
Surabaya (Trigger.id) – Suasana berbeda tampak di Media Center Gedung Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kampus Lidah Wetan, Jumat (5/6/2026). Sejumlah mahasiswi tampil percaya diri dengan senyum terbaik mereka. Bukan untuk mengikuti perkuliahan atau seminar akademik, melainkan mengadu peluang menjadi bagian dari ajang kecantikan dan pengembangan diri bergengsi, Miss Indonesia ke-20.
Melalui program Campus Special Hunt, tim Miss Indonesia by RCTI hadir langsung di Unesa untuk menjaring talenta-talenta muda yang dinilai memiliki potensi tidak hanya dari sisi penampilan, tetapi juga kecerdasan, wawasan, dan kemampuan personal.
Kehadiran program ini membuka kesempatan bagi mahasiswi Unesa untuk melangkah lebih jauh dari lingkungan kampus menuju panggung nasional. Berbagai peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan seleksi awal yang digelar secara langsung.
Pihak Sekretariat Miss Indonesia menjelaskan bahwa Campus Special Hunt merupakan bagian dari upaya memperluas akses bagi mahasiswi berprestasi untuk mengenal dan mengikuti ajang Miss Indonesia. Tidak ada target jumlah peserta tertentu dalam kegiatan ini. Seluruh mahasiswi yang memenuhi syarat diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Menurut panitia, Unesa memiliki banyak mahasiswi yang berpotensi bersaing di tingkat nasional. Karena itu, kampus dipilih sebagai salah satu lokasi pencarian bakat untuk menemukan figur muda yang mampu menginspirasi sekaligus membawa nilai positif bagi masyarakat.
Pada tahap awal, para peserta melakukan registrasi dan pengisian formulir. Selanjutnya mereka menjalani proses pengukuran tinggi serta berat badan sebagai bagian dari persyaratan administrasi. Selain itu, peserta juga memperoleh sesi berbagi informasi mengenai tahapan berikutnya menuju Big Audition, gerbang utama menuju kompetisi yang lebih besar.
Ajang Miss Indonesia sendiri menetapkan sejumlah persyaratan bagi peserta, di antaranya merupakan warga negara Indonesia, berusia 19 hingga 25 tahun, belum menikah, memiliki penampilan menarik, wawasan luas, kemampuan berbahasa asing, serta talenta atau keahlian khusus.
Bagi sebagian peserta, kesempatan ini bukan sekadar kompetisi kecantikan. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan diri dan memperluas jejaring pertemanan.
Salah satunya dirasakan oleh Tanesha Belinda Djojodihardjo. Mahasiswi tersebut mengaku tertarik mengikuti seleksi karena ingin mengasah kemampuan diri sekaligus keluar dari zona nyaman yang selama ini dijalani.
Menurutnya, ajang seperti Miss Indonesia dapat menjadi sarana untuk memperluas relasi dan membuka peluang baru yang mungkin tidak didapatkan dalam aktivitas perkuliahan sehari-hari. Dengan bekal persiapan mental, istirahat yang cukup, hingga kelengkapan administrasi, ia menjalani proses seleksi dengan percaya diri meski sempat merasakan gugup.
Bagi Tanesha, pengalaman mengikuti seleksi menjadi pelajaran berharga untuk mengenal kemampuan diri lebih jauh. Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat dikemas lebih luas melalui seminar atau sosialisasi yang menjelaskan secara rinci mengenai perjalanan peserta Miss Indonesia sejak tahap awal hingga final.
Kehadiran Campus Special Hunt di Unesa menunjukkan bahwa kampus kini tidak hanya menjadi ruang pengembangan akademik, tetapi juga tempat lahirnya talenta-talenta muda yang siap bersaing di panggung nasional. Di balik formulir pendaftaran dan proses seleksi yang dijalani, tersimpan mimpi besar para mahasiswi untuk membuktikan bahwa kecantikan dapat berjalan seiring dengan kecerdasan, karakter, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. (ori)



Tinggalkan Balasan