• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Sering Gagal Membiasakan Pola Hidup Sehat?, Strategi Dosen FIKK Bisa Kalian Coba

29 April 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi rutinitas olahraga pagi. Foto: Ist.

Surabaya (Trigger.id) – Memiliki pola hidup sehat merupakan keinginan banyak orang. Namun, tidak semua orang bisa mewujudkannya. Ada yang hanya ingin alias belum mencoba, ada yang sudah berusaha membiasakan, tetapi gagal di tengah jalan alias kembali ke kebiasaan lama yang kurang sehat.

Kebiasaan kurang sehat ini maksudnya aktivitas atau rutinitas yang berisiko menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan. Misalnya banyak begadang, merokok, kurang istirahat, kurang olahraga, banyak makan junk food dan berlemak serta kebiasaan atau rutinitas yang kurang sehat lainnya.

Menurut dosen prodi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa, Roy Januardi Irawan, S.Or., M.Kes., kebiasaan tersebut jika dibiarkan dapat menimbulkan risiko penyakit yang serius. Banyak penyakit dengan kematian tertinggi di dunia disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat. Karena itu, kebiasaan yang sehat perlu dibangun dan dibiasakan mulai sekarang.

Membiasakan pola hidup sehat bisa dimulai dan dibiasakan kapan saja. Namun, pada umumnya banyak orang yang mulai mengubah kebiasaan ketika tahun baru dan dijadikan salah satu resolusi tahun baru. Menurutnya, kebiasaan hidup sehat ini juga bisa dibangun dan dibiasakan saat atau setelah lebaran.

“Namanya puasa itu kan menahan diri dari segala hal; ya makan, ya emosi dan sebagainya dalam beberapa jam. Karena itu, lebaran adalah masa transisi dari kebiasaan mengontrol diri ke rutinitas normal dan bagus buat mengubah kebiasaan,” ucapnya seperti dikutip Unesa.ac.id.

Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan agar bisa membangun kebiasaan baru selepas lebaran.

1. Niat dan tekad

Ingin saja kadang tidak cukup, juga diperlukan tekad yang kuat agar proses membangun kebiasaan baru bisa konsisten dan sesuai harapan. Tekad ini harus hadir dari kesadaran diri sendiri dan mindset akan penting dan mahalnya kesehatan. Ketika upaya digerakkan kesadaran plus tekad yang kuat, kebiasaan baru cepat terbentuk.

Guna memperkuat tekad tersebut dibutuhkan motivasi dari dalam dan dukungan dari luar. Kalau misalnya tanpa dukungan, motivasi internal diri sendiri bisa menjadi bahan bakar yang ampuh ketika kesadaran benar-benar menjadi penggeraknya.

2. Paksa dan konsisten

Memulai sesuatu yang baik kadang perlu dipaksakan di awal. Kalau misalnya ingin bangun kebiasaan rutin olahraga, badan harus dipaksa bangun dan bergerak melawan kehendak yang ingin berbaring, bermain game dan tidur terus-menerus. Bisa juga, ketika ada keinginan begadang, harus dilawan agar tetap di rumah dan mencari kesibukan yang bikin cepat ngantuk, bisa membaca buku atau yang lainnya.

Dia menambahkan, mengubah kebiasaan baru memang gampang, tetapi konsisten dengan kebiasaan baru itu sangatlah menantang. Karena itulah, konsisten ini wajib dilakukan. Caranya bisa masuk dalam circle pertemanan yang sama-sama memiliki tujuan yang sama tentang hidup sehat. Bisa juga dengan mengajak orang lain, saudara, teman, orang tua atau orang dekat untuk sama-sama memulai kebiasaan baru biar punya teman seperjuangan.

3. Bertahap dan punya target

Level perubahan setiap orang bisa beda-beda. Ada yang bisa mengubah kebiasaan buruk ke kebiasaan baik dalam seketika, ada juga yang butuh proses atau tahapan. Kalau ingin berhenti merokok, bisa bertahap dan ada target. Sebagai contoh, bagi yang ingin berhenti merokok, mungkin awalnya satu bungkus bisa habis sehari dikurangi menjadi hanya setengah bungkus saja sehari. Sebulan kemudian kurang lagi menjadi tiga batang sehari. Sebulan kemudian juga bisa hanya satu batang sehari sampai benar-benar bisa move on sepenuhnya dari merokok.

Ingat, lingkungan juga perlu diperhatikan. Jika berkumpul dengan orang yang asap rokoknya banter, kita pun bisa tergiur lagi ingin kembali merokok. Lingkungan ini bisa diatur dan diperkuat. Lebih bagus lagi kalau dalam circle pertemanan bisa sama-sama berhenti merokok. Hal yang sama pun berlaku ketika ingin membiasakan diri berolahraga, bisa dimulai dengan jalan-jalan pagi, lalu joging, biasanya sekali seminggu, bisa tambah dua-tiga kali seminggu.

4. Mulai dari yang disukai

Jika ingin membangun kebiasaan olahraga, sebaiknya mulailah dengan melakukan olahraga yang disukai terlebih dahulu. Misalnya, tertarik pegang raket dan smash kok seperti The Daddies atau Taufik Hidayat bisa memulainya dengan bermain badminton. Jika sering menyaksikan teknik menggiring bola di atas lapangan seperti Messi atau CR7 bisa mulai berolahraga dengan sepak bola atau futsal. Intinya, mulailah dari yang disukai.

