
Malang (Trigger.id) – Pemerintah Kota Malang mulai mengoperasikan program angkutan pelajar gratis pada Senin, 31 Agustus 2026 dengan menyiapkan 96 unit angkutan kota yang melayani mobilitas pelajar di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan angkutan pelajar gratis mulai beroperasi pukul 05.00 WIB. Sedangkan peluncuran resmi oleh Wali Kota Malang dijadwalkan pada pukul 08.00 WIB.
“Secara resmi kami melakukan operasional angkutan pelajar gratis 31 Agustus 2026. Pukul 05.00 WIB sudah berjalan semuanya,” kata Widjaja seusai sosialisasi program di Mini Block Office, Balai Kota Malang.
Ia menjelaskan Pemkot Malang mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk program tersebut. Pengoperasian menggunakan skema buy the service, yakni pemerintah membeli layanan angkutan dari koperasi yang telah bekerja sama.
Pembayaran layanan dihitung berdasarkan jarak tempuh kendaraan setiap hari dengan memanfaatkan perangkat GPS.
Sebanyak 15 rute telah disiapkan, dengan tarif pembayaran per kilometer disesuaikan berdasarkan biaya operasional kendaraan (BOK).
Sekretaris Koperasi Setia Kawan, Bambang Soenarjo mengatakan GPS dipasang pada setiap armada untuk mengawasi kesesuaian perjalanan dengan rute yang ditentukan sekaligus menjadi dasar perhitungan pembayaran kepada pengemudi.
“Angkutan pelajar akan aktif dua kali dalam satu hari, yakni ketika jam masuk dan pulang sekolah. Pencairan upah sopir berdasarkan hasil GPS,” ujar Bambang.Widjaja menambahkan program angkutan pelajar gratis belum serta-merta menghentikan operasional bus sekolah.
Bus sekolah tetap disiagakan selama masa transisi untuk mengantisipasi adanya rute maupun pelajar yang belum terlayani secara optimal.
Evaluasi akan dilakukan setelah program berjalan. Penghentian operasional bus sekolah paling cepat direncanakan sekitar satu bulan setelah angkutan pelajar gratis beroperasi.
Menurut Widjaja, masa transisi diperlukan agar pelajar terbiasa menggunakan layanan baru sekaligus memastikan kebutuhan transportasi pelajar di Kota Malang dapat terakomodasi. (wah)



Tinggalkan Balasan