• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kader Parpol Masuk ICMI?, Kenapa Tidak

2 Maret 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Ulul Albab Ketua ICMI Orwil Jatim

Jelang pelaksanaan Silaturrahmi Kerja Wilayah (Silakwil) 12 Maret 2023, di H-10 ini ada beberapa pertanyaan yang harus saya jawab dan saya luruskan. Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah, “Apakah ICMI menerima anggota dari kader partai politik?,”. Jawaban spontan saya adalah “bisa, boleh, dan why not”.

Memang benar ICMI didirikan bukan dimaksudkan untuk menjadi partai politik. ICMI didirikan sebagai organisasi modern yang terbuka. Keanggotaan ICMI boleh dari elemen masyarakat mana saja. Yang menjadi persyaratan, sekaligus menjadi ciri dan karakter khas ICMI dalam menerima dan mengembangkan keanggotaan adalah; “Kecendekiawanan, Keislaman, dan Keindonesiaan”.

Jadi dengan 3 kata kunci tersebut, maka siapapun bisa dan boleh menjadi anggota ICMI asal mereka cendekiawan, muslim, dan warga negara Indonesia yang berkomitmen kuat mendedikasikan diri untuk menjadikan Indonesia sebagai negara hebat, sebagaimana yang dicita-citakan dalam pembukaan UUD 1945, Pancasila dan konstitusi lainya.Teman-teman cendekiawan muslim, yang saat ini berada dan menjadi elemen penting di partai politik, justru diharapkan punya waktu dan kesempatan untuk bergabung bersama di ICMI.

Mengambil peran aktif dan berkontribusi nyata dalam menggerakkan dan membesarkan ICMI untuk menebar seluas-luasnya kemaslahatan ummat dan bangsa Indonesia.Pada sisi lain, dengan bergabungnya para cendekiawan muslim dari partai-partai politik, misi ICMI untuk membangun SDM Indonesia yang unggul – yaitu SDM yang cerdas, berakhlaq mulia, mandiri, cinta tanah air dan bangsa – insyaalloh akan lebih mudah direalisasikan.

Sikap ICMI Dalam Pemilu

Pertanyaan berikutnya adalah; jika kader parpol boleh masuk ICMI lalu bagaimana sikap ICMI dalam menghadapi hiruk pikuk saat pemilihan umum?. Pertanyaan ini harus juga dijawab spontan. Bahwa yang menjadi anggota ICMI adalah orang per orang dengan kreteria 3 kata kunci tadi, yaitu “Kecendekiawanan, Keialaman, dan Keindonesiaan”.

Jadi bukan partai politiknya. Bukan symbol dan warna politiknya. Tapi identitas dan jatidiri seseorang sebagai cendekiawan muslim yang cinta Indonesia. Dengan demikian maka ICMI tidak mungkin terlibat dan melibatkan diri secara emosional saat terjadi hirup pikuk pemilihan. Justru ICMI bisa mengambil peran lebih konstruktif dengan memberikan bekal khusus kepada anggotanya yang terlibat dalam hiruk pikuk pemilihan.

Bekal dimaksud adalah kederisasi tentang berpolitik yang santun, berpolitik cerdas dan lugas, berpolitik yang Amanah tanpa amarah dan fitnah, dan seterusnya.

Singkatnya, tak boleh ada halangan sedikitpun bagi ICMI untuk tetap menjalankan misinya dalam membangun SDM Tangguh.

ICMI Jadi Alat Kampanye

Ini pertanyaan sudah agak kompleks. Mengapa? Karena sesungguhnya pertanyaannya bisa dikembalikan kepada pelaku itu sendiri dengan pertanyaan begini. Apa kalian sudah siap dengan konsekwensi membawa nama ICMI dalam kampanye? Sebab apa. Sebab setiap kader partai yang berani membawa identitas ICMI maka kepadanya berlaku kewajiban untuk menjaga wibawah dan marwah ICMI. Tentu saja dia harus bisa tampil sebagai sosok cendekiawan, yang muslim, dan yang cinta Indonesia.