Untuk memberhentikan kebiasaan merokok, bisa juga fokus dengan apa yang disukai sehingga keinginan merokok terdistraksi. Sebaiknya, keinginan merokok ini bisa dialihkan ke hobi berolahraga. “Kalau kita lari misalnya, dampak merokok terasa betul di dada, ngos-ngosan. Karena kita ingin menang bermain bola dan ada keinginan untuk berlari kencang secara tidak langsung ada dorongan untuk berhenti merokok,” bebernya.

5. Gunakan strategi

Membangun kebiasaan baru memang perlu strategi untuk mengantisipasi atau meminimalisir kembalinya kita ke kebiasaan lama. Artinya strategi ini membantu dalam membangun kebiasaan baru yang lebih sehat. Misalnya sewaktu-waktu ada gejala mulut ingin merokok bisa ngemut permen. Misalnya ada gejala ingin rebahan seharian, bisa langsung mendengarkan lagu atau kata-kata motivasi tentang olahraga. Penting juga untuk tidak kembali ke belakang. Awalnya memang berat, lama kelamaan pasti enteng dan enak. (adi/ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Kesehatan, Tips, update Ditag dengan:Dosen FIKK, FIKK Unesa, hidup sehat, Junk Food, olahraga

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

City Raih Gelar Piala FA Usai Tundukkan Chelsea FC

17 Mei 2026 By admin

Kementerian Haji dan Umrah Indonesia Matangkan Persiapan Armuzna

17 Mei 2026 By admin

TMII Bergemuruh Saat 1.500 Penari Ondel-Ondel Menjaga Napas Budaya Betawi

17 Mei 2026 By admin

Xabi Alonso Resmi Latih Chelsea FC, Siap Bangun Era Baru di Stamford Bridge

17 Mei 2026 By admin

Gelombang Pertama Tuntas, Madinah Telah Kosong dari Jemaah Haji Indonesia

16 Mei 2026 By admin

Jaga Stamina Jelang Armuzna, Jemaah Haji Diminta Kurangi Aktivitas Berat

16 Mei 2026 By admin

Sanksi Berat untuk Persipura, Denda Ratusan Juta hingga Larangan Penonton Semusim

16 Mei 2026 By admin

Jalur Khusus di Terminal Ajyad, Ikhtiar PPIH Hadirkan Haji Ramah Lansia

16 Mei 2026 By admin

Aston Villa Pastikan Tiket Liga Champions Setelah Tundukkan Liverpool 4-2

16 Mei 2026 By admin

Mahasiswa ITS Ciptakan ITSafe, Wujudkan Kampus Aman dan Inklusif

15 Mei 2026 By zam

Akhiri Kutukan di Padang, Persebaya Menang Telak 7-0 atas Semen Padang

15 Mei 2026 By admin

Tavares Wanti-wanti Persebaya Tak Remehkan Semen Padang

15 Mei 2026 By admin

CBF Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030, Brasil Siapkan Era Baru Sepak Bola

15 Mei 2026 By admin

Kapolda Metro Naik Bintang Tiga, Simbol Penguatan Jakarta sebagai Pusat Stabilitas Nasional

15 Mei 2026 By admin

MA Perkuat Vonis Kasus Pemerasan PPDS Undip, Momentum Pembenahan Pendidikan Dokter

15 Mei 2026 By admin

Mobilitas Libur Panjang Meningkat, Arus Kendaraan Menuju Timur Trans Jawa Naik 42%

15 Mei 2026 By zam

Manchester United Siap Permanenkan Michael Carrick sebagai Pelatih Utama

14 Mei 2026 By admin

Di Usia 103 Tahun, Mbah Mardi Tetap Teguh Menjawab Panggilan Allah Ke Tanah Suci

14 Mei 2026 By admin

Sabet Juara Coppa Italia, Inter Milan Sempurnakan Gelar Ganda Domestik

14 Mei 2026 By admin

Kebugaran di Usia Paruh Baya Bisa Jadi Penentu Panjang Umur

14 Mei 2026 By admin

Waspada Hantavirus, Dosen FKK ITS Ajak Kenali Ancaman dan Gejalanya

13 Mei 2026 By zam

“Date Cancelled”, Ketika Hal Sepele Jadi Penentu Hubungan di Era Media Sosial

13 Mei 2026 By admin

Kemenhaj Percepat Transformasi Digital Haji 2026, Layanan Jemaah Kini Dipantau Real-Time

13 Mei 2026 By admin

Dari Dapur Digital ke Meja Jemaah: Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji Indonesia

13 Mei 2026 By admin

Gagal Raih Gelar Juara, Rizky Ridho Minta Maaf kepada The Jakmania

13 Mei 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Saat Olahraga, Mana Lebih Berbahaya: Serangan Jantung atau Jantung Berhenti Mendadak?
  • 400 Laporan Masuk Setiap Hari, Hotline “Lapor Cak Eri” Andalkan Layanan Cepat
  • Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Perkuat Layanan Konsumsi untuk Jemaah di Armuzna
  • Perjuangan Selena Gomez Melawan Lupus yang Mengubah Cara Dunia Melihat Produk Kecantikan
  • Tragedi di Islamic Center San Diego: Lima Tewas, KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.