• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Menjadi Guru dan Orang Tua yang Dirindukan

14 Oktober 2022 by wah Tinggalkan Komentar

Bojonegoro (Trigger.id) – “Di jalanan kami sandarkan cita-cita
Sebab di rumah tak ada lagi yang bisa dipercaya
Orang tua pandanglah kami sebagai manusia
Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”. 

(Syair lagu Bongkar – Swami).

Kalimat-kalimat satir dari syair lagu “Bongkar” tersebut menyiratkan bentuk keprihatinan kondisi anak-anak kita sekarang. Mereka lebih percaya pada bentuk perhatian dan kasih sayang orang lain yang mereka temui di jalanan.

“Bagaimana anak-anak tidak mencari bentuk perhatian dan cinta di luar, ketika orang tua dan atau guru lebih sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri,” tegas Isa Anshori – professional trainer MEP dalam acara “Gebyar PAUD: dalam rangka Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Paud dan Pengukuhan Bunda Paud, di Kabupaten Bojonegoro, Kamis (13/10/2022).

Mantan Announcer Radio Suara Surabaya itu juga mengingatkan, fenomena kasus-kasus kejahatan seksual, ternyata tidak selamanya diawali dan disertai dengan kekerasan.

Ingat kasus kejahatan seksual yang dilakukan Dedi Santoso (Emon), pedagang cilok keliling yang melakukan tindak asusila terhadap puluhan bahkan ratusan anak, pada 2014 lalu di Banyumas Jawa Tengah. “Belum lagi kasus-kasus serupa bermunculan di banyak tempat dan juga di lembaga pendidikan formal dan lembaga pendidikan keagamaan,” terang Isa Anshori.

Isa melanjutkan, ketika pelaku kejahatan tertangkap dan dibui untuk sebuah keadilan, justru sebagian korbannya menangis menyatakan kesedihan mereka atas pemenjaaran “kakak” mereka. “Kok bisa ya?. Dalam Hal ini guru atau orang tua kalah set dengan pelaku keburukan. Kenapa?. Karena keburukan masuknya lewat/mendompleng bahasa cinta kasih yang tidak didapat anak di rumah dan sekolah,” jelas Isa,

Pada kesempatan acara Gebyar PAUD tersebut, Isa Anshori menyampaikan lima bahasa cinta yang ditulis D. Gary Chapman dalam bukunya The Five Love Languages, menjelaskan sebagai berikut:

1. Bahasa Cinta Verbal

Pengguna Bahasa Cinta ini, merasa dicintai dan mencintai dengan cara mengungkapkan cinta dan kasih sayang langsung melalui ucapan atau komunikasi. Sebagian besar perempuan lebih cenderung prioritas bahasa cintanya adalah bahasa verbal.

Pelaku kejahatan seksual melakukannya, hampir selalu mereka memuji anak-anak sebagai calon korbannya. Tak pernah mencela, mampu melihat kekuatan anak dan kemudian mengungkapkannya, serta tak pernah mengungkit kelemahan anak

2. Bahasa Cinta Sentuhan

Menurut penelitian, dalam sehari setidak nya kita membutuhkan 8 – 12 kali sentuhan dari orang tua atau pasangan yang halal. Sentuhan ringan dan lembut, misalnya diusap kepalanya, dipeluk dan dicium di kening akan sangat berharga bagi seseorang yang cenderung ke bahasa cinta sentuhan.

Semakin kecil bocah, maka semakin besar kebutuhannya akan cinta dengan kedekatan fisik. Lagi-lagi pelaku kejahatan melakukan hal tersebut.

3. Bahasa Cinta Waktu Yang Berkualitas

Waktu berkualitas dipahami sebagai right here right now. Tubuh, jiwa, pikiran, fokus pada saat bersama. Tidak tersela oleh apapun. Kualitas tanpa kuantitas pastilah tidak mungkin. Syarat adanya kualitas adalah kuantitas.

Untuk anak perempuan , akan merasa dicintai jika orang tua ada waktu rilgh here right now nya dengan mengajak mengobrol. Mengobrol apa saja dan mendengarkan setiap cerita bahkan keluhan. Bagi anak laki-laki, waktu berkualitas ketika orangtua mempunyai waktu untuk mengerjakan sesuatu secara bersama-sama. Misal mencuci kendaraan dll. Anak laki-kali merasa sudah cukup cintanya dari orangtua di rumah. Jadi tak perlu lagi mencari-cari cinta di luar rumah.Pada kasus Emon, dia selalu punya waktu untuk membantu mengerjakan PR anak-anak calon korbannya.

4. Bahasa Cinta Hadiah

Kanjeng Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “saling memberikan hadiah-lah, maka akan timbul sayang diantara kamu semua”.

