• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kemenkes: Indonesia Perlu Regulasi Eliminasi PHO pada Produk Pangan

20 November 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Direktur pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Foto: ANTARA

Jakarta (Trigger.id) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan bahwa Indonesia memerlukan regulasi yang mengatur tentang eliminasi minyak terhidrogenasi sebagian (Partially Hydrogenated Oil/PHO) pada produk pangan, karena dapat membahayakan kesehatan.

“Yang pasti yang kita perlu eliminasi yang PHO. Karena itu jelas membuat lemak trans,” kata Direktur pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi usai menghadiri pertemuan dengan YLKI di Jakarta, Selasa (19/11).

PHO yang diproduksi secara industri, dianggap sebagai sumber utama asam lemak trans (Trans-Fatty Acid/TFA) yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi asam lemak trans dalam jumlah besar dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung dan kematian akibat penyakit jantung koroner. WHO merekomendasikan kadar lemak trans dalam pangan kurang dari 2 gram per 100 gram total lemak.

WHO telah mendorong Indonesia untuk menetapkan kebijakan terkait eliminasi lemak trans industrial dengan dua pilihan. Pertama, membatasi kadar lemak trans hingga 2 persen dari total kandungan lemak di semua makanan. Kedua, melarang PHO, termasuk pelarangan produksi, impor, penjualan, dan penggunaan PHO pada semua makanan.

“Lemak trans sendiri yang disebut eliminasi itu artinya marginnya masih boleh dua persen untuk nabati. Eliminasi bukannya nol, tapi kita minimumkan dua persen yang tidak berdampak terhadap kesehatan kita. Tapi kalau yang parsial itu tidak boleh sama sekali,” jelas Nadia.

Merespon rekomendasi dari WHO, Nadia mengatakan Pemerintah Indonesia akan bertahap mengeluarkan kebijakan terkait eliminasi lemak trans. Yang pasti, kata dia, impor PHO harus dilarang terlebih dahulu dan hal ini merupakan ranah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menurut Nadia, tantangan terbesar dalam pengendalian lemak trans yaitu terletak pada UMKM yang memproduksi produk pangan. Oleh sebab itu diperlukan kerja sama lintas-kementerian/lembaga untuk melahirkan regulasi pengendalian lemak trans agar nantinya tidak melemahkan UMKM Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM Dwiana Andayani mengatakan pihaknya sangat mendukung apabila ada pelarangan produksi, penggunaan, penjualan, dan impor PHO pada semua jenis pangan.

Ia menyebutkan BPOM juga telah memiliki beberapa regulasi terkait, seperti ketentuan pencantuman informasi nilai gizi pada produk pangan olahan. Namun ia mengakuo pengaturan ini masih bersifat minimalis. Oleh sebab itu BPOM bekerja sama dengan WHO dan menerima banyak masukan dari organisasi dunia tersebut.

“Jadi nanti kebijakan terkait lemak trans ini akan di-review terkait pembatasan kandungan asam lemak, mungkin nanti akan diturunkan, khususnya untuk jenis-jenis pangan tertentu. Jadi nanti akan dilakukan kajian untuk menetapkan besarnya berapa dan jenis pangannya,” kata dia. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Eliminasi, Kemenkes, PHO, produk pangan, Regulasi

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Arab Saudi Gaspol Revolusi Layanan Haji dan Umrah

31 Agustus 2026 By admin

Miftahul Akhyar Kembali Dipercaya Jadi Rais Am PBNU 2026-2031

31 Agustus 2026 By admin

Calhanoglu Jadi Pahlawan, Inter Milan Kuasai Puncak Serie A Usai Bungkam Cagliari

31 Agustus 2026 By admin

Pemilihan Ketum PBNU Diserahkan 9 Anggota AHWA

30 Agustus 2026 By admin

KomdigiTerbitkan SE, Opsel Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

30 Agustus 2026 By admin

Inovasi Ampas Kopi Jadi Obat Kumur Lansia

30 Agustus 2026 By admin

Mulai 31 Agustus, 96 Angkot Gratis Antar Pelajar Kota Malang

29 Agustus 2026 By admin

Malam Ini Pemilihan Rais Aam dan Ketua PBNU

29 Agustus 2026 By admin

NU: Antara Kharisma Ulama, Konstitusi, dan Kekuasaan

29 Agustus 2026 By admin

BAZNAS Siapkan 15.000 Paket Konsumsi dan Beasiswa Santri di Muktamar

28 Agustus 2026 By admin

Festival Kampung Klasik : Merawat Tradisi Merajut Kebersamaan

28 Agustus 2026 By admin

Prabowo : NU Penjaga Stabilitas Bangsa

28 Agustus 2026 By admin

Pemkab Kediri Serahkan Lahan 5,9 Ha untuk Hotel Haji

28 Agustus 2026 By admin

Presiden dan Wapres Hadiri Pembukaan Muktamar NU

27 Agustus 2026 By admin

ITS Didorong Perkuat Inovasi Teknologi Kedaulatan Pangan

27 Agustus 2026 By admin

Jonatan Christie, Tunggal Putra Nomor Satu Dunia

27 Agustus 2026 By admin

DPT Muktamar NU Tuntas, 557 Pemilik Suara Dipastikan Sah

26 Agustus 2026 By admin

Muktamar NU Perkuat Tata Kelola Digital dengan Kartu Cip dan 100 CCTV

26 Agustus 2026 By admin

Beban Kesehatan Tembus Rp120 Triliun, PFI Serukan Penanganan Sistemik Karhutla

26 Agustus 2026 By zam

Replika Unta, Magnet Pawai Maulid Kampung Nelayan

25 Agustus 2026 By admin

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Dorong Kemandirian Energi

25 Agustus 2026 By admin

Dari Sudan ke Cikoang: Ketika Cinta kepada Nabi Dihias di Atas Perahu

24 Agustus 2026 By admin

Menghidupkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Perubahan Zaman

24 Agustus 2026 By admin

Kabupaten Malang Krisis Air Bersih, BNPB Salurkan 363.800 Liter

24 Agustus 2026 By admin

M-TEER Pertama di Bali, Pasien Kebocoran Katup Jantung Tanpa Operasi

24 Agustus 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • BGN Suspend SPPG Sidoarjo Selama 30 Hari
  • FIFA ASEAN Cup 2026, Ujian Timnas Jaga Tren Positif Ranking Dunia
  • 4 Kura-Kura Aldabra Asal Jepang Koleksi Perdana KBS
  • BBM Nonsubsidi Naik Per 1 September 2026.
  • Dua Dekade Bersama Argentina, Lionel Messi Akhiri Perjalanan di Tim Nasional

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.