Kini Indonesia kembali menghadapi kejadian luar biasa (KLB) campak. Sebanyak 46 wilayah telah menjadi sasarannya. Kali ini pulau Madura, khususnya Sumenep hingga Pamekasan, menjadi “episentrumnya”. KLB sebelumnya tercatat tahun 2022. Tetapi saat itu “hanya” menimpa di 31 provinsi saja dan terkonfirmasi 4800 kasus. Setahun kemudian, di tahun 2023, trennya cenderung meningkat. … [Selengkapnya ...] about Misinformasi, Lawan Berat Mitigasi Wabah Campak
wawasan
Kenapa Rasulullāh SAW. Tak Mau Menshalatkan Pelaku Korupsi?
Islam adalah agama yang sangat menekankan pentingnya amanah dan menegaskan larangan keras terhadap pengkhianatan. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَخُونُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ وَتَخُونُوٓا۟ أَمَٰنَٰتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan (juga) janganlah kamu … [Selengkapnya ...] about Kenapa Rasulullāh SAW. Tak Mau Menshalatkan Pelaku Korupsi?
Kiprah Jazzer Muslim: Tak Sekadar Pelengkap Jazz Dunia
Jazz sejak awal kelahirannya identik dengan kebebasan berekspresi, improvisasi, dan keberanian menembus batas. Namun, dalam lintasan sejarahnya, tidak sedikit musisi Muslim yang turut mewarnai perjalanan jazz dunia. Mereka bukan sekadar “pelengkap,” melainkan tokoh penting yang memberi warna, ruh, dan pengaruh mendalam terhadap perkembangan musik ini. Jejak Jazzer Muslim di … [Selengkapnya ...] about Kiprah Jazzer Muslim: Tak Sekadar Pelengkap Jazz Dunia
Peran Musik Jazz dalam Memelihara Perdamaian Dunia
Musik sering disebut sebagai bahasa universal yang mampu menembus batas ras, agama, maupun negara. Di antara banyak genre musik, jazz memiliki posisi unik karena sifatnya yang terbuka terhadap improvisasi, kolaborasi, dan dialog musikal lintas budaya. Nilai-nilai inilah yang membuat jazz kerap dipandang sebagai alat diplomasi kultural serta sarana memelihara perdamaian … [Selengkapnya ...] about Peran Musik Jazz dalam Memelihara Perdamaian Dunia
Campak dan Cacingan, Cermin Kegagalan Upaya Promotif-Preventif
Sebagai negara berkembang, Indonesia menghadapi dua “kutub” problem kesehatan. Satu sisi “beban ganda” kesehatan, direpresentasikan dalam bentuk “kelebihan gizi” (baca : kelebihan berat badan dan obesitas). Tapi di sisi lainnya masih banyak dilaporkan problem stunting/tengkes yang mencerminkan defisiensi gizi. Data sementara terkait problem “dua kutub” itu, tampak dari hasil … [Selengkapnya ...] about Campak dan Cacingan, Cermin Kegagalan Upaya Promotif-Preventif







