
Teheran (Trigger.id) – Militer Iran menyatakan kesiapan penuh menghadapi kemungkinan invasi darat dari Amerika Serikat dan Israel dengan menyiapkan sistem pertahanan berlapis yang terdiri dari delapan lini pasukan.
Dalam laporan yang dikutip dari Fars News Agency pada 28 Maret 2026, seorang pejabat militer Iran menjelaskan bahwa setiap lapisan pertahanan memiliki fungsi berbeda, namun tetap terintegrasi melalui sistem intelijen yang terkoordinasi.
Lapisan pertama diisi oleh pasukan elite seperti unit khusus Angkatan Laut dan brigade lintas udara yang bertugas menghadapi ancaman awal, termasuk operasi khusus musuh. Selanjutnya, pasukan lintas udara dan unit tempur cepat dikerahkan untuk melakukan serangan balik di berbagai wilayah strategis.
Di lini berikutnya, brigade infanteri mekanis dengan dukungan kendaraan lapis baja dan artileri berat disiapkan untuk memperkuat pertahanan. Sementara itu, unit kepolisian khusus dan pasukan operasi perkotaan difokuskan untuk menghadapi ancaman di dalam kota dan mencegah infiltrasi.
Iran juga menyiagakan batalyon tempur seperti Imam Hussein dan unit operasi khusus Imam Ali untuk menjaga stabilitas garis pertahanan dan menangani situasi kritis di lapangan. Selain itu, kekuatan veteran perang serta mobilisasi rakyat menjadi lapisan tambahan yang dinilai mampu memperkuat daya tahan pertahanan nasional.
Pejabat tersebut menegaskan bahwa kekuatan utama dari sistem ini bukan hanya jumlah personel, tetapi koordinasi antarunit yang dirancang untuk menghadapi berbagai skenario pertempuran.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah serangan yang terjadi pada 28 Februari 2026, di mana Iran membalas dengan serangan rudal ke target di Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah. Situasi kian memanas menyusul laporan rencana Donald Trump untuk mempertimbangkan penguasaan Pulau Kharg sebagai bagian dari strategi tekanan terhadap Teheran.
Sejumlah ribu personel militer AS dilaporkan telah dikerahkan ke kawasan tersebut, menandai meningkatnya eskalasi yang berpotensi memicu konflik lebih luas. (ian)



Tinggalkan Balasan