
Surabaya (Trigger.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Gerakan Pramuka Jawa Timur mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong swasembada pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.Ajakan tersebut disampaikan Khofifah bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65, Jumat (14/8/2026), yang mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”Khofifah menilai Pramuka memiliki jaringan hingga tingkat akar rumput serta kekuatan dalam membentuk karakter generasi muda. Potensi tersebut dinilai dapat diarahkan untuk mendukung sektor pangan melalui kegiatan sederhana hingga pengembangan pertanian berbasis teknologi.Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur H.M. Arum Sabil juga menegaskan arah organisasi untuk memperkuat program Pramuka Produktif, termasuk di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan.Kwarda Jatim menargetkan program tersebut bergerak hingga 38 Kwartir Cabang di seluruh Jawa Timur. Dalam Rakernas Pramuka 2026, Arum bahkan menyatakan kesiapan Jawa Timur menjadi tuan rumah panen raya sebagai bagian dari dukungan Pramuka terhadap swasembada pangan.Program Pramuka Produktif juga dikembangkan melalui pertanian yang lebih modern dan ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah pengembangan Green Farm Banyuwangi sebagai model ketahanan pangan berbasis teknologi dan pemberdayaan petani. (wah)



Tinggalkan Balasan