Service (UNMAS) memperingatkan bahwa ribuan ranjau berbahaya tersembunyi di bawah reruntuhan atau tertanam di tanah, dan bahwa proses pembersihan bisa memakan waktu sangat lama.
  • Sebuah artikel Reuters mencatat bahwa “antara 5–10% senjata yang ditembakkan gagal meledak” — angka yang, jika diaplikasikan pada puluhan ribu bom, menunjukkan potensi ancaman yang sangat besar.
  • Sebagian wilayah Gaza kini digambarkan sebagai “ladang ranjau” yang tak terpetakan — menurut para ahli, bisa memakan waktu 20 hingga 30 tahun atau lebih untuk pembersihan total.

Dampak Terhadap Warga Sipil

  1. Kematian dan cedera ketika bom meledak tanpa disengaja
    UXO bukan hanya kenangan peperangan: sudah ada korban. Beberapa laporan menyebutkan puluhan tewas dan ratusan cedera akibat ledakan senjata yang tertinggal.
  2. Hambatan kembalinya warga ke rumah
    Warga yang mulai kembali ke rumah mereka menghadapi reruntuhan yang penuh ranjau — banyak yang terpaksa menunggu karena tak bisa memastikan keamanan.
  3. Penghambat rekonstruksi dan normalisasi
    Pembersihan reruntuhan dan ranjau menjadi langkah penting sebelum pembangunan dapat dimulai. Kekhawatiran terus-muncul mengingat banyak alat berat yang diblokir masuk.
  4. Risiko jangka panjang terhadap generasi mendatang
    Karena banyak ranjau tersembunyi, anak-anak dan warga yang tinggal di dekat reruntuhan berisiko mengalami kecelakaan kapan saja. Waktu penyelesaian yang lama memperbesar kemungkinan dampak jangka panjang.

Kendala yang Dihadapi

  • Akses terbatas: Alat berat dan tim pemusnah ranjau menghadapi pembatasan masuk ke banyak area Gaza dari pihak Israel ataupun karena kondisi keamanan.
  • Jumlah besar reruntuhan: Bahkan saat ranjau bisa diakses, banyak yang tersembunyi di bawah tumpukan beton, logam, dan batuan — membuat identifikasi dan penanganan sangat rumit.
  • Kurangnya data pasti: Belum ada survei komprehensif yang memetakan seluruh ranjau. Ukuran risiko hanya diestimasi.
  • Sumber daya yang terbatas: Pembersihan ranjau memerlukan waktu, tenaga ahli, alat khusus, dan dana besar — semua dalam situasi darurat kemanusiaan.

Tuntutan dan Upaya Kemanusiaan

  • Organisasi seperti Handicap International menyerukan agar akses untuk alat dan tim pembersihan dinaikkan segera demi melindungi warga yang kembali ke rumah mereka.
  • Tim pemusnah ranjau dari berbagai negara, termasuk oleh HALO Trust, sedang dikirim untuk membantu proses di Gaza.
  • Edukasi dan kampanye kesadaran kepada warga sipil tentang risiko UXO menjadi bagian penting dari strategi jangka pendek — karena pemulihan penuh butuh waktu lama.

Kesimpulan

Wilayah Gaza kini menghadapi “peperangan keduanya” — setelah konflik aktif berkurang, ancaman tersembunyi dari bom dan rudal yang belum meledak tetap mengintai kehidupan warga sipil. Tanpa akses penuh ke area-area berbahaya, tanpa inventarisasi yang jelas, dan dengan jumlah besaran reruntuhan yang amat besar, proses rekonstruksi dan kembalinya kehidupan normal akan sangat tertunda. Fakta bahwa pembersihan bisa memakan waktu puluhan tahun menegaskan bahwa bagi warga Gaza, bahaya dari peperangan belum berakhir walau tembakan mungkin telah mereda. (ian)

Referensi: Berbagai sumber

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Bahaya Laten, Bom dan Rudal, Gaza Strip, Puluhan Ribu, Puluhan Ribu Bom, Tidak Meledak

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan
  • Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran
  • MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam
  • Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu
  • Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Program MBG Turun Tajam

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.