• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa

10 Juni 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Wapres RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. Foto: linisiar

Jakarta (Trigger.id) – Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, kekuatan suatu negara tak lagi diukur dari jumlah pasukan atau banyaknya persenjataan konvensional yang dimiliki. Era baru telah mengubah wajah persaingan global. Kini, keunggulan ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, dan kemampuan berinovasi.

Pesan itulah yang disampaikan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, saat memberikan orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-23 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Banten. Di hadapan sivitas akademika dan mahasiswa, ia mengingatkan bahwa dunia sedang menghadapi berbagai ketidakpastian akibat konflik geopolitik yang terus berkembang.

Menurut Jusuf Kalla, karakter peperangan modern telah mengalami transformasi besar. Jika dahulu kekuatan militer diukur dari banyaknya personel yang dimiliki, kini teknologi menjadi faktor penentu.

Perang modern, katanya, bukan lagi soal jumlah tentara yang dikerahkan ke medan tempur, melainkan kemampuan suatu negara dalam mengembangkan teknologi canggih, sistem persenjataan berbasis digital, roket, drone, hingga inovasi sains yang mampu memberikan keunggulan strategis.

Perubahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Di tengah kompetisi global yang semakin ketat, penguasaan teknologi dan riset menjadi modal utama untuk menjaga kedaulatan sekaligus meningkatkan daya saing bangsa.

Jusuf Kalla mencontohkan sejumlah negara yang mampu bertahan dan berkembang karena kekuatan ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Iran, misalnya, dinilai mampu menghadapi berbagai tekanan internasional karena memiliki kapasitas teknologi dan riset yang terus berkembang. Sementara itu, Amerika Serikat menjadi contoh bagaimana sinergi antara perguruan tinggi dan industri mampu melahirkan inovasi-inovasi besar yang mengubah dunia.

Silicon Valley, kawasan yang dikenal sebagai pusat teknologi global, lahir dari kolaborasi erat antara universitas, lembaga penelitian, dan dunia usaha. Dari sana muncul berbagai perusahaan teknologi yang kini memengaruhi kehidupan masyarakat dunia.

Bagi Indonesia, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Perubahan iklim mengancam ketahanan pangan nasional, kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produktivitas di berbagai sektor masih perlu ditingkatkan.

Untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara berpendapatan tinggi, Indonesia membutuhkan lompatan besar dalam produktivitas dan inovasi. Hal itu tidak mungkin dicapai tanpa dukungan sumber daya manusia yang unggul dan sistem pendidikan yang mampu melahirkan pengetahuan baru.

Karena itulah Jusuf Kalla menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu pilar utama pembangunan bangsa. Universitas tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga pusat lahirnya gagasan, penelitian, dan inovasi yang dapat menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa negara-negara maju selalu ditopang oleh universitas yang berkualitas, tradisi riset yang kuat, serta kemampuan memanfaatkan kecerdasan manusia untuk menghasilkan solusi nyata.

Namun, membangun bangsa tidak cukup hanya dengan menghasilkan lulusan yang siap bekerja. Jusuf Kalla mendorong generasi muda untuk memiliki keberanian menciptakan peluang baru melalui kewirausahaan.

Ia mengajak mahasiswa untuk mengubah cara pandang dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Semangat kewirausahaan, menurutnya, merupakan kunci untuk memperluas kesempatan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perubahan pola pikir tersebut menjadi semakin penting ketika dunia kerja mengalami transformasi akibat perkembangan teknologi. Lapangan pekerjaan konvensional dapat berkurang, tetapi peluang baru akan terus muncul bagi mereka yang mampu berinovasi dan beradaptasi.

Di akhir orasinya, Jusuf Kalla menyampaikan optimisme bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menghadapi berbagai tantangan global. Dengan dukungan generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan memiliki semangat berwirausaha, masa depan bangsa tetap terbuka lebar.

Harapan itu kini bertumpu pada para mahasiswa, akademisi, peneliti, dan ilmuwan muda yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmunya menjadi karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebab pada akhirnya, kemajuan sebuah bangsa tidak lahir dari sumber daya alam semata, melainkan dari kemampuan manusianya dalam berpikir, berinovasi, dan menciptakan perubahan. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Bangsa, ilmu, Ilmu Pengetahuan, Kekuatan, Pengetahuan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Luka di Ujung Perjalanan: Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Air Mata
  • Kemendikdasmen Siapkan Rekrutmen Guru PNS Pusat untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
  • Spanyol Ukir Rekor Tak Terkalahkan Usai Juara Piala Dunia 2026
  • IRGC: Dua Tanker Meledak di Hormuz
  • Transaksi KDMP Jatim Tertinggi Secara Nasional, Tembus Rp21,64 Miliar

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.