• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Alarm Keras Keselamatan Rel dan Mendesaknya Penghapusan Perlintasan Sebidang

1 Mei 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Bangka gerbong KA yang mengalami kecelakaan di Bekasi Timur. Foto: ugm

Yogyakarta (Trigger.id) – Kecelakaan kereta kembali terjadi. Kali ini, insiden tragis melibatkan KA Argo Bromo Anggrek, KRL Commuter Line, dan sebuah taksi online di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam (27/4). Peristiwa tersebut tidak hanya mengejutkan publik, tetapi juga menyisakan duka mendalam: 106 orang menjadi korban, dengan 90 luka-luka dan 16 lainnya meninggal dunia.

Tragedi ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Di baliknya, tersimpan rangkaian peristiwa yang saling berkaitan—sebuah efek domino yang berujung pada tabrakan beruntun.

Peneliti dan Staf Ahli Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) Universitas Gadjah Mada, Iwan Puja Riyadi, melihat bahwa kecelakaan ini tidak bisa dijelaskan oleh satu faktor tunggal. Ia menilai ada beberapa lapisan penyebab yang saling terhubung, dimulai dari kejadian di perlintasan sebidang.

Dugaan awal mengarah pada kendaraan yang berhenti atau mengalami gangguan di atas rel. Situasi ini memicu reaksi berantai yang sulit dikendalikan, terutama karena kereta api memiliki keterbatasan dalam menghentikan laju secara mendadak. Meski sistem perkeretaapian sudah mengadopsi teknologi modern seperti sistem blok, kenyataannya risiko tetap tidak bisa sepenuhnya dihilangkan.

Dalam kondisi tersebut, waktu menjadi faktor krusial. Informasi yang terlambat diterima oleh masinis kereta di belakang membuat jarak pengereman menjadi terlalu sempit. Akibatnya, upaya menghentikan kereta tidak cukup untuk mencegah tabrakan.

Kepadatan lalu lintas kereta di sekitar stasiun juga turut memperparah situasi. Jalur yang sibuk memperkecil ruang reaksi dan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan beruntun.

Namun, di luar faktor teknis, ada persoalan yang lebih mendasar: perilaku manusia. Iwan menekankan bahwa rendahnya disiplin masyarakat menjadi salah satu penyebab utama. Kebiasaan menerobos palang pintu, mengabaikan rambu, hingga memaksakan diri melintas saat kondisi tidak aman menunjukkan bahwa adaptasi terhadap sistem modern belum sepenuhnya terjadi.

Teknologi, seberapa canggih pun, tidak akan efektif jika tidak diimbangi dengan kesadaran dan kepatuhan penggunanya. Sistem palang pintu kereta sebenarnya sudah dirancang untuk melindungi, tetapi sering kali diabaikan.

“Perilaku kita terhadap sistem modern juga harus berubah,” tegas Iwan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat tidak seharusnya menuntut sistem untuk menyesuaikan dengan ketidakdisiplinan, melainkan sebaliknya—pengguna jalan yang harus patuh terhadap aturan.

Lantas, bagaimana mencegah tragedi serupa terulang?

Salah satu solusi yang dinilai paling mendasar adalah menghilangkan perlintasan sebidang—titik temu antara jalan raya dan rel kereta. Secara regulasi, perlintasan seperti ini sebenarnya tidak dianjurkan, kecuali dalam kondisi tertentu seperti volume lalu lintas rendah atau keterbatasan geografis.

Sebagai gantinya, pembangunan infrastruktur seperti flyover atau underpass menjadi langkah yang lebih aman. Dengan memisahkan arus kendaraan dan kereta, potensi kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Peristiwa di Bekasi Timur menjadi pengingat keras bahwa keselamatan transportasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal sistem yang terintegrasi dan perilaku manusia yang bertanggung jawab. Tanpa perubahan menyeluruh, tragedi serupa bukan tidak mungkin akan kembali terulang.

Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah kita mampu mencegah kecelakaan, tetapi apakah kita benar-benar mau berubah sebelum korban berikutnya kembali berjatuhan. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Alarm Keras, Keselamatan Rel, Mendesak, Penghapusab, Perlintasan Sebibang

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik

17 Oktober 2026 By admin

PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada

16 Oktober 2026 By admin

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen

16 Oktober 2026 By admin

Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA

15 Oktober 2026 By admin

Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

15 Oktober 2026 By admin

Cegah Campak Sejak Dini Perlu Edukasi dan Imunisasi MR

14 Oktober 2026 By admin

Barcelona Puncaki Klasemen Liga Champions 2026/2027, Arsenal Tempel Ketat

14 Oktober 2026 By admin

Surabaya Siapkan Website Porprov, Atlet Bisa Cek Hotel hingga Kuliner

13 Oktober 2026 By admin

Gandrung Sewu Spektakuler, Libatkan 1.300 Penari Malam Hari

13 Oktober 2026 By admin

Penerbangan Soetta ke Jeddah dan Madinah Masih Normal

12 Oktober 2026 By admin

Mulai 12 Oktober 2026, KAI Daop 8 Surabaya Naikkan Tarif Khusus

12 Oktober 2026 By admin

Surabaya Petakan Venue Cabor Jelang Tuan Rumah Porprov 2027

11 Oktober 2026 By admin

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

Kick Off Hari Santri di Tuban, Disiapkan 14 Agenda Kegiatan

7 Oktober 2026 By admin

Hormati Putusan MK, Gibran Siap Follow Up Terkait Ijazah

7 Oktober 2026 By admin

Kemenag : Penghulu Bisa Jadi Agen Warga Daftar Perlinsos

7 Oktober 2026 By admin

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • ITS Ciptakan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Terintegrasi IoT
  • Khofifah Minta Distribusi Biosolar dan Pertalite Dipercepat
  • Sambut Hari Santri 2026, Ziarahi Makam Pencipta Lambang NU
  • Heboh Kode QR UMKM Tersambung Bank Tiongkok, Begini Aturannya.
  • UNESA dan UM Raih Gelar Juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.