
Situbondo (Trigger.id) — Arus mudik Lebaran di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur mulai terbantu dengan dibukanya jalur fungsional Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi). Pengelola jalan tol, PT Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi, membuka ruas sementara dari Gerbang Tol Gending di Probolinggo hingga Gerbang Tol Situbondo Barat sepanjang sekitar 50 kilometer.
Jalur fungsional tersebut mulai dapat digunakan pemudik pada 14 hingga 29 Maret 2026 sebagai alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur nasional pantura Probolinggo–Situbondo yang biasanya meningkat drastis menjelang Lebaran.
Direktur Utama PT Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi, Iwan Pranoto, mengatakan pengoperasian sementara ruas tol ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat saat periode mudik dan arus balik.
“Ruas ini kami operasikan secara fungsional agar dapat membantu mengurai kepadatan di jalur nasional Probolinggo–Situbondo. Namun pengguna tetap diminta berhati-hati karena operasionalnya masih terbatas,” ujarnya.
Selama masa operasional fungsional, pengelola memberlakukan sejumlah pembatasan. Kecepatan kendaraan maksimal 60 kilometer per jam dan hanya kendaraan golongan I seperti mobil pribadi yang diperbolehkan melintas.
Pengguna jalan juga diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum memasuki ruas tol, mengingat sejumlah fasilitas pendukung masih dalam tahap penyempurnaan.
Dari sisi pengamanan, aparat kepolisian turut melakukan pengawasan di sepanjang jalur tol tersebut. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Situbondo, AKP Rudi Santoso, mengatakan personel ditempatkan di beberapa titik untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan pemudik.
“Kami mengimbau pengendara mematuhi rambu sementara, menjaga jarak aman, serta tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan yang ditentukan,” katanya.
Pembukaan jalur tol ini disambut positif para pemudik. Ahmad Fauzi, pemudik asal Surabaya yang hendak menuju Banyuwangi, mengaku perjalanan menjadi lebih cepat dibandingkan melalui jalur pantura biasa.
“Biasanya lewat jalur bawah cukup padat, apalagi saat musim mudik. Dengan adanya tol fungsional ini perjalanan terasa lebih lancar,” ujarnya.
Meski demikian, pengelola tol mengingatkan bahwa fasilitas rest area di ruas fungsional masih terbatas, sehingga pemudik disarankan menyiapkan kebutuhan perjalanan sebelum memasuki tol.
Dengan beroperasinya jalur ini, diharapkan arus kendaraan menuju kawasan timur Jawa Timur hingga Banyuwangi dapat lebih terurai, sehingga perjalanan mudik Lebaran tahun ini menjadi lebih nyaman dan aman. (wah)



Tinggalkan Balasan