• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ujian SIM, Harusnya Dipermudah atau Standar Sesuai Kondisi Lapangan

16 Agustus 2022 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi ujian praktik mengemudi motor

Surabaya (Trigger.id) – Selama ini banyak anggapan ujian praktik mengemudi untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) sangat sulit dan bikin stres. Banyak diantara mereka merasa kapok dan tak mau ikut ujian. Lha terus SIM-nya dari mana?.

Redaksi Trigger.id tidak membahas tentang orang atau pihak-pihak tertentu yang bisa mendapatkan SIM dengan cara-cara ilegal. Namun Trigger.id menyoroti banyaknya keluhan masyarakat yang merasa mengurus SIM itu susah dan bikin stres. Apa benar ya?.

Trigger.id merangkum dari berbagai sumber yang bisa menjadi referensi bagaimana caranya agar tidak sering gagal dalam pengurusan SIM, terutama pada saat praktik mengemudi.

Mengamati proses ujian praktik pembuatan SIM C untuk kendaraan roda dua di beberapa Satpas pengurusan SIM, nampak bahwa banyak sekali peserta yang gagal. Mereka memang diberikan dua kali kesempatan mencoba rintangan dalam satu sesi ujian. Namun itupun tidak cukup.

Para peserta berguguran. Dari puluhan orang yang mengikuti satu sesi yang lolos bisa dihitung dengan jari. Sebagian besar sudah tumbang di rintangan pertama.

Uniknya, sebagian di antara mereka, sudah menjalani beberapa tes atau ujian praktik. Seorang laki-laki yang redaksi temui mengaku sudah sepuluh kali mencoba.

Sementara peserta lain bernama Lucia asal Mojokerto mengaku perlu enam kali melakukan ujian praktik sampai akhirnya berhasil lolos dan lulus.

Enam kali berarti menghabiskan waktu enam minggu. Sebab ketika gagal, peserta ujian SIM diberi kesempatan mencoba kembali di pekan berikutnya. Maka dari itu, selain skill yang mumpuni, ujian SIM perlu kesabaran tinggi.

Di Satpas Kolombo milik Polrestabes Surabaya redaksi Trigger.id menjumpai Andi yang baru saja selesai ikut ujian praktik mengemudi dan langsung dinyatakan lulus.

Menurut Andi, kuncinya harus ekstra sabar, rileks. “Skill aja ga cukup mas, harus sabar memang dan jangan gugup,” kata Andi singkat.

Sementara pengalaman Joko lain lagi. Sehari sebelum menempuh ujian praktik mengemudi, ia browsing di Youtube untuk mencari tahu bagaimana cara-cara jitu agar lolos ujian praktik. Dan kalau perlu bisa datang ke lokasi ujian praktik sore hari untuk latihan dan merasakan langsung kondisi di lapangan,

“Jadi dari kepolisian terutama di Satpas itu kan ada lapangan praktik ya. Masyarakat kan boleh memakai itu. Itu kan fasilitas milik negara, kapan saja bisa dipakai kalau sedang tidak digunakan untuk ujian” terang petugas yang kami temui.

Selama ini peserta ujian sering gagal karena kurang atau tidak pernah latihan. Tes SIM, membutuhkan keteguhan mental dan pengalaman. Kalau sudah grogi di hadapan para penguji, potensi gagal pun tinggi.

Tentang anggapan ujian yang susah, petugas selalu cari-cari alasan agar peserta gugur dan sebagainya, petugas yang kami temui bilang, bahwa ujian praktik ini sudah diteliti dan relevan dengan kondisi lapangan. Bahkan menurutnya, realita di lapangan kadang menuntut pengendara berhadapan dengan situasi yang lebih sulit ketimbang ujian SIM.

“Di jalan tidak mungkin hanya ada satu kendaraan, mungkin saja ada yang berhenti mendadak di depan jadi perlu zig-zag. Itu ambil keputusan mau kanan dan kiri harus bereaksi cepat. Dan itu harus diuji kemampuannya,” terangnya.

Redaksi Trigger,id beberapa kali menemui beberapa pelatih atau instruktur mengemudi. Mereka yakin bahwa tingginya angka kegagalan saat ujian praktik disebabkan dasar pengetahuan tentang berkendara yang minim.

Secara teknis, banyak pengendara motor di Indonesia yang hanya memahami persoalan menjalankan kendaraan di jalan. Namun tidak mengetahui teori-teori dan fungsi bagian kendaraan yang digunakan seperti lain sain, lampu rem dan sebagainya. Belum lagi rambu-rambu lalu lintas, misal traffic light , rambu larangan mendahului dan seterusnya. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, Tips Ditag dengan:safety riding, Satpas Kolombo, Satpas Pengurusan SIM, Ujian Praktik SIM

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe

18 Juli 2026 By admin

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Rihlah Yanmu Sowan ke Bahrul Ulum Jombang, Wakafkan Dua Ambulans dan Seribu Al-Quran
  • UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan
  • Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran
  • MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam
  • Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.