Penjabaran tentang marwah ICMI akan panjang lebar, dan perlu ditulis secara tersendiri. Maka dalam kaitan dengan pertanyaan tersebut yang bisa secara spontan dijawab adalah; bahwa ICMI bukan alat kampanye. Tapi ICMI adalah rumah besar bagi semua cendekiawan muslim untuk bersilaturrahmi, berdialog, saling mengasah diri untuk menjadi kader bangsa yang berkualitas.Sebagai kata akhir dari tulisan ini ada satu pesan umum yang perlu disampaikan. Yaitu; segeralah mengambil peran untuk membangun kemaslahatan ummat dan bangsa. Bukan saja karena ummat dan bangsa sedang membutuhkan, tetapi peran dan kontribusi kita pada wilayah tersebut akan menentukan kualitas diri kita, baik di mata manusia maupun di mata Tuhan. Allah SWT.Surabaya, 2 Maret 2023H-10 Jelang Silakwil ICMI Jatim. (isa)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, wawasan Ditag dengan:ICMI, ICMI Orwil Jatim, Kader Parpol, Silakwil ICMI, Ulul Albab

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Dua Dekade Bersama Argentina, Lionel Messi Akhiri Perjalanan di Tim Nasional

1 September 2026 By admin

DPR Setujui Destry, Aida dan Solikin Pimpin BI

1 September 2026 By admin

Ahli Pemerintah: Pasal Pidana Umrah Bertujuan Lindungi Jamaah, Bukan Batasi Ibadah

1 September 2026 By admin

Prabowo Terima Kartanu Saat Menutup Muktamar NU.

31 Agustus 2026 By admin

SMSI Kukuhkan Pokja Jaga Desa 5 Provinsi Termasuk Jatim

31 Agustus 2026 By admin

KH Miftachul Akhyar Rois Aam, Gus Kikin Ketum PBNU 2026-2031

31 Agustus 2026 By admin

Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026–2031, Ditetapkan Lewat Musyawarah AHWA

31 Agustus 2026 By admin

Bruno Fernandes Menggila! Hattrick Antar MU Pesta Gol 5-2 atas Ipswich

31 Agustus 2026 By admin

Arab Saudi Gaspol Revolusi Layanan Haji dan Umrah

31 Agustus 2026 By admin

Miftahul Akhyar Kembali Dipercaya Jadi Rais Am PBNU 2026-2031

31 Agustus 2026 By admin

Calhanoglu Jadi Pahlawan, Inter Milan Kuasai Puncak Serie A Usai Bungkam Cagliari

31 Agustus 2026 By admin

Pemilihan Ketum PBNU Diserahkan 9 Anggota AHWA

30 Agustus 2026 By admin

KomdigiTerbitkan SE, Opsel Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

30 Agustus 2026 By admin

Inovasi Ampas Kopi Jadi Obat Kumur Lansia

30 Agustus 2026 By admin

Mulai 31 Agustus, 96 Angkot Gratis Antar Pelajar Kota Malang

29 Agustus 2026 By admin

Malam Ini Pemilihan Rais Aam dan Ketua PBNU

29 Agustus 2026 By admin

NU: Antara Kharisma Ulama, Konstitusi, dan Kekuasaan

29 Agustus 2026 By admin

BAZNAS Siapkan 15.000 Paket Konsumsi dan Beasiswa Santri di Muktamar

28 Agustus 2026 By admin

Festival Kampung Klasik : Merawat Tradisi Merajut Kebersamaan

28 Agustus 2026 By admin

Prabowo : NU Penjaga Stabilitas Bangsa

28 Agustus 2026 By admin

Pemkab Kediri Serahkan Lahan 5,9 Ha untuk Hotel Haji

28 Agustus 2026 By admin

Presiden dan Wapres Hadiri Pembukaan Muktamar NU

27 Agustus 2026 By admin

ITS Didorong Perkuat Inovasi Teknologi Kedaulatan Pangan

27 Agustus 2026 By admin

Jonatan Christie, Tunggal Putra Nomor Satu Dunia

27 Agustus 2026 By admin

DPT Muktamar NU Tuntas, 557 Pemilik Suara Dipastikan Sah

26 Agustus 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Seleksi Petugas Haji 2027 Masuk Tahap CAT, Transparansi Jadi Prioritas
  • Hari Pertama Ngantor PBNU, Gus Kikin Bertemu Dubes Arab Saudi dan BSI
  • Nogogeni ITS Siapkan 2 Mobil Hemat Energi
  • Inter Milan vs Napoli: Duel Panas Papan Atas Serie A di San Siro
  • P-APBD Jatim 2026 Disepakati, Anggaran Rp29,9 Triliun Difokuskan untuk Kesejahteraan Warga

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.