• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Membudayakan Ramadhan

26 April 2022 by wah Tinggalkan Komentar

Jusuf Irianto
Guru Besar FISIP Universitas Airlangga, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan
Kerjasama Internasional MUI Jawa Timur

Jika konsep budaya dapat diartikulasikan sebagai nilai inti (core value),ritus, dan sejumlah kebiasaan, maka segala bentuk kebajikan yang dilakukan selama bulan suci Ramadhan dapat ditransformasikan ke dalam formula budaya religi.

Selama bulan Ramadhan, umat melaksanakan ibadah puasa dengan nilai inti berupa keikhlasan beribadah semata karena Allah seraya berharap dapat menggapai derajad taqwa sebagaimana tujuan utama dalam berpuasa.

Terdapat beberapa nilai inti yang dapat diambil dari berbagai jenis ibadah selama bulan Ramadhan. Salah satu nilai inti yang menonjol adalah disiplin diri terhadap waktu. Ibadah tak dapat dilakukan dengan benar dan sah tanpa menerapkan disipilin waktu.

Sejak waktu sahur hingga berbuka semua telah ditentukan waktunya. Jika waktu dilanggar alias tak disiplin, ibadah yang dilakukan dianggap tidak syah alias batal. Di samping waktu, juga ada disiplin terhadap peraturan sesuai syariat.

Tanpa ketaatan dan disiplin terhadap syariat yang telah ditentukan, semua ibadah dalam rangkaian puasa pun tak akan memperoleh pahala. Sungguh, di balik perintah berpuasa di bulan Ramadhan terdapat nilai inti yang sangat bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia yaitu nilai disiplin diri.

Banyak bangsa dan negara mencapai kemajuan luar biasa secara ekonomi dan teknologi di dunia akibat masyarakatnya menjunjung tinggi nilai kedisiplinan tanpa kompromi. Jepang misalnya, dikenal sebagai bangsa yang maju bukan lantaran sumber daya alam namun akibat SDM berbudaya disiplin.

Demikian pula sejumlah negara lainnya yang meraih  kemajuan lantaran nilai inti berupa disiplin selalu menjadi rujukan ketika berfikir dan berperilaku.

Selain nilai inti, dalam berpuasa terkandung pula sejumlah ritus yang sangat penting. Tak hanya menahan lapar dan dahaga, hamba Allah yang beriman dituntut tadarrus dan tadabbur terhadap al Quran dan ilmu-ilmu keislaman sebagai bagian ritual ibadah puasa.

Di samping kitab suci dan kitab-kitab keislaman, disunnahkan pula untuk terus belajar berkehidupan dan bermasyarakat dengan menjaga silaturahiim intensif seraya membangun peduli sesama.

Pahala dijamin Allah jika kita bershadaqah, berinfak, dan amal shaleh lain di samping kewajiban menunaikan zakat fitrah dan maal sebagai bentuk kepedulian.

Adapun hikmah selain nilai inti dan ritus pembelajaran, dalam bulan Ramadhan setiap hamba beriman dituntut terbiasa bangun malam. Sementara di siang hari tetap berkarya optimal meski perut terasa lapar dan dahaga.

Kebiasaan memanfaatkan setiap detik waktu berjalan dengan rangkaian ibadah sungguh memberikan nilai tambah tak sekadar bagi kehidupan individu namun juga sosial. Bulan Ramadhan merupakan momentum mengubah pemikiran, sikap, maupun perilaku bagi setiap individu yang beriman membentuk tatanan sosial yang diridhai Allah swt.

Di tengah himpitan berbagai masalah ekonomi dan keuangan akibat didera pandemi lebih dua tahun, di bulan Ramadhan ini setiap hamba juga dapat melatih diri agar lebih tabah dan sabar menghadapi berbagai masalah.

Ramadhan memupuk katahanan diri (self-resilience), tak sekadar fisik menjadi lebih sehat namun juga secara mental yang semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan dan masalah tanpa mengeluh.

Di balik setiap masalah in syaa Allah ada sejumlah alternatif solusi efektif dan mudah mengatasi setiap masalah. Tentu solusi tersebut tak dapat diperoleh dengan berdiam diri kecuali dengan berusaha, belajar, serta berdoa dan berpasrah diri terhadap segala ketentuan Allah swt.

