• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Studi: Kontrasepsi Hormonal Dapat Tingkatkan Risiko Stroke dan Serangan Jantung

13 Mei 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Penelitian terbaru yang diterbitkan di The BMJ pada 12 Februari 2024 menunjukkan bahwa beberapa jenis kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko stroke iskemik dan serangan jantung. Studi ini menganalisis data dari lebih dari 2 juta perempuan di Denmark yang berusia 15 hingga 49 tahun dan tidak memiliki riwayat kondisi kesehatan serius seperti penggumpalan darah, endometriosis, atau sindrom ovarium polikistik pada awal penelitian.

Risiko Tertinggi pada Ring dan Patch Kombinasi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang menggunakan kontrasepsi kombinasi yang mengandung estrogen dan progestin, seperti ring vagina dan patch kulit, memiliki risiko tertinggi. Penggunaan ring vagina meningkatkan risiko stroke 2,4 kali lipat dan risiko serangan jantung 3,8 kali lipat dibandingkan perempuan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal. Sementara itu, penggunaan patch kulit meningkatkan risiko stroke sebesar 3,4 kali lipat.

Pil kombinasi, yang merupakan bentuk kontrasepsi hormonal paling umum dan juga mengandung estrogen serta progestin, dikaitkan dengan peningkatan dua kali lipat risiko stroke dan serangan jantung.

Pil dan Implan Progestin: Risiko Lebih Rendah, Tapi Tetap Ada

Jenis kontrasepsi yang hanya mengandung progestin, seperti pil progestin dan implan, juga menunjukkan peningkatan risiko terhadap stroke dan serangan jantung, meskipun tidak setinggi metode kombinasi. Namun, satu jenis kontrasepsi hormonal yang tidak menunjukkan peningkatan risiko signifikan adalah IUD (alat kontrasepsi dalam rahim) yang melepaskan hormon levonorgestrel.

Dr. Therese Johansson dari Royal Institute of Technology di Swedia menyebutkan bahwa sistem IUD ini merupakan satu-satunya kontrasepsi hormonal dalam studi yang tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Perlu Diperhatikan: Risiko Tetap Rendah Secara Umum

Meskipun ada peningkatan risiko, para peneliti menekankan bahwa jumlah kasus stroke atau serangan jantung akibat kontrasepsi hormonal masih tergolong kecil. Dr. Jennifer Lewey dari Penn Medicine menyatakan bahwa risiko absolutnya tetap rendah dan tidak perlu menimbulkan kepanikan.

Contohnya, dari data yang dianalisis:

  • Untuk perempuan yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal, tingkat stroke adalah 18 kasus per 100.000 orang per tahun.
  • Bagi pengguna pil kombinasi, tingkat stroke adalah 39 per 100.000 orang per tahun, dan untuk pil progestin 33 kasus.
  • Untuk serangan jantung, tingkatnya adalah 8 per 100.000 orang per tahun bagi yang tidak memakai kontrasepsi hormonal, sedangkan pengguna pil kombinasi mengalami 18 kasus, dan pengguna pil progestin 13 kasus per 100.000 orang per tahun.

Keterbatasan Studi

Meski temuan ini menarik, ada beberapa keterbatasan penting. Salah satunya adalah kurangnya informasi tentang demografi wanita yang mengalami kejadian kardiovaskular. Dr. Mary Jane Minkin dari Yale School of Medicine menekankan bahwa perempuan Eropa Utara memiliki kecenderungan genetik lebih tinggi terhadap pembekuan darah, yang belum tentu berlaku bagi populasi di negara lain seperti Amerika Serikat.

Selain itu, desain studi ini tidak memungkinkan peneliti memastikan apakah kontrasepsi benar-benar penyebab utama dari peningkatan kejadian stroke atau serangan jantung. Bisa saja perempuan yang diresepkan ring atau patch memang sudah memiliki risiko kesehatan lebih tinggi, seperti obesitas atau usia lanjut, yang membuat dokter memilih metode kontrasepsi tertentu.

Kenapa Kontrasepsi Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung?

Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan hubungan antara kontrasepsi hormonal dan risiko kardiovaskular. Estrogen dalam kontrasepsi dikenal memiliki efek pro-thrombotic, yakni meningkatkan kemungkinan pembekuan darah. Sementara progestogen, golongan hormon yang mencakup progestin, diketahui dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Namun, tidak semua temuan konsisten. Beberapa studi menunjukkan bahwa progesteron alami (berbeda dari progestin sintetis) justru dapat membantu melemaskan pembuluh darah dan melindungi sistem kardiovaskular.

Penelitian ini menambah bukti bahwa jenis kontrasepsi hormonal tertentu, khususnya yang mengandung kombinasi estrogen dan progestin, dapat meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. Meski demikian, risiko absolutnya tetap rendah. IUD yang melepaskan levonorgestrel tampak sebagai pilihan kontrasepsi hormonal yang paling aman dari sisi kesehatan jantung. Konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah penting sebelum memilih metode kontrasepsi, terutama bagi perempuan dengan risiko kardiovaskular yang lebih tinggi. (ian)

Sumber: Health

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Hormonal, Kontrasepsi, Serangan Jantung, stroke, Studi, Tingkatkan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat

16 Januari 2026 By admin

Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS

16 Januari 2026 By admin

Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

16 Januari 2026 By admin

Lautan Surya di Jantung Gurun Abu Dhabi

16 Januari 2026 By admin

Pemerintah Izinkan 156 Prodi Spesialis Kedokteran Baru

16 Januari 2026 By admin

Sampai Kapan Keracunan MBG Berakhir

16 Januari 2026 By admin

Maroko Tantang Senegal di Final Piala Afrika 2025

15 Januari 2026 By admin

Kekerasan di Sekolah: Alarm untuk Reformasi Pendidikan Sesungguhnya

15 Januari 2026 By admin

Guru SMK di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Siswa

15 Januari 2026 By admin

Pasar Murah Jatim Dinilai Efektif Tekan Inflasi

15 Januari 2026 By admin

Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

14 Januari 2026 By admin

Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United

14 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark
  • OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah
  • Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru
  • Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1
  • KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.