• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Cetak Sejarah, Beyoncé Akhirnya Menangkan Grammy Album of the Year

4 Februari 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Beyoncé di Grammy Awards ke-67. Foto: CNN

Pada Minggu malam, dunia menyaksikan momen bersejarah ketika Beyoncé akhirnya memenangkan Grammy untuk kategori Album of the Year di ajang Grammy Awards 2025. Album terbarunya, “Act II: Cowboy Carter”, berhasil membawa pulang penghargaan paling bergengsi dalam industri musik tersebut.

Kemenangan ini tidak hanya disambut dengan sorak sorai dari para penonton dan penggemar di seluruh dunia, tetapi juga membawa rasa vindication bagi Queen Bey. Lady Gaga dan Billie Eilish terlihat menitikkan air mata, sementara di tempat lain, mungkin Adele juga merasakan keharuan yang sama.

Kemenangan yang Telah Lama Dinanti

Kembali ke tahun 2017, pada ajang Grammy Awards ke-59, album “Lemonade” milik Beyoncé kalah dari album “25” milik Adele untuk kategori Album of the Year. Dalam pidato kemenangannya, Adele bahkan mengungkapkan bahwa bagi dirinya, “Lemonade” lebih layak untuk menang.

Peristiwa ini memicu perdebatan panjang mengenai kemungkinan bias rasial dalam Recording Academy. Sebelum Minggu malam lalu, hanya tiga perempuan kulit hitam yang pernah memenangkan kategori ini: Natalie Cole (1992), Whitney Houston (1994), dan Lauryn Hill (1999). Beyoncé akhirnya menjadi wanita kulit hitam keempat yang memenangkan penghargaan ini, setelah lima kali dinominasikan.

Tahun lalu, suami Beyoncé, Jay-Z, juga mengkritik Recording Academy atas ketidakadilan yang terjadi. Saat menerima Dr. Dre Global Impact Award, ia menyampaikan, “Dia adalah pemegang Grammy terbanyak sepanjang sejarah, tetapi belum pernah memenangkan Album of the Year. Bahkan menurut metrik mereka sendiri, ini tidak masuk akal.”

Pada Grammy Awards 2023, Beyoncé memang berhasil menjadi artis dengan penghargaan Grammy terbanyak dalam sejarah setelah memenangkan Best Dance/Electronic Album untuk album “Renaissance”. Namun, kemenangan untuk Album of the Year baru datang di tahun 2025 ini.

Debat Genre dan Kontroversi di Industri Musik Country

Kemenangan “Act II: Cowboy Carter” sempat dipandang sebagai kejutan karena album ini banyak mengusung unsur musik country, folk, R&B, dan gospel. Namun, album ini tidak sepenuhnya diterima oleh komunitas musik country. Saat CMA Awards 2024 berlangsung, Beyoncé tidak mendapatkan satu pun nominasi.

Penyanyi country Luke Bryan sempat mengomentari fenomena ini, mengatakan bahwa komunitas musik country sebenarnya mendukung karya Beyoncé, tetapi menginginkan lebih banyak interaksi dari sang diva dengan dunia musik country.

“Semua orang senang bahwa Beyoncé membuat album country. Tidak ada yang marah tentang itu. Tapi kalau ingin benar-benar masuk ke dunia country, ayo ikut terlibat, datang ke acara penghargaan, bergabung dalam keluarga besar kami,” kata Luke Bryan dalam wawancaranya di “Andy Cohen Live”.

Namun, Beyoncé sendiri telah lama mengungkapkan bahwa dirinya tidak selalu merasa diterima dalam genre ini. Setelah merilis “Cowboy Carter”, ia mengunggah pernyataan di media sosial tentang kritik yang ia hadapi ketika pertama kali mencoba memasuki musik country, terutama setelah penampilannya bersama Dixie Chicks di CMA Awards 2016.

“Kritik yang saya hadapi ketika pertama kali masuk ke genre ini memaksa saya untuk melampaui batasan yang diberikan kepada saya,” tulis Beyoncé dalam unggahannya. “Act II adalah hasil dari tantangan yang saya hadapi dan keinginan saya untuk membaurkan berbagai genre menjadi satu karya.”

Minggu malam, ia juga memenangkan Best Country Album di Grammy 2025, yang semakin memperkuat posisinya di industri musik country.