Tak dapat dipungkiri bahwa nilai-nilai inti, ritus kegiatan, dan semua bentuk kebiasaan di bulan Ramadhan setiap tahun hendaknya dapat ditransformasikan menjadi budaya masyarakat.

Masyarakat semakin sadar bahwa disiplin sangat penting. Pun disadari bahwa nilai-nilai pengorbanan dalam bentuk bangun malam, peduli sosial dan lainnya menjadi konsep yang harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata untuk kemaslahatan bersama.

Dengan kebiasaan belajar tak kenal lelah, kita juga berharap semua perubahan akibat perkembangan teknologi dan faktor lainnya in syaa Allah kita dapat mengatasinya melalui adaptasi efektif. Adaptasi dapat dilakukan hanya dengan belajar menghasilkan pengetahuan, skills atau keterampilan, dan sikap-sikap terbaru.

Karena itu, kita perlu membudayakan nilai inti, ritus, dan kebiasaan selama Ramadhan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Share This :

Ditempatkan di bawah: Ramadhan, update Ditag dengan:bulan suci, ibadah puasa, ramadhan, tadabbur, tadarrus

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Nata de Coco, Si Kenyal yang Tak Pernah Kehilangan Penggemar

18 Juni 2026 By admin

Ketika Begadang Berubah Menjadi Gaya Hidup

17 Juni 2026 By admin

Jejak Hening Malam 1 Sura di Bawah Langit Mangkunegaran

17 Juni 2026 By admin

Messi Sebut Rekor Gol Piala Dunia Hanya Bonus

17 Juni 2026 By admin

Kiswah Baru, Semangat Baru: Makna Pergantian Kain Penutup Ka’bah di Awal Tahun Hijriah

16 Juni 2026 By admin

Argentina Waspadai Kejutan Aljazair pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026

16 Juni 2026 By admin

Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Sebagai Titik Awal Perubahan Positif

16 Juni 2026 By admin

Kemendukbangga Uji Coba Program Siap Impact Atasi Pengangguran

15 Juni 2026 By admin

Waspadai Kesombongan yang Tak Terlihat

15 Juni 2026 By admin

Dorong Kelanjutan Selingkar Wilis, Gubernur Jatim Sebut Kunci Percepatan Ekonomi Kawasan Selatan

14 Juni 2026 By admin

Brasil Ditahan Maroko 1-1, Alisson Jadi Penyelamat Selecao di Laga Perdana Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 By admin

Menyapa Awan di Pegunungan Thaif, Kereta Gantung yang Jadi Magnet Jamaah Haji Indonesia

14 Juni 2026 By admin

Operasional Haji 2026 Masuki Hari ke-54, Pemulangan Jemaah Indonesia Terus Berjalan

14 Juni 2026 By admin

UEFA Percayakan Omar Artan Pimpin Piala Super Eropa 2026

14 Juni 2026 By admin

Evaluasi Besar Haji 2026, Pergerakan Jamaah dan Syarat Kesehatan Jadi Sorotan

13 Juni 2026 By admin

Ketika Dunia Mulai Membatasi Media Sosial untuk Anak

13 Juni 2026 By admin

Kesamaan Ambisi Jadi Alasan Ernando Ari Bertahan di Persebaya

13 Juni 2026 By admin

Piala Dunia dan Mimpi Menyatukan Dunia

12 Juni 2026 By admin

Iran Tegaskan Kontrol Selat Hormuz, Peringatkan Kapal Asing Agar Tidak Melintas

12 Juni 2026 By admin

FIFA Cari Solusi Setelah Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat

11 Juni 2026 By admin

DPR Minta Pemerintah Waspadai Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Konsumsi BBM Subsidi

11 Juni 2026 By admin

Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Harga Energi Dinilai Tekan Ekonomi Nasional

11 Juni 2026 By admin

Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia

10 Juni 2026 By admin

Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

10 Juni 2026 By admin

Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa

10 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi
  • Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum
  • Calhanoglu Minta Maaf Usai Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026
  • Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
  • Kemenhaj: Kepulangan Haji Momentum Awal Amalkan Nilai Kemabruran di Tengah Masyarakat

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.