
Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi segmen Gending-Paiton mulai dioperasikan, Rabu (30/9/2026) tanpa tarif selama 14 hari.
Probolinggo (Trigger.Id) – PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) mulai hari ini, Rabu (30/9/2026) mengoperasikan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Paiton.
Jalan tol sepanjang 23,515 km mulai dibuka pukul 10.00 WIB tanpa tarif alias gratis. Jalan tol ini dapat dinikmati masyarakat gratis selama 14 hari dalam masa sosialisasi.
Pengoperasian Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton menjadi bagian dari pengembangan konektivitas di kawasan timur Jawa Timur, sekaligus membuka akses yang lebih mudah menuju berbagai destinasi wisata dan kawasan strategis hingga Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang.
Direktur Utama PT JPB, Adi Prasetyanto, mengatakan pengoperasian tanpa tarif selama 14 hari menjadi bagian dari tahapan sosialisasi untuk memperkenalkan akses baru kepada masyarakat sekaligus memberikan alternatif akses yang lebih mudah menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Probolinggo, Situbondo, dan sekitarnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk menikmati akses baru ini sekaligus mengenali jalur dan fasilitas yang tersedia, dengan tetap memperhatikan rambu-rambu dan ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan kesiapan kartu uang elektronik selama melakukan perjalanan,” ujar Adi.
Dari sisi kesiapan operasional, Jalan Tol Prosiwangi segmen Gending-Paiton telah melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada 22-24 Oktober 2025 dengan hasil memenuhi seluruh aspek teknis dan administrasi.
Segmen tersebut kemudian memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dengan predikat bintang 4 pada 12 Februari 2026 dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Meskipun dioperasikan tanpa tarif, pengguna jalan tetap wajib melakukan tapping kartu uang elektronik di gardu tol. Untuk perjalanan dari GT Kraksaan menuju GT Paiton atau sebaliknya, pengguna jalan tidak akan dikenakan tarif atau tarif nol rupiah.
Sementara itu, pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari arah Surabaya maupun Malang menuju Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton tetap dikenakan tarif Jalan Tol Trans Jawa hingga GT Gending pada Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo.
Segmen Gending-Paiton dilengkapi dua Gerbang Tol (GT), yaitu GT Kraksaan dan GT Paiton. Masing-masing GT memiliki enam gardu, terdiri atas tiga gardu masuk dan tiga gardu keluar, termasuk satu gardu reversible.
Untuk mendukung pengoperasian segmen tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan infrastruktur, personel, kendaraan operasional, dan layanan transaksi, termasuk ambulans, derek, patroli, rescue, shuttle, serta mobile reader di setiap gerbang tol.
Pengguna jalan diimbau memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo kartu uang elektronik, berkendara dengan aman, serta mematuhi rambu, marka, batas kecepatan, dan arahan petugas.
Kehadiran segmen Gending-Paiton juga memberikan akses yang lebih dekat menuju sejumlah destinasi wisata di kawasan sekitarnya. Dari SS Paiton, pengguna dapat melanjutkan perjalanan menuju Pantai Duta, Pantai Bohay, Utama Raya Resort, dan Pantai Tampora.
Sementara dari SS Kraksaan, pengguna dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi di kawasan Probolinggo, seperti Ranu Agung, Ranu Segaran, Songa Rafting, dan Bremi Eco Park.
Adi menambahkan, kehadiran Jalan Tol Prosiwangi secara bertahap akan memperkuat konektivitas di kawasan timur Jawa Timur, termasuk menuju Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang.
Dari sisi waktu tempuh, perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki yang sebelumnya membutuhkan sekitar 2 jam diproyeksikan dapat ditempuh sekitar 1 jam 15 menit.
Sementara itu ketika nanti keseluruhan Jalan Tol Prosiwangi beroperasi secara penuh, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang sebelumnya dapat mencapai sekitar 5 jam diproyeksikan menjadi sekitar 3 jam.(zam)



Tinggalkan Balasan