Dedikasi untuk Linda Martell dan Pengumuman Tur Baru

Dalam pidato kemenangannya, Beyoncé mendedikasikan penghargaan ini untuk Linda Martell, penyanyi country kulit hitam pertama yang sukses secara komersial. Album “Cowboy Carter” bahkan memiliki interlude “The Linda Martell Show”, yang merupakan bentuk penghormatan kepada musisi senior berusia 83 tahun tersebut.

Setelah Grammy, Beyoncé mengumumkan tur terbarunya, Cowboy Carter Rodeo Chitlin Circuit Tour, dengan kota-kota yang dikunjungi termasuk Los Angeles, Chicago, London, New York, Paris, Houston, Atlanta, Washington D.C., dan Las Vegas.

Dengan kemenangan ini, Beyoncé sekali lagi membuktikan dirinya sebagai ikon musik terbesar di dunia, tidak hanya dengan jumlah Grammy yang ia raih, tetapi juga dengan keberaniannya menembus batasan genre dan memperjuangkan inklusivitas dalam industri musik. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, seni budaya, update Ditag dengan:Album of The Year, Beyonce, Grammy Award, Sejarah Musik

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Hat-trick Gonzalo Garcia Bawa Madrid Hajar Betis 5-1

5 Januari 2026 By zam

AS Lancarkan Serangan ke Venezuela, Picu Kecaman Internasional

4 Januari 2026 By admin

BYD Salip Tesla dalam Penjualan Global EV 2025

4 Januari 2026 By admin

Harbin International Ice Sculpture Competition: Panggung Es Kelas Dunia dari Tiongkok

4 Januari 2026 By admin

Khamenei: Protes Pedagang Wajar, Jangan Ditunggangi Musuh

4 Januari 2026 By admin

Waspada “Super Flu”

3 Januari 2026 By admin

Gol Leao Bawa Milan Puncaki Klasemen

3 Januari 2026 By admin

Mamdani Cabut Kebijakan Pro-Israel di Hari Pertama

3 Januari 2026 By admin

Kebakaran Bar di Swiss Saat Tahun Baru, Puluhan Tewas

3 Januari 2026 By admin

DPR Minta Kemenkes Bergerak Cepat Hadapi Superflu

2 Januari 2026 By admin

Mbappe Cedera Lutut, Terancam Absen Tiga Pekan

2 Januari 2026 By admin

Zelensky: Perdamaian Ukraina–Rusia Tinggal Selangkah Lagi

2 Januari 2026 By admin

Semeru Erupsi Empat Kali, Kolom Abu Capai 900 Meter

2 Januari 2026 By admin

Chelsea Resmi Pecat Enzo Maresca Awal 2026

2 Januari 2026 By admin

Libur Nataru, Wisata Kayutangan Malang Diserbu Pengunjung

1 Januari 2026 By admin

Prabowo: Pemerintah Masih Mampu Tangani Bencana Sumatra

1 Januari 2026 By admin

Dewan Gereja Dunia Dorong UE Jatuhkan Sanksi ke Israel

1 Januari 2026 By admin

13 Asosiasi Ajukan Tiga Solusi Selamatkan Haji Khusus 2026

1 Januari 2026 By admin

Amorim Optimistis MU Segera Bangkit

1 Januari 2026 By admin

BTS Dijadwalkan Comeback Maret 2026, Album Penuh dan Tur Dunia Disiapkan

1 Januari 2026 By admin

Modric Ungkap Sisi Keras Mourinho di Madrid

1 Januari 2026 By admin

Arsenal Dihantui Kutukan Awal Tahun

1 Januari 2026 By admin

Kazakhstan Sahkan UU Pembatasan Konten LGBT

1 Januari 2026 By admin

Ronaldo Dekati 1.000 Gol, Kapan Tercapai?

1 Januari 2026 By admin

Arsenal Hajar Villa 4-1, Kokoh di Puncak

31 Desember 2025 By isa

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Pemkot Surabaya Evaluasi Saluran Usai SDN Ujung V Tergenang
  • Mbappe Dipastikan Absen di Piala Super Spanyol
  • MUI Soroti Pasal KUHP soal Nikah Siri
  • Persija Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib
  • Vaksin Heksavalen, Antara Inovasi dan Disinformasi

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.