
Jakarta (Trigger.id) – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami penurunan signifikan. Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan 61,6 persen responden mengaku kurang puas atau tidak puas terhadap pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, mengungkapkan bahwa meski 95,4 persen masyarakat mengetahui keberadaan program MBG, tingkat kepuasannya relatif rendah. Hanya 33,8 persen responden yang menyatakan sangat puas atau cukup puas, sedangkan sisanya menyampaikan penilaian negatif atau tidak memberikan jawaban.SMRC mencatat tren kepuasan publik terhadap MBG terus merosot dalam sembilan bulan terakhir. Pada November 2025, tingkat kepuasan masih mencapai 62,5 persen, kemudian turun menjadi 53,1 persen pada Februari–Maret 2026, hingga tersisa 33,8 persen pada Juli 2026. Sebaliknya, angka ketidakpuasan meningkat dari 33,9 persen menjadi 61,6 persen dalam periode yang sama.
Menurut Deni, memburuknya persepsi publik terhadap pelaksanaan MBG menjadi salah satu faktor yang ikut memengaruhi penurunan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo. Survei dilakukan pada 5–19 Juli 2026 terhadap 749 responden dengan margin of error sekitar ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Di tengah hasil survei tersebut, pemerintah memastikan Program MBG tetap berlanjut. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen politik Presiden Prabowo yang disampaikan sejak masa kampanye dan akan terus dijalankan.
Sudaryono mengakui pelaksanaan MBG masih menghadapi berbagai kendala. Namun, pemerintah menegaskan fokus saat ini adalah memperbaiki tata kelola dan meningkatkan efektivitas program, bukan menghentikannya. Seluruh jajaran BGN juga diminta terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan MBG semakin optimal. (zam)



Tinggalkan Balasan