• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Peneliti Muda Unair Temukan Senyawa Penghambat Sel Kanker

7 Mei 2024 by zam Tinggalkan Komentar

Muhammad Ikhlas Abdjan, mahasiswa doktoral Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (Unair)

Surabaya (Trigger.id) – Capaian membanggakan datang dari peneliti muda Muhammad Ikhlas Abdjan, mahasiswa doktoral Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (Unair).

Ikhlas -sapaan akrabnya- berhasil mengukir namanya di kancah internasional dalam meraih best paper award dari jurnal ternama “Engineered Science” pada International Conference on Innovative Discoveries and Advancements in Applied Sciences iDEAAS 2024 Universitas Mahsa, Kuala Lumpur Malaysia. Apresiasi langsung diberikan atas risetnya dalam penemuan senyawa obat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

Mengutip laman resmi unair.ac.id, penelitian Ikhlas berhasil terpilih sebagai salah satu best paper award dari ratusan peneliti seluruh dunia. Ikhlas merupakan satu-satunya mahasiswa yang mengikuti ajang tersebut. Lantaran, rata-rata peserta merupakan seorang peneliti senior dan profesor yang sedang melakukan penelitian. 

Bukan hanya itu, riset yang berada di bawah bimbingan Prof Dr Nanik Siti Aminah M Si dan Prof Dr Alfinda Novi Kristanti DEA itu juga meraih penghargaan sebelumnya. Yaitu, masuk popular chemistry pada 2022, dan hot artikel koleksi tahun 2021 pada publisher ternama Royal society of Chemistry. 

Temuan Senyawa 

Penelitiannya yang berjudul Pharmacokinetic, DFT Modeling, Molecular Docking, and Molecular Dynamics Simulation Approaches: Diptoindonesin A as a Potential Inhibitor of Sirtuin-1 berhasil menarik mata dunia. Sebab, itu merupakan temuan baru berupa senyawa Diptoindonesin A yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. 

“Senyawa ini ditemukan oleh pembimbing saya Prof Nanik Siti Aminah. Namun, belum pernah diujikan pada enzim sirtuin-1. Karena itu, saya meneruskan penelitian ini guna menemukan inovasi baru untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dengan uji coba Diptoindonesin A dengan enzim sirtuin-1,” katanya. 

Uniknya, senyawa Diptoindonesin A dapat ditemukan pada tanaman Shorea seminis yang tumbuh di kawasan pulau Kalimantan. Sirtuin-1 merupakan salah satu dari kelas enzim sirtuin penyebab terjadinya kanker. Ikhlas mengaku bahwa penelitian tersebut berfokus pada sirtuin-1 lantaran kebanyakan hampir seluruh jenis kanker terdapat aktivitas dari enzim tersebut. 

“Penelitian ini berfokus pada sirtuin-1. Sebab, enzim ini merupakan major dan aktivitasnya dapat terlihat pada kebanyakan jenis kanker seperti serviks, kanker payudara, prostat dan lain sebagainya. Sirtuin-1 akan membantu meregulasi sel kanker sehingga akan terus bertumbuh dan tidak terkontrol,” tuturnya.

Ikhlas juga menambahkan, bahwa sebelumnya ia melakukan uji coba simulasi perhitungan di laboratorium. Dari beberapa senyawa enzim yang diujikan menggunakan metode perhitungan komputasi pada level molekuler, Diptoindonesin A punya efek penghambatan yang baik terhadap sirtuin-1. 

Mekanisme dan Metode Penelitian 

Ikhlas menuturkan bahwa penelitian itu menggunakan kajian komputasi. Kajian tersebut mencakup metode Pharmacokinetic, DFT modeling, molecular docking, dan molecular dynamics simulation. 

