• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Prof Rita: Daun Kelor Dapat Perbaiki Gizi Balita Stunting

3 Oktober 2023 by wah Tinggalkan Komentar

Ilustrasi daun kelor. Foto: Ist.

Surabaya (Trigger.id) – Dengan beragam kandungan dan manfaatnya, daun kelor selama ini telah banyak digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional dan sayur-sayuran.

Di tangan Prof. Dr. Rita Ismawati, S.Pd., M.Kes., guru besar pengembangan produk pangan fungsional Universitas Negeri Surabaya (Unesa), daun kelor bisa menjadi berbagai macam olahan produk pangan fungsional.

Prof Rita melakukan serangkaian penelitian panjang (grand research) tentang daun kelor, mulai dari sisi kandungan hingga olahannya. Daun kelor bisa diolah sebagai produk pangan seperti biskuit atau crackers, yogurt hingga jelly drink. Selain rasanya yang tidak kalah dari bahan lain, kandungannya ternyata bisa meningkatkan status gizi bagi balita stunting.

“Kami sudah riset dan produk berbahan daun kelor seperti biskuit dan yogurt dalam tiga bulan pemberian bisa meningkatkan status gizi dan respons imun balita yang kurang gizi,” ucapnya dalam pidato ilmiah berjudul “Pengembangan Bahan Pangan Lokal Daun Kelor sebagai Pangan Fungsional” di Unesa, pada 27 September 2023 lalu.

Selain riset, pihaknya juga berhasil memproduksi cracker dan yogurt dari daun kelor. Dua produk dengan brand KECE itu masing-masing diberi nama Moringa Crackers dan Moringa Yogurt. Produk tersebut sudah mendapat Nomor Induk Berusaha (NIB), SPP-IRT, sertifikat halal serta sertifikat paten dengan status granted.

Ditambahkan Prof Rita, selain produk di atas, pihaknya juga berhasil mengolah daun kelor menjadi bahan pangan lainnya mulai dari rempeyek, kerupuk, kuping gajah, keciput, pantula, stick, lapis legit, hingga mie daun kelor.

Dia menekankan, penggunaan daun kelor sebagai bahan dasar dari berbagai produk pangan yang berhasil dibuat didasarkan pada kandungan dan manfaatnya yang sangat tinggi bagi kesehatan.

Tumbuhan yang dijuluki sebagai ‘pohon keajaiban’ ini memiliki protein yang mengandung asam amino esensial yang seimbang, sehingga sangat baik dikonsumsi anak-anak yang pencernaannya belum sempurna guna memenuhi kebutuhan protein mereka.

Mengonsumsi daun tumbuhan bernama latin ‘moringa oleifera’ ini akan memberikan keseimbangan nutrisi tubuh sehingga dapat meningkatkan energi dan ketahanan tubuh. Pun bisa mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan kekurangan vitamin dan mineral seperti gangguan penglihatan, penumpukan lemak pada liver dan dermatitis.

Di samping itu juga bisa mengatasi kulit kering dan pecah-pecah, beri-beri, pendarahan gusi, osteoporosis, rambut pecah-pecah hingga gangguan pertumbuhan pada anak. Tidak heran, WHO sampai menganjurkan daun kelor untuk dikonsumsi anak dan bayi pada masa pertumbuhan.

“Yang menarik, kandungan vitamin A pada daun kelor 4 kali dari wortel. Padahal, selama ini kita menganggap wortel banyak vitamin A-nya. Kandungan potasium daun kelor 3 kali dari pisang. Zat besinya 25 kali dari bayam. Vitamin C daun kelor juga tinggi, 7 kali dari jeruk. Begitupun dengan calciumnya, 4 kali dari susu,” paparnya.

Secara rinci, beberapa manfaat utama daun kelor yaitu; 1) meningkatkan ketahanan alamiah tubuah, 2) menyegarkan mata dan otak, 3) meningkatkan metabolisme tubuh, 4) meningkatkan struktur sel tubuh, 5) meningkatkan serum kolesterol alamiah, 6) mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit.

Berikutnya, 7) meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal, 8) meningkatkan energi, 9) memudahkan pencernaan, 10) bersifat antiperadangan dan memelihara sistem imunitas tubuh. Di luar itu, banyak manfaat lainnya.

Sebagai informasi, Prof. Dr. Rita Ismawati, S.Pd., M.Kes., dikukuhkan sebagai guru besar pengembangan produk pangan fungsional bersamaan dengan suaminya, Prof. Dr. Muhaji, S.T., M.T sebagai guru besar teknologi pembakaran dan bahan bakar UNESA pada 27 September 2023.

Perempuan kelahiran Lamongan itu meraih sarjana S1 pada prodi Pendidikan Tata Boga IKIP Surabaya (Unesa). Lalu, S-2 Gizi Kesehatan Masyarakat di Unair dan S-3 ilmu Kedokteran dengan minat Gizi Masyarakat juga di Unair.

Dalam perjalanan karirnya, Prof Rita berhasil menggabungkan ilmu boga dan ilmu gizi untuk mengembangkan pangan lokal menjadi produk fungsional. Dia pernah mendapatkan beasiswa “Sandwich-like” di University of Queensland saat menempuh S-3, juga berkesempatan mengikuti short term training on lesson study (STOLS) di Jepang. (kai/ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Balita Stunting, daun kelor, Perbaiki Gizi Balita Stunting, Prof Rita

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan
  • Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran
  • MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam
  • Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu
  • Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Program MBG Turun Tajam

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.