• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Begini Strategi Pemkot Surabaya Dongkrak Produktivitas Pertanian di Dalam Kota

27 Februari 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Peningkatan produktivitas pertanian dalam kota Surabaya memiliki berbagai dampak positif, baik bagi masyarakat kota itu sendiri maupun secara keseluruhan terhadap sistem pangan dan lingkungan.

Dengan meningkatkan produktivitas pertanian di dalam kota, dapat dihasilkan lebih banyak pangan lokal. Hal ini membantu mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar kota atau negara, meningkatkan kemandirian pangan, dan mengurangi risiko ketidakstabilan pasokan pangan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di tengah keterbatasan lahan. Ini sebagai upaya mendukung ketersediaan bahan pokok dan ketahanan pangan di Kota Pahlawan.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menjelaskan strategi dan langkah konkret yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Pertama, pihaknya memberikan dukungan kepada petani konvensional melalui penggunaan teknologi pertanian.

“DKPP menyediakan peminjaman alat dan mesin pertanian (ALSINTAN) pra panen dan pasca panen, seperti Hand Tractor, Cultivator, Pompa Air, Rice Transplanter, Combine Harvester, dan Portable Rice Milling,” kata Antiek Sugiharti saat dihubungi pada Senin (26/2/2024).

Dukungan lainnya termasuk pembagian sarana budidaya seperti benih, pupuk, mulsa, jaring, dan insektisida/fungisida. Juga, pendampingan budidaya dan kelembagaan kelompok tani (Poktan) oleh penyuluh pertanian.

Tak hanya itu, Antiek menyebut, DKPP juga memberikan perhatian kepada para petani perkotaan. Bentuk perhatian itu berupa pelatihan teknis budidaya dan pengembangan usaha bagi pemula maupun pembudidaya.

“Kami juga membagikan sarana budidaya di lahan terbatas dengan teknik TASAPOT (Tanaman Sayur dalam Pot) dan Hidroponik,” imbuh Antiek.

Selain itu, dukungan lain yang diberikan DKPP Surabaya kepada petani perkotaan atau masyarakat umum adalah pemberian bibit tanaman sayur, benih buah hingga Toga (Tanaman Obat Keluarga). “Termasuk pula pengembangan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) serta pendampingan budidaya pertanian perkotaan,” ujarnya.

Pengembangan kapasitas terhadap penyuluh pertanian, tak luput menjadi concern DKPP Surabaya. Para penyuluh pertanian turut diberikan pembekalan pengembangan kapasitas penyuluh melalui Bimtek dan sertifikasi. Juga, pemberian pelatihan teknis budidaya dan penanggulangan hama.

“Selain itu kami juga memberikan pelatihan keterampilan khusus kepada mereka, seperti teknik komunikasi efektif dan penggunaan media sosial untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang pertanian,” tuturnya.

Di tahun 2023, Antiek menjabarkan, bahwa DKPP Surabaya telah memberikan berbagai bantuan sarana dan prasarana pertanian. Di antaranya, benih padi Inpati 46 (20 Kg), benih unggul cabe rawit (121 Pack), benih tomat (2 pack), benih melon (26 pack), benih blewah (2 pack), benih umbi bawang merah (390 Kg) pupuk organik (310 kantong), hingga Insektisida (18 botol).

Di samping itu, ada pula sarana dan prasarana pertanian lain yang diberikan oleh DKPP di tahun 2023. Di antaranya, mulsa (20 unit), terpal (7 unit), jaring (72 unit), paket sarana hidroponik serta paket sarana Tasapot.

“Produksi padi di Kota Surabaya pada tahun 2023 mencapai 7.150,97 ton gabah kering panen atau setara dengan 3.938,04 ton beras,” tambahnya.

Menurut Antiek, hasil produksi pertanian yang dikelola keluarga miskin (Gamis) melalui program padat karya, penjualannya dilakukan lewat pasar atau sentra pasar kuliner terdekat. Kemudian juga dilakukan melalui media sosial kepada warga sekitar. “Sedangkan untuk hasil produksi petani, dijual langsung kepada pengepul,” tegasnya.

Namun, kata dia, beberapa Poktan di Surabaya telah berhasil menjual langsung hasil pertanian kepada konsumen. Yakni, dengan mengolah gabah kering menjadi beras dengan cara memanfaatkan mesin seleb atau rice milling yang dipinjam pakaikan oleh DKPP.

“Beberapa kelompok tani itu adalah Kelompok Tani Bahari Karya (Kecamatan Sukolilo), Benteng Samudra (Kecamatan Bulak), dan Sri Sedono (Kecamatan Lakarsantri),” ungkap dia.

DKPP mencatat, saat ini ada 34 Poktan yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan Surabaya. Yakni, di wilayah Kecamatan Bulak 2 Poktan, Benowo 2 Poktan, Karang Pilang 3 Poktan, Wiyung 3 Poktan, Lakarsantri 8 Poktan, Sambikerep 7 Poktan, Pakal 5 Poktan, Sukolilo 1 Poktan, Gayungan 2 Poktan, dan Tandes 1 Poktan.

Sementara realisasi panen petani di Surabaya pada Januari 2024, mencapai 273,08 ton padi. Selain itu, sejumlah komoditas lain yang berhasil panen pada Januari 2024 adalah cabe besar 0,65 ton, cabe rawit 0,42 ton, bawang merah 0,31 ton, dan tomat 0,45 ton.

“Ke depan, DKPP akan terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di Surabaya dengan berbagai strategi dan program inovatif,” pungkas Antiek. (zam)

Sumber: Humas Pemkot Surabaya

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Tips, update Ditag dengan:Dongkrak Produktivitas Pertanian, Dongkrak Produktivitas Pertanian di Dalam Kota, Pertanian Dalam Kota, Strategi Pemkot Surabaya

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik

17 Oktober 2026 By admin

PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada

16 Oktober 2026 By admin

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen

16 Oktober 2026 By admin

Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA

15 Oktober 2026 By admin

Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

15 Oktober 2026 By admin

Cegah Campak Sejak Dini Perlu Edukasi dan Imunisasi MR

14 Oktober 2026 By admin

Barcelona Puncaki Klasemen Liga Champions 2026/2027, Arsenal Tempel Ketat

14 Oktober 2026 By admin

Surabaya Siapkan Website Porprov, Atlet Bisa Cek Hotel hingga Kuliner

13 Oktober 2026 By admin

Gandrung Sewu Spektakuler, Libatkan 1.300 Penari Malam Hari

13 Oktober 2026 By admin

Penerbangan Soetta ke Jeddah dan Madinah Masih Normal

12 Oktober 2026 By admin

Mulai 12 Oktober 2026, KAI Daop 8 Surabaya Naikkan Tarif Khusus

12 Oktober 2026 By admin

Surabaya Petakan Venue Cabor Jelang Tuan Rumah Porprov 2027

11 Oktober 2026 By admin

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

Kick Off Hari Santri di Tuban, Disiapkan 14 Agenda Kegiatan

7 Oktober 2026 By admin

Hormati Putusan MK, Gibran Siap Follow Up Terkait Ijazah

7 Oktober 2026 By admin

Kemenag : Penghulu Bisa Jadi Agen Warga Daftar Perlinsos

7 Oktober 2026 By admin

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • ITS Ciptakan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Terintegrasi IoT
  • Khofifah Minta Distribusi Biosolar dan Pertalite Dipercepat
  • Sambut Hari Santri 2026, Ziarahi Makam Pencipta Lambang NU
  • Heboh Kode QR UMKM Tersambung Bank Tiongkok, Begini Aturannya.
  • UNESA dan UM Raih Gelar Juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.