• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengapa Perintah Puasa Ramadhan Datang Setelah Sholat 5 Waktu?. Ini Jawabannya

22 Maret 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Ibadah puasa bukan menjadi ritual baru dalam sejarah umat manusia. Sebelum datangnya Islam, umat-umat terdahulu paling tidak penganut agama samawi telah menjalankan tradisi ini
Dalam Alquran disebutkan pula kewajiban berpuasa dilakukan sebagaimana yang telah dijalankan umat terdahulu. Firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 183:


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Dalam Fiqh ash-Shiyam, Syekh Yusuf al-Qardhawi menjelaskan perintah puasa di bulan Ramadhan mulai diwajibkan ketika di Madinah pascahijrah. Begitu pula dengan sebagian besar syariat Islam lainnya.

Saat Rasullullah SAW berada di Makkah merupakan periode penanaman akidah dan pengukuhan prinsip-prinsip tauhid, iman, serta akhlak yang ditanamkan dalam akal pikiran juga hati. Selain juga sebagai pembersihnya dari noda-noda jahiliyah yang mengotori akidah, pemikiran, akhlak, serta tingkah laku.

Adapun setelah peristiwa hijrah, umat Islam menjadi satu entitas dan jamaah yang khas. Oleh karenanya dalam Alquran banyak ayat yang diserukan dengan kalimat:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا

Wahai orang-orang yang beriman”

Berkenaan dengan ini, Syekh Manna Khalil al-Qattan dalam Mabahits fi Ulum al-Qur’an menjelaskan sebagian ulama berpendapat indikator di atas merupakan salah satu ciri perbedaan ayat makki (yang diturunkan di Makkah) dan ayat madani (yang turun di Madinah).

Para ulama yang berpendapat demikian menyatakan bahwa ayat Alquran yang mengandung seruan yâ ayyuhan nâs (wahai manusia) adalah makki. Sedangkan ayat yang mengandung seruan yâ ayyuhal ladzîna âmanû (wahai orang-orang beriman) adalah madani.

Dengan melihat kewajiban puasa dengan kajian ilmu Alquran, tentu keduanya memiliki kaitan satu sama lain. Hal ini juga yang memperkuat bahwa perintah kewajiban berpuasa turun pascaperistiwa hijrah.

Pada periode Makkah, tidak ada syariat selain shalat lima waktu, sebab ibadah ini memiliki beberapa urgensi spesifik. Shalat diisyaratkan di malam Isra di tahun kesepuluh masa kenabian, sebagaimana yang dirujuk dari pendapat yang masyhur.

Syekh Yusuf al-Qardhawi menyebut bahwa setelah lima tahun atau lebih peristiwa tersebut terjadi, maka turunlah kewajiban berpuasa Ramadhan . Perintah ini turun pada tahun kedua Hijriyah.

Pada tahun ini pula jihad fî sabilillah diisyaratkan. Ketika Rasulullah wafat, umat Islam telah melalui Ramadhan sebanyak sembilan kali.

Selain itu, dalam bukunya Syekh Yusuf al-Qardhawi mengutip pendapat dari Ibnu al-Qayim dalam Zâd al-Ma’âd yang berkata:

“Memisahkan jiwa dari sesuatu yang telah menjadi kegemarannya dan telah menyatu dengannya adalah pekerjaan yang paling berat dan sulit, karenanya kewajiban puasa diakhirkan ke periode pertengahan, hingga setelah hijrah. Ketika telah tertanam kualitas tauhid, shalat, dan perintah-perintah Alquran dalam jiwa maka dia diarahkan untuk berpuasa secara bertahap.”

Sejatinya syariat puasa yang Allah SWT wajibkan bagi umat Islam, semata-mata untuk meraih tingkat ketakwaan yang sempurna. Isyarat ini sebagaimana yang tertulis dalam surat al-Baqarah ayat 183 sebelumnya.

Terlebih tradisi berpuasa bukanlah hal yang baru. Syariat-syariat yang diyakini dan dijalankan oleh umat terdahulu merupakan bentuh kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya agar mampu menahan diri, mengendalikan syahwat hewani seperti makan, minum, dan kebutuhan seks serta menjauhi segala perbuatan dosa.

Hal tersebut penting dilakukan, sebab nafsu hewani kerap mengeksploitasi manusia, yang pada akhirnya semakin menjauhkan mereka dari kasih sayang pencipta. Dalam konteks ini, puasa menjadi bekal agar seorang muslim mampu mengendalikan nafsunya. Wallahu’alam. (Isyatami Aulia, ed: Nashih). (ian)

Sumber: mui.or.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, Ramadhan, update Ditag dengan:al-aqarah ayat 183, kapan perintah puasa Ramadhan, keutamaan Ramadhan, perintah puasa ramadhan, Puasa Ramadhan, shalat lima waktu

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

Kick Off Hari Santri di Tuban, Disiapkan 14 Agenda Kegiatan

7 Oktober 2026 By admin

Hormati Putusan MK, Gibran Siap Follow Up Terkait Ijazah

7 Oktober 2026 By admin

Kemenag : Penghulu Bisa Jadi Agen Warga Daftar Perlinsos

7 Oktober 2026 By admin

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

Herdman Ingin Hentikan Dominasi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

5 Oktober 2026 By admin

Pemerintah Siapkan Rp 31 T, Usia Diatas 17 Tahun Dapat Rekening Bank

5 Oktober 2026 By admin

Prabowo Resmikan 204 Satuan TNI dan 6 Kodam Baru

5 Oktober 2026 By admin

Logo HUT Ke-81 Jatim Tegaskan Arah Pembangunan Berkelanjutan

4 Oktober 2026 By admin

Kemkomdigi : Notifikasi Tak Cukup, Operator Harus Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

4 Oktober 2026 By admin

KCL Singhasari Siapkan Dua Magister Baru, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Oktober 2026 By admin

Dekananto Eko Purwono Dipercaya Jadi Kapolda Jatim

3 Oktober 2026 By admin

“Batik Berlayar” Merawat Tradisi Menggairahkan Ekonomi

2 Oktober 2026 By admin

Gubernur Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November 2026

2 Oktober 2026 By admin

Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026

1 Oktober 2026 By admin

PBNU Umumkan 210 Pengurus Periode 2026-2031, Gus Kikin Tekankan Pemerataan Kader

1 Oktober 2026 By isa

BAZNAS Jatim-UNUSA Perkuat Sinergi, Dorong Beasiswa, Riset, dan Pemberdayaan UMKM

1 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik
  • PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada
  • Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen
  • Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA
  • Benahi Permukiman Ala Singapura Menuju Kota Surabaya 2045

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.