• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Wachid Mukaidori*

Di dataran tinggi Kabupaten Bener Meriah, Aceh, suara gemuruh itu datang lebih dulu sebelum air dan tanah menyapu lereng-lereng perbukitan. Longsor dan banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir tak hanya memutus jalan dan merusak kebun warga. Di balik kabut yang menggantung di atas hutan, ada kehidupan lain yang ikut terdesak: Elephas maximus sumatranus.

Bagi manusia, bencana adalah kehilangan rumah dan ladang. Bagi gajah Sumatera, bencana berarti hilangnya jalur jelajah, sumber pakan, dan akses air yang selama ini menopang kehidupan mereka.

Habitat yang Kian Menyempit

Bentang alam Bener Meriah merupakan bagian dari ekosistem hutan Aceh yang selama ini menjadi koridor alami pergerakan gajah. Namun, ketika lereng-lereng runtuh dan tanah menimbun vegetasi bawah, sejumlah titik yang biasa menjadi lokasi mencari pakan berubah menjadi hamparan lumpur dan kayu tumbang.

Petugas lapangan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mencatat, gajah Sumatera sangat bergantung pada ketersediaan rumput, daun muda, kulit kayu, dan tanaman liar yang tumbuh di hutan sekunder serta tepi sungai. Ketika kawasan itu rusak atau tertimbun, pilihan pakan mereka menyempit drastis.

Gajah dewasa dapat mengonsumsi ratusan kilogram pakan per hari dan membutuhkan akses air yang cukup untuk minum serta berkubang. Banjir yang mengubah alur sungai dan longsor yang menutup mata air berarti ancaman langsung terhadap keberlangsungan hidup mereka.

Dari Hutan ke Kebun Warga

Ketika sumber pakan alami berkurang, gajah tidak serta-merta menghilang. Mereka bergerak. Dan pergerakan itu sering kali membawa mereka lebih dekat ke kebun kopi dan tanaman hortikultura milik warga Bener Meriah.

Konflik manusia-gajah pun berpotensi meningkat.

Warga di sejumlah kampung penyangga hutan mengaku mulai melihat jejak dan kotoran gajah lebih dekat dari biasanya. Bagi masyarakat, itu menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan lahan. Bagi gajah, itu adalah upaya bertahan hidup.

Menurut data konservasi, populasi gajah Sumatera di alam liar terus mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan dan fragmentasi habitat. Statusnya yang terancam punah menjadikan setiap gangguan habitat sebagai persoalan serius, bukan sekadar insiden lokal.

Bencana yang Berlapis

Longsor dan banjir memang fenomena alam. Namun para ahli lingkungan menegaskan bahwa kerentanan suatu wilayah terhadap bencana sering berkaitan dengan kondisi tutupan hutan dan tata kelola lahan.

Ketika hutan primer terfragmentasi dan kawasan penyangga menyusut, daya dukung lingkungan menurun. Lereng lebih mudah runtuh, aliran air tak lagi terserap optimal, dan satwa liar kehilangan ruang hidupnya.

Di Bener Meriah, dampak berlapis itu kini terlihat nyata: manusia terdampak secara ekonomi, sementara satwa liar terdorong ke tepi konflik.

Tanggung Jawab Bersama

Kehidupan Elephas maximus sumatranus tidak berdiri sendiri. Ia adalah penanda kesehatan ekosistem hutan Sumatera. Ketika gajah kehilangan pakan dan air, itu pertanda ada yang tak lagi seimbang dalam lanskap yang kita kelola.

Para pemerhati konservasi menekankan pentingnya pemulihan kawasan terdampak longsor dengan pendekatan rehabilitasi berbasis ekosistem—bukan hanya membangun kembali infrastruktur manusia, tetapi juga memulihkan vegetasi alami yang menjadi sumber pakan satwa.

Koridor satwa perlu dijaga agar gajah tetap memiliki jalur aman untuk berpindah tanpa memasuki kebun warga. Mitigasi konflik, patroli terpadu, serta edukasi masyarakat menjadi bagian tak terpisahkan dari solusi.

—000—

*Dewan Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update, wawasan Ditag dengan:Bener Meriah, Gajah, hutan, Jeritan, Lumpur, Terkubur

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara

21 Februari 2026 By admin

Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

21 Februari 2026 By admin

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump

21 Februari 2026 By admin

STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi

21 Februari 2026 By admin

Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

20 Februari 2026 By admin

Waspada Lonjakan Gula Darah Saat Berbuka

20 Februari 2026 By admin

Lautaro Cedera, Inter Milan Terpukul

20 Februari 2026 By admin

Persebaya Sesuaikan Latihan di Bulan Ramadan

20 Februari 2026 By admin

Trump Janji AS Sumbang Rp162 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

20 Februari 2026 By admin

AS Siap Serang Iran, Trump Belum Putuskan

19 Februari 2026 By admin

Ketika Kebaikan Terlupakan: Ujian Sabar dari Seorang Office Boy

19 Februari 2026 By admin

Inter Takluk 1-3 di Kandang Bodo/Glimt

19 Februari 2026 By admin

Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa

18 Februari 2026 By admin

Delapan Negara Kecam Klaim Israel di Tepi Barat

18 Februari 2026 By admin

Cahaya dari Berbagai Penjuru: Tradisi Dunia Menyambut Ramadhan

18 Februari 2026 By admin

Trump dan Carney Sampaikan Ucapan Ramadhan, Tegaskan Kebebasan Beragama

18 Februari 2026 By admin

Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 18 Februari, NU Tunggu Isbat Pemerintah

17 Februari 2026 By admin

Jadwal Playoff UCL: Madrid Tandang ke Benfica, Derbi Prancis Tersaji

17 Februari 2026 By admin

Mourinho: Madrid Terluka Kian Berbahaya

17 Februari 2026 By admin

BPKH Dorong Indonesia Kuasai Ekonomi Haji Global

17 Februari 2026 By admin

Lonjakan Gula Darah Usai Makan Tingkatkan Risiko Alzheimer

16 Februari 2026 By admin

Tradisi Nusantara Menyambut Ramadhan: Dari Megengan hingga Meugang

16 Februari 2026 By admin

Pemerintah Indonesia Siapkan Kampung Haji di Makkah

16 Februari 2026 By admin

Trump: BoP Siapkan Dana $5 Miliar untuk Gaza

16 Februari 2026 By admin

PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark

22 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit
  • Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah
  • Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar
  • Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat
  • Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.