• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Publikasi Qariah Perempuan Masih Rendah, Begini Langkah Yang Mereka Lakukan

5 Juni 2022 by admin Tinggalkan Komentar

Seorang Muslimah Pakistan memegang Al-Quran. Foto/Reuters

Surabaya (Trigger.id) – Hafidz dan hafidzah, qari dan qariah bikin keluarga bangga. Para penghafal dan atau pelantun ayat-ayat suci Al Quran selain mendulang pahala berlipat tentu saja mereka berharap mendapat syafaat (pertolongan) di hari kiamat kelak.

Bahkan khusus untuk hafidz dan hafidzah (sebutan penghafal Al Quran laki-kali dan prempuan), mereka laksana membuat “mahkota” yang nanti akan diterima orang tua. Sehingga pantaslah jika ada keluarga yang sangat berharap ada anggota keluarganya yang mampu menghafal Al Quran.

Sisi lain tentang keberadaan qariah dan hafidzah, mereka tidak banyak mendapat kesempatan untuk menunjukkan kepiawaian mereka di area publik. Voice of America dalam leporannya mecatat jumlah perempuan penghapal dan pembaca Al-Quran semakin banyak.

Sebagian dari mereka pernah memenangkan kompetisi tingkat internasional. Namun, sangat sedikit publikasi bagi qariah. Kini banyak perempuan mengandalkan media sosial untuk mengunggah karya para qariah.

Semakin banyak perempuan yang kini beralih ke media sosial untuk menyimak lantunan ayat-ayat suci Al-Quran dari qari perempuan (qariah). Sebaliknya, qariah juga saling mendorong untuk mengunggah bacaan mereka secara online. Salah seorang dari qariah itu adalah Madinah Javed.

“Sungguh al-Qur’an, ketika dibaca siapa saja, istimewa dan indah. Tidak masalah siapa pembacanya. Tidak masalah jenis kelamin atau pakaian atau ras mereka.”

Javed menambahkan, penting bagi perempuan untuk melihat dan menyimak satu sama lain dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran.

“Ini bukan tentang pelantunnya, melainkan lantunannya. Tetapi penting untuk melihat dan mendengar perempuan melantunkan ayat-ayat Al-Quran karena, terutama sebagai perempuan, untuk mendengar perempuan lain membaca, bagi saya itu benar-benar menyentuh hati dengan cara yang berbeda,” katanya.

Pada 2017 Javed memulai gerakan online yang disebutnya “Female Reciters.” Tujuannya, meningkatkan kesadaran akan suara Muslimah dan qariah.

“Ini adalah sesuatu yang sangat istimewa dan penting bagi umat Islam, ini Al-Qur’an, lantunan ayat-ayat Al-Quran. Jadi, tentu saja kita harus mendengar qariah selain mendengar qari membaca Al-Qur’an di depan umum,” jelasnya.

Di antara sesama qariah di dunia yang dia bantu untuk dikenal adalah Al-Zahraa Layek Helmy di Kairo, Mesir. Ia mulai belajar membaca Al-Quran ketika baru berusia tiga tahun. Pada usia 10 tahun, dia telah hafal Al-Quran.

“Perempuan berperan besar dalam segala hal asalkan mencakup ketakwaan, agama dan kehormatan. Jadi, perempuan harus ambil bagian di dalamnya,” ujar Al Zahraa.

Namun, dalam banyak komunitas dan budaya Muslim, sikap terhadap qariah yang melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an di depan umum bervariasi. Umumnya mereka berpendapat perempuan tidak boleh membaca Al-Quran kalau laki-laki yang tidak memiliki hubungan keluarga dengannya atau bukan muhrim bisa mendengar suaranya.

Javed dengan tegas menyatakan: “Seharusnya itu tidak boleh terjadi karena dalam tradisi Muslim terdapat banyak qariah.”

Salah seorang qariah yang terkenal dan disegani di Indonesia adalah Maria Ulfah dari Jakarta. Dia adalah salah seorang qariah top dunia dan telah memenangkan kompetisi pembacaan Al-Quran nasional dan internasional.

“Di Indonesia, kalau kami meraih juara satu internasional, kami tidak lagi diperbolehkan mengikuti MTQ nasional untuk memberi kesempatan kepada qariah lain. Jadi, sejak itu saya mulai melatih mereka yang tertarik mengaji dan banyak siswa dari provinsi lain yang tertarik belajar mengaji dari saya,” kata Ulvah. (ian)

Sumber : Voa

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, seni budaya Ditag dengan:"Female Reciters" masih sedikit, hafidz dan hafidzah, publikasi bagi qariah, qari dan qariah

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

21 Januari 2026 By admin

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun

20 Januari 2026 By admin

KPK OTT Bupati Pati Sudewo

20 Januari 2026 By admin

Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang

19 Januari 2026 By admin

John Herdman Sebut Timnas Indonesia sebagai “Garuda Baru”

19 Januari 2026 By admin

Mengapa Batuk Tak Kunjung Sembuh?, Begini Penjelasannya

19 Januari 2026 By admin

Pemerintah Kembalikan TKD Aceh, Sumut, dan Sumbar

19 Januari 2026 By admin

Jihad Islam Kritik Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS

19 Januari 2026 By admin

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat

16 Januari 2026 By admin

Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS

16 Januari 2026 By admin

Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

16 Januari 2026 By admin

Lautan Surya di Jantung Gurun Abu Dhabi

16 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 18 Februari, NU Tunggu Isbat Pemerintah
  • Jadwal Playoff UCL: Madrid Tandang ke Benfica, Derbi Prancis Tersaji
  • Mourinho: Madrid Terluka Kian Berbahaya
  • BPKH Dorong Indonesia Kuasai Ekonomi Haji Global
  • Lonjakan Gula Darah Usai Makan Tingkatkan Risiko Alzheimer

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.