• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Suhu Bumi Naik, Risiko Kekeringan dan Angin Kencang Meningkat

28 Maret 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi angin kencang dan kekeringan. Foto: ugm

Yogyakarta (Trigger.id) – Kenaikan suhu global dalam satu dekade terakhir menunjukkan tren yang semakin cepat, bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan laju pemanasan pada era 1970-an. Saat ini, suhu rata-rata Bumi tercatat meningkat sekitar 0,35 derajat Celsius, yang berdampak langsung pada meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem.

Pakar klimatologi dari Universitas Gadjah Mada, Emilya Nurjani, menjelaskan bahwa peningkatan suhu global berkontribusi pada mencairnya es di wilayah kutub, khususnya Kutub Utara. Kondisi ini memicu kenaikan permukaan air laut dan berpotensi mengurangi ketinggian wilayah dataran rendah.

Menurutnya, suhu yang semakin tinggi juga memperbesar peluang terjadinya berbagai bencana hidrometeorologi. Proses penguapan yang meningkat akibat panas ekstrem dapat mempercepat pembentukan awan dan meningkatkan curah hujan. Dampaknya, potensi banjir, angin kencang, hingga siklon tropis menjadi lebih sering terjadi.

Namun di sisi lain, peningkatan suhu juga memicu musim kemarau yang lebih panjang dan kering. Kondisi ini berdampak serius pada sektor pertanian, terutama bagi petani yang mengandalkan pola tanam padi. Musim tanam ketiga menjadi paling rentan terganggu akibat keterbatasan air.

Emilya menegaskan bahwa pemanasan global sebagian besar dipicu oleh aktivitas manusia, seperti penggunaan bahan bakar fosil yang meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Akibatnya, panas matahari lebih banyak terperangkap di Bumi sehingga suhu terus meningkat.

Selain itu, kenaikan suhu juga mempercepat proses evaporasi dan transpirasi. Ketika kandungan uap air di atmosfer meningkat, pembentukan awan bisa bertambah, namun distribusinya tidak merata. Pada musim kemarau, pengaruh angin monsun Australia justru membuat uap air bergerak tanpa sempat membentuk awan hujan di wilayah Indonesia, sehingga kekeringan tetap terjadi.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk melakukan upaya mitigasi, salah satunya dengan memanen air hujan atau rainwater harvesting. Cara ini dapat dilakukan dengan menampung air dari atap rumah untuk digunakan kembali saat musim kemarau.

Selain itu, penggunaan air secara bijak juga menjadi kunci penting. Air tanah sebaiknya dimanfaatkan untuk kebutuhan utama, sementara kebutuhan lainnya dapat menggunakan sumber air alternatif. Langkah-langkah ini diharapkan mampu mengurangi dampak kekeringan di tengah perubahan iklim yang semakin nyata. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:angin kencang, Kekeringan, Meningkat, Risiko, Suhu Bumi, UGM

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Di Tengah Terik Makkah, Fransiska Mengabdi untuk Para Tamu Allah

10 Mei 2026 By admin

Persib Bidik Kemenangan atas Persija untuk Amankan Peluang Juara

10 Mei 2026 By admin

Manchester City Tekuk Brentford 3-0, Persaingan Gelar Liga Inggris Makin Sengit

10 Mei 2026 By admin

Di Balik Gunungan Sampah: Ketika Open Dumping dan Pembakaran Ilegal Menjadi Jalan Pintas

10 Mei 2026 By admin

Vitamin D Berpotensi Menekan Risiko Diabetes

9 Mei 2026 By wah

Performa MU Meningkat, Tapi Masa Depan Michael Carrick Masih Dipertanyakan

9 Mei 2026 By wah

Ramaikan Piala Dunia, Shakira Rilis Lagu Resmi World Cup 2026 Bersama Burna Boy

9 Mei 2026 By admin

Satgas Haji Nonprosedural Diperkuat, Puluhan Calon Jemaah Gagal Berangkat

8 Mei 2026 By admin

ISKI Jatim Satukan Akademisi dan Praktisi Perkuat Budaya Komunikasi dan Literasi

8 Mei 2026 By wah

Persib Siap Pertahankan Dominasi atas Persija di Samarinda

8 Mei 2026 By admin

BRI Surabaya Genjot Penyaluran KUR, UMKM Produktif Jadi Fokus Utama

8 Mei 2026 By admin

Telur Dibagi Gratis, Jeritan Peternak yang Tak Lagi Sanggup Bertahan

8 Mei 2026 By isa

PSG Melaju ke Final Liga Champions Setelah Singkirkan Bayern Muenchen

7 Mei 2026 By admin

Di Balik Perpres Ekstremisme: Antara Upaya Keamanan dan Kekhawatiran Kebebasan Sipil

7 Mei 2026 By admin

Membangun Harapan dari Ruang Kelas dan Revitalisasi Puluhan Ribu Sekolah di 2026

7 Mei 2026 By admin

Indonesia Dibawah Bayang-Bayang El Nino dan Ancaman Karhutla

7 Mei 2026 By admin

Ambisi Turki Mengukir Kekuatan Baru Lewat Rudal Yildirimhan

6 Mei 2026 By admin

Perketat Pengawasan, 10 WNI Diamankan Terkait Haji Ilegal di Arab Saudi

6 Mei 2026 By admin

Saka Jadi Penentu, Arsenal Singkirkan Atletico dan Melaju ke Final Liga Champions

6 Mei 2026 By isa

Kampus dan MBG: Dari Ruang Kelas ke “Laboratorium Hidup” Peningkatan Gizi Nasional

6 Mei 2026 By admin

Menua Tanpa Jaminan: Potret Generasi yang Terpaksa Bekerja di Usia Pensiun

5 Mei 2026 By wah

Wamenhaj: Jamaah Lansia Utamakan Ibadah Wajib

5 Mei 2026 By admin

Bayang-Bayang Korupsi di Balik Program Sekolah Rakyat, Begini ‘Warning’ Dini KPK

5 Mei 2026 By admin

Anak-Anak di Dunia Digital Tanpa Pintu Pengaman: Saatnya Platform Bertanggung Jawab

5 Mei 2026 By admin

Emil Dardak Kukuhkan IPHI Surabaya, Dorong Peran Nyata untuk Sosial dan Ekonomi Umat

4 Mei 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Waspada Hantavirus, Dosen FKK ITS Ajak Kenali Ancaman dan Gejalanya
  • “Date Cancelled”, Ketika Hal Sepele Jadi Penentu Hubungan di Era Media Sosial
  • Kemenhaj Percepat Transformasi Digital Haji 2026, Layanan Jemaah Kini Dipantau Real-Time
  • Dari Dapur Digital ke Meja Jemaah: Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji Indonesia
  • Gagal Raih Gelar Juara, Rizky Ridho Minta Maaf kepada The Jakmania

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.