
Washington (Trigger.id) – Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, dilaporkan melontarkan teguran keras kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam percakapan telepon terbaru. Teguran itu dipicu ketidakpuasan Vance terhadap klaim Israel mengenai kemudahan menggulingkan pemerintahan Iran.
Mengutip laporan Axios, seorang pejabat AS menyebut Netanyahu sebelumnya terlalu optimistis dan menyampaikan gambaran yang dianggap tidak realistis terkait peluang perubahan rezim di Iran. Vance menilai pernyataan tersebut berlebihan dan tidak mencerminkan situasi sebenarnya.
Setelah percakapan itu, muncul klaim bahwa pihak Israel berupaya memengaruhi persepsi publik terhadap Vance, terutama terkait perannya dalam upaya diplomasi dengan Iran. Vance diketahui menjadi salah satu tokoh utama dalam pembicaraan gencatan senjata bersama utusan AS lainnya.
Seorang pejabat AS bahkan menuding adanya upaya untuk membentuk opini bahwa Iran lebih memilih bernegosiasi dengan Vance. Di sisi lain, pejabat senior AS menyebut Vance sebagai figur kunci yang berpotensi menghasilkan kesepakatan jika dialog dengan Iran benar-benar terjadi.
Ketegangan ini juga diperkuat laporan media Israel yang menyebut Vance sempat menyampaikan kritik keras terkait meningkatnya kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Sementara itu, laporan The New York Times mengungkap bahwa rencana serangan AS-Israel ke Iran turut didorong oleh janji intelijen Israel. Lembaga tersebut diyakini mampu memicu pemberontakan internal yang berujung pada runtuhnya pemerintahan Iran.
Kepala Mossad, David Barnea, dilaporkan telah mengajukan skenario tersebut kepada Netanyahu. Rencana itu mencakup upaya menggerakkan oposisi Iran melalui operasi intelijen untuk menciptakan gelombang perlawanan massal.
Namun, harapan tersebut kembali tidak terwujud, sebagaimana kegagalan upaya serupa pada gelombang protes sebelumnya. Situasi ini memperlihatkan perbedaan pandangan yang semakin tajam antara Washington dan Tel Aviv dalam menyikapi konflik dengan Iran. (ian)



Tinggalkan Balasan