Studi farmakokinetika guna memprediksi kriteria kandidat obat dari kedua senyawa, yaitu diptoindonesin A dan viniferin. Hal itu juga digunakan untuk memprediksi ADMET (absorbsi, distribusi, metabolisme, excretion, toxicity). Berdasar ADMET, Diptoindonesin A bisa terabsorbsi ke dalam usus halus. Dan, berdasar distribusi BBB permeability tidak mempengaruhi langsung sel otak. Senyawa tersebut juga tidak mempengaruhi sistem metabolisme tubuh 

DFT Modeling digunakan untuk menggambarkan properties dari senyawa pada tingkat molekuler sampai atomistik. Tujuannya adalah apakah molekul ini stabil, ataukah bersifat reaktif. Dari seluruh perhitungan properties Diptoindonesin A dan viniferin stabil. Dalam penggambaran itu, struktur antara Diptoindonesin A dan viniferin sama. Namun, yang menjadi pembeda adalah adalah adanya unit glukosa pada struktur molekul Diptoindonesin A. 

“Meski strukturnya sama, kandungan glukosa dalam Diptoindonesin A yang mempengaruhi aktivitas enzim sirtuin-1. Diptoindonesin A nanti akan berinteraksi dengan 21 residu asam amino pada enzim sirtuin-1 yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker,” tutur Ikhlas.

Molecular docking merupakan metode untuk mempelajari interaksi obat dan enzim pada tingkat molekuler. Docking digunakan untuk mencari koordinat awal dan simulasi dinamika molekuler mengevaluasi secara komprehensif keseluruhan stabilisasi ikatan dan interaksi molekuler obat. Uji coba menunjukan stabilisasi interaksi Diptoindonesin A dengan sirtuin 1 yang baik selama simulasi berlangsung.

Berdasar beberapa metode pengujian tersebut Diptoindonesin A, layak untuk dipertimbangkan menjadi sebuah obat penangkal pertumbuhan sel kanker. Selain itu, kekurangan dalam senyawa ini adalah sulit didapat karena ini hasil isolasi dari tanaman. Untuk menutupi kelemahan tersebut diharapkan bisa dilakukan studi lebih lanjut terkait hal tersebut.

Kolaborasi Internasional

Penemuan dan riset itu memakan waktu hampir satu tahun. Ikhlas mengakui menemui kendala terkait fasilitas riset dan penelitian. Untuk membantu risetnya, Ikhlas bahkan melakukan riset di dua negara sekaligus. Yaitu, International Center for Chemical and Biological Sciences Pakistan dan Chulalongkorn University Thailand.

Menurutnya, kolaborasi sangat membantu dalam melakukan risetnya. Untuk penelitian berkelanjutan, Ikhlas melakukan kerja sama dengan Universitas Malaya, Malaysia. Hal itu guna mengembangkan risetnya terkait enkapsulasi obat pada senyawa isolasi melalui pendekatan komputasi dan eksperimental sebagai agen antikanker. 

“Saya harap riset ini bisa berkelanjutan,  riset yang baik adalah riset yang tidak pernah berhenti. Ia selalu berkelanjutan. Fokus dan tajam pada satu bidang dan terus kembangkan itu,” pungkasnya. (zam)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Mahasiswa doktoral Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (Unair), Muhammad Ikhlas Abdjan, unair, Universitas Airlangga (Unair)

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat

22 Februari 2026 By admin

4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

22 Februari 2026 By admin

Kesiapan Lebaran 2026 di Jawa Timur Dimatangkan

21 Februari 2026 By zam

Masjid Bungkuk Singosari, Saksi Sunyi Perjuangan Sejak Era Diponegoro

21 Februari 2026 By zam

Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara

21 Februari 2026 By admin

Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

21 Februari 2026 By admin

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump

21 Februari 2026 By admin

STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi

21 Februari 2026 By admin

Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

20 Februari 2026 By admin

Waspada Lonjakan Gula Darah Saat Berbuka

20 Februari 2026 By admin

Lautaro Cedera, Inter Milan Terpukul

20 Februari 2026 By admin

Persebaya Sesuaikan Latihan di Bulan Ramadan

20 Februari 2026 By admin

Trump Janji AS Sumbang Rp162 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

20 Februari 2026 By admin

AS Siap Serang Iran, Trump Belum Putuskan

19 Februari 2026 By admin

Ketika Kebaikan Terlupakan: Ujian Sabar dari Seorang Office Boy

19 Februari 2026 By admin

Inter Takluk 1-3 di Kandang Bodo/Glimt

19 Februari 2026 By admin

Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa

18 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin
  • Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi
  • Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah
  • Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan
  • Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.