
Surabaya (Trigger.id) – Tim nasional Senegal national football team tetap menunjukkan sikap percaya diri dengan memamerkan trofi Africa Cup of Nations 2025 kepada publik, meskipun gelar juara mereka resmi dicabut oleh Confederation of African Football.
Aksi simbolik tersebut dilakukan menjelang laga uji coba melawan Peru national football team di Stade de France, Sabtu (28/3/2026). Sekitar satu jam sebelum pertandingan dimulai, para pemain Senegal bersama pelatih Pape Bouna Thiaw memasuki lapangan sambil membawa trofi di hadapan puluhan ribu penonton.
Di tengah kontroversi tersebut, Senegal tetap tampil impresif dengan mengalahkan Peru 2-0. Gol pertama dicetak oleh Nicolas Jackson pada menit ke-41 setelah memanfaatkan umpan dari Ibrahima Mbaye. Keunggulan kemudian digandakan oleh Ismaïla Sarr pada menit ke-54 lewat penyelesaian klinis di depan gawang.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Senegal sejak final AFCON Januari lalu, di mana mereka sempat mengalahkan Morocco national football team sebelum gelarnya dianulir.
Pencabutan gelar tersebut diputuskan CAF setelah Senegal melakukan aksi walk-out selama sekitar 14 menit pada partai final. Tindakan itu dinilai melanggar regulasi pertandingan, sehingga melalui proses banding, CAF menetapkan Maroko sebagai juara baru.
Tak menerima keputusan tersebut, Senegal kini mengajukan gugatan ke Court of Arbitration for Sport. Pelatih Pape Bouna Thiaw menegaskan timnya tetap meyakini diri sebagai juara sah Afrika.
Sebagai bentuk sikap, Senegal masih mengenakan jersey dengan dua bintang yang melambangkan gelar AFCON 2021 dan 2025, sembari menunggu putusan akhir dari CAS atas sengketa tersebut. (ian)



Tinggalkan Balasan