Hadiah yang dimaksud beda dengan reward/upah/imbalan. Hadiah adalah, semata-mata karena cinta yang tulus tanpa pernah berharap balasan. Misal, sepulang arisan sang ibu membawa sepoting roti yang tadi disuguhkan, itu lebih dari segalanya untuk anak-anak. Adapun reward/upah/imbalan. Itu semacam pemberian yang berharap sesuatu.

Lagi-lagi pelaku kejahatan seksual melakukanya dengan memberi hadah-hadiah keci yang gak mbebaji versi orang dewasa nanum ternyata hadiah tersebut sangat berharga oleh anak-anak, karena itulah cinta bersi anak-anak.

5. Bahasa Cinta Pelayanan

Mengungkapkan cinta dalam bentuk pelayanan. Ini lebih banyak dimiliki laki-laki sebagai prioritas bahasa cintanya. Sebagai ilustrasi para bapak biasanya lebih nyaman dan lebih mengutamakan membuktikan cintanya dengan pembuktian pelayanan. Kerja keras banting tulang, berupaya setia, tanpa sepatah kata pun bilang lelah, capek dan sebagainya.

Menurut Isa Anshori, jika Bunda Paud dan juga orang tua mengintensifkan penggunaan lima bahasa cinta tersebut, Insya Allah anak-anak akan betah bersama orang tua dan gurunya. Mereka tak akan mencari bahasa cinta di jalanan, seperti gambaran syair lagu Bongkar karya Sawung Jabo dan Iwan Fals. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Tips, update Ditag dengan:Bongkar, Bunda PAUD, Guru Yang Dirindukan, Kasih Sayang, Lima Bahasa Cinta

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Surabaya Petakan Venue Cabor Jelang Tuan Rumah Porprov 2027

11 Oktober 2026 By admin

Prof Inung : Jangan Asal Kuliah UIN, Santri Harus Kuasai Teknologi

11 Oktober 2026 By admin

Kajian Ahad Dhuha Forsikom: Sembilan Obat Malas

11 Oktober 2026 By admin

500 Undangan HUT ke-81 Jatim Ludes 31 Detik

10 Oktober 2026 By admin

TKD Tembus Rp 599,2 T Sampai September, Stimulus Daerah Diperkuat

10 Oktober 2026 By admin

Veda Pratama Ikut Kualifikasi Moto3 Mandalika

9 Oktober 2026 By admin

Cium Bau Gas LPG ? Jangan Nyalakan Sakelar, Ini Langkah Aman Mengatasinya

9 Oktober 2026 By admin

Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,4 Juta, Pelunasan Jemaah Jadi Rp 23 Juta

8 Oktober 2026 By admin

1.000 Guru TK, RA, dan TPQ Jatim Dapat Kacamata Gratis

8 Oktober 2026 By admin

Taisei Marukawa, Mimpi Garuda dari Tanah Sakura

8 Oktober 2026 By admin

Kick Off Hari Santri di Tuban, Disiapkan 14 Agenda Kegiatan

7 Oktober 2026 By admin

Hormati Putusan MK, Gibran Siap Follow Up Terkait Ijazah

7 Oktober 2026 By admin

Kemenag : Penghulu Bisa Jadi Agen Warga Daftar Perlinsos

7 Oktober 2026 By admin

Jawara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Adu Penalti

6 Oktober 2026 By admin

Herdman Ingin Hentikan Dominasi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

5 Oktober 2026 By admin

Pemerintah Siapkan Rp 31 T, Usia Diatas 17 Tahun Dapat Rekening Bank

5 Oktober 2026 By admin

Prabowo Resmikan 204 Satuan TNI dan 6 Kodam Baru

5 Oktober 2026 By admin

Logo HUT Ke-81 Jatim Tegaskan Arah Pembangunan Berkelanjutan

4 Oktober 2026 By admin

Kemkomdigi : Notifikasi Tak Cukup, Operator Harus Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

4 Oktober 2026 By admin

KCL Singhasari Siapkan Dua Magister Baru, Fokus Perkuat Keamanan Siber

3 Oktober 2026 By admin

Dekananto Eko Purwono Dipercaya Jadi Kapolda Jatim

3 Oktober 2026 By admin

“Batik Berlayar” Merawat Tradisi Menggairahkan Ekonomi

2 Oktober 2026 By admin

Gubernur Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November 2026

2 Oktober 2026 By admin

Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026

1 Oktober 2026 By admin

PBNU Umumkan 210 Pengurus Periode 2026-2031, Gus Kikin Tekankan Pemerataan Kader

1 Oktober 2026 By isa

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Pasokan BBM Malang Raya Ditambah 120 %, Warga Jangan Panic Buying
  • Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari Pasca Harga Pertamax Naik
  • PM2.5 Picu Kualitas Udara Surabaya Memburuk, Warga Diimbau Waspada
  • Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, IHSG Anjlok hingga 8 Persen
  • Prof Masdar Hilmy Resmi Pimpin UINSA

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.