• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ketika Iklim Berubah, Anak-Anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

10 Juni 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Perubahan iklim sering kali dipahami sebagai persoalan mencairnya es di kutub, meningkatnya suhu bumi, atau cuaca ekstrem yang semakin sulit diprediksi. Namun di balik berbagai fenomena tersebut, terdapat ancaman lain yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, yakni meningkatnya risiko penyakit pada anak-anak.

Kenaikan suhu global dan perubahan pola curah hujan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengubah cara berbagai penyakit menyebar. Bagi anak-anak yang memiliki sistem kekebalan tubuh lebih rentan dibanding orang dewasa, kondisi ini dapat menjadi tantangan kesehatan yang semakin serius di masa depan.

Anggota Satuan Tugas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Riyadi, mengungkapkan bahwa perubahan iklim berkontribusi terhadap meluasnya wilayah penyebaran penyakit tropis seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, hingga penyakit yang ditularkan melalui air, termasuk diare.

Menurutnya, kenaikan suhu bumi menciptakan kondisi yang lebih ideal bagi berbagai vektor penyakit untuk berkembang biak. Nyamuk yang selama ini menjadi pembawa virus dengue maupun parasit malaria kini dapat bertahan hidup di daerah-daerah yang sebelumnya memiliki suhu terlalu rendah untuk mendukung perkembangannya.

Fenomena tersebut menyebabkan wilayah penyebaran penyakit menjadi semakin luas. Daerah yang sebelumnya relatif aman dari ancaman demam berdarah mulai melaporkan munculnya kasus-kasus baru, seiring berubahnya kondisi lingkungan setempat.

Selain suhu, perubahan pola hujan juga memainkan peran penting dalam peningkatan risiko penyakit. Curah hujan yang tinggi sering kali menciptakan banyak genangan air yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak. Dalam kondisi demikian, populasi nyamuk dapat meningkat dengan cepat dan memperbesar peluang terjadinya penularan penyakit kepada manusia.

Ancaman tidak berhenti pada penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Cuaca ekstrem yang memicu banjir juga dapat berdampak pada kualitas sanitasi dan akses masyarakat terhadap air bersih. Ketika sistem sanitasi terganggu, risiko penyebaran penyakit berbasis air seperti diare ikut meningkat.

Anak-anak menjadi kelompok yang paling terdampak karena tubuh mereka lebih sensitif terhadap infeksi dan gangguan kesehatan. Di banyak wilayah, banjir sering kali menyebabkan pencemaran sumber air yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Situasi ini membuka peluang lebih besar bagi bakteri, virus, dan mikroorganisme penyebab penyakit untuk menyebar.

Perubahan iklim juga memengaruhi hubungan kompleks antara manusia, lingkungan, dan agen penyakit. Ketika kondisi lingkungan berubah, pola hidup berbagai organisme ikut berubah. Patogen dapat berpindah ke wilayah baru, vektor penyakit berkembang di area yang berbeda, sementara manusia menjadi lebih rentan karena terpapar kondisi yang sebelumnya tidak pernah dihadapi.

Dalam situasi tersebut, perlindungan kesehatan anak tidak cukup hanya mengandalkan layanan pengobatan. Dibutuhkan langkah yang lebih menyeluruh melalui penguatan sanitasi lingkungan, penyediaan akses air bersih, edukasi kesehatan masyarakat, serta upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Para ahli menilai bahwa perubahan iklim kini bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan juga persoalan kesehatan masyarakat yang harus mendapat perhatian serius. Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam bentuk suhu yang semakin panas atau musim yang berubah, tetapi juga melalui meningkatnya ancaman penyakit yang mengintai kelompok paling rentan.

Di tengah perubahan yang terus berlangsung, anak-anak menjadi cerminan penting dari bagaimana masyarakat menghadapi krisis iklim. Melindungi mereka berarti tidak hanya menjaga kesehatan generasi saat ini, tetapi juga memastikan masa depan yang lebih sehat di tengah dunia yang terus berubah.

Karena itu, upaya mengatasi perubahan iklim dan menjaga kualitas lingkungan hidup sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan anak-anak. Sebab ketika iklim berubah, risiko penyakit ikut berubah, dan anak-anak adalah pihak yang paling membutuhkan perlindungan dari dampak tersebut. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Anak-anak, Iklim, Kelompok, Perubahan iklim, Rentan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Luka di Ujung Perjalanan: Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Air Mata
  • Kemendikdasmen Siapkan Rekrutmen Guru PNS Pusat untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
  • Spanyol Ukir Rekor Tak Terkalahkan Usai Juara Piala Dunia 2026
  • IRGC: Dua Tanker Meledak di Hormuz
  • Transaksi KDMP Jatim Tertinggi Secara Nasional, Tembus Rp21,64 Miliar

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.