
Jakarta (Trigger) – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie resmi menempati peringkat satu dunia setelah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memperbarui daftar ranking pada Selasa.
Jonatan naik dua tingkat dari posisi sebelumnya, yakni peringkat ketiga, dengan mengantongi 87.631 poin.
Ia menggeser wakil Prancis Christo Popov yang kini berada di posisi kedua dengan 87.002 poin.Mengutip laman LKBN Antara, pencapaian tersebut menjadi sejarah baru bagi Jonatan karena untuk pertama kalinya dalam kariernya, pemain berusia 28 tahun itu berhasil menduduki puncak ranking dunia.
Sebelumnya, posisi tertinggi yang pernah diraihnya adalah peringkat kedua pada 31 Januari 2023, setelah tampil sebagai juara Indonesia Masters.
Menariknya, tiket menuju posisi nomor satu dunia itu justru didapat Jonatan setelah perjuangannya di Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, berakhir lebih awal.
Jonatan tersingkir di babak 16 besar setelah harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Rasmus Gemke, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-11, 13-21, 18-21.
Jonatan mengaku kecewa karena datang ke Kejuaraan Dunia dengan target dan persiapan yang besar. Namun, ia tetap berusaha menerima hasil tersebut.
“Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga.
Tapi ya di akhirnya memang harus menerima ini hasilnya,” ujar Jonatan seusai pertandingan, seperti dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Meski gagal melaju lebih jauh di turnamen tersebut, hasil yang diraih sejumlah pesaing utama justru membuka jalan bagi Jonatan untuk naik ke singgasana ranking dunia.
Christo Popov harus puas berada di posisi kedua dengan selisih 629 poin dari Jonatan. Sementara itu, juara dunia asal Thailand Kunlavut Vitidsarn menempati peringkat ketiga dengan 86.915 poin.
Perubahan juga terjadi di posisi empat dan lima. Pebulu tangkis Taiwan Chou Tien Chen naik ke peringkat keempat dengan 86.580 poin setelah merebut medali perunggu Kejuaraan Dunia. Adapun wakil Denmark Anders Antonsen berada di urutan kelima dengan 85.405 poin.
Kejutan lainnya terjadi pada Shi Yu Qi. Pebulu tangkis China yang sebelumnya menduduki peringkat satu dunia itu harus merosot lima posisi ke urutan keenam setelah gagal melangkah jauh di Kejuaraan Dunia.
Bagi Jonatan, status sebagai pemain nomor satu dunia melengkapi perjalanan karier yang sebelumnya telah dihiasi berbagai prestasi bergengsi.
Ia pernah meraih medali emas Asian Games 2018, menjuarai All England 2024, serta menjadi bagian dari tim Indonesia yang merebut Piala Thomas 2020.
Pencapaian ini sekaligus menempatkan Jonatan dalam jajaran elite tunggal putra Indonesia yang pernah merasakan posisi tertinggi ranking BWF.
Ia mengikuti jejak legenda bulu tangkis nasional Taufik Hidayat, yang pertama kali mencapai peringkat satu dunia pada 2000. (wah)



Tinggalkan Balasan