
Surabaya (Trigger.id) – Di balik ramainya pasar tradisional, hiruk-pikuk pusat perbelanjaan, hingga geliat pelaku UMKM di sudut-sudut kampung, tersimpan denyut nadi perekonomian Jawa Timur. Aktivitas yang tampak sederhana itu sesungguhnya menjadi potongan-potongan data berharga yang akan menentukan arah pembangunan daerah pada masa mendatang.
Kesadaran itulah yang mendorong Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Menurut Adhy, sensus ini bukan sekadar kegiatan pendataan rutin. Lebih dari itu, hasilnya akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, mulai dari pengembangan usaha, penciptaan lapangan kerja, hingga pemerataan pertumbuhan ekonomi.
“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas hasil Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.
Melalui sensus ini, pemerintah dapat memetakan kondisi riil dunia usaha di Jawa Timur. Informasi tersebut menjadi bekal penting untuk mengetahui sektor-sektor yang berkembang, wilayah yang membutuhkan perhatian lebih, hingga peluang ekonomi baru yang dapat didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Partisipasi masyarakat pun diharapkan tidak berhenti pada sekadar menerima kedatangan petugas sensus. Memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membangun masa depan ekonomi Jawa Timur yang lebih kuat dan berdaya saing.
Sebab, setiap data yang diberikan bukan hanya sekadar angka dalam laporan statistik. Di baliknya terdapat harapan agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, mendukung pelaku usaha, dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sensus Ekonomi 2026 mengingatkan bahwa pembangunan yang baik selalu berawal dari data yang berkualitas. Dan data yang berkualitas lahir dari partisipasi seluruh masyarakat. Karena itu, ketika petugas sensus datang, bukalah pintu dan berikan informasi dengan benar. Dari langkah sederhana itulah, masa depan perekonomian Jawa Timur sedang disusun. (Ian)



Tinggalkan Balasan