
Surabaya (Trigger.id) – Pemerintah Kota Surabaya memastikan seluruh fasilitas kesehatan dalam kondisi siap siaga menghadapi potensi peningkatan kasus penyakit infeksi saluran pernapasan, termasuk Influenza A.
Warga diminta tetap waspada, namun tidak perlu panik karena sebagian besar gejala Influenza A menyerupai flu biasa dan dapat ditangani melalui perawatan standar.
Kadis Kesehatan Kota Surabaya, dr Billy Messakh SpB mengatakan influenza A ini gejalanya menyerupai flu biasa dan fatality rendah namun tidak menyebabkan kematian.
Sebagian besar pasien dengan gejala ringan dapat memperoleh penanganan melalui terapi suportif dan perawatan biasa. “Tidak perlu langsung menganggap setiap gejala flu sebagai kondisi yang membutuhkan perawatan di rumah sakit,” pesan dr Billy, Kamis (24/9).
Data Dinkes Surabaya ada peningkatan kasus ISPA dan flu sekitar 10–15 persen jika dibandingkan periode Januari–Agustus dengan September. Namun, peningkatan ini masih dinilai berada dalam batas yang dapat ditangani oleh fasilitas kesehatan dan belum menunjukkan kebutuhan perawatan intensif dalam skala besar seperti yang terjadi pada masa pandemi COVID-19.
Billy mengatakan, sebagian besar pasien dengan gejala ringan dapat memperoleh penanganan melalui terapi suportif dan perawatan biasa. Influenza merupakan infeksi saluran pernapasan yang dapat menimbulkan sejumlah gejala seperti batuk, bersin, demam, tubuh terasa lemas, serta keluhan menyerupai flu pada umumnya.
Tingkat keparahan gejala dapat berbeda pada setiap orang.Warga dianjurkan beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan serta nutrisi ketika mengalami keluhan ringan. Apabila gejala tidak membaik atau justru semakin berat, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan diperlukan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Dinkes Surabaya mengimbau warga yang mengalami gejala ISPA, antara lain batuk, bersin, demam, dan lemas, agar tidak mengabaikan. Selain mengandalkan kesiapan fasilitas kesehatan, pencegahan penularan juga membutuhkan peran seluruh warga.
Penggunaan masker juga dapat menjadi langkah pencegahan tambahan, terutama ketika berada di tempat ramai dan tertutup. Masker juga dianjurkan bagi orang yang sedang mengalami gejala sakit untuk membantu mengurangi risiko penularan kepada orang lain.
“Jaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan mengonsumsi asupan vitamin seperti vitamin C. Juga dapat mempertimbangkan vaksinasi influenza di fasilitas kesehatan terdekat sebagai salah satu upaya perlindungan terhadap influenza,” pungkasnya. (wah)



Tinggalkan Balasan