• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Puasa Membahagiakan Pasca Pandemi Covid 19

24 Maret 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Prof. Dr. H. Muhammad Turhan Yani, M.A. – Ketua Komisi Pendidikan MUI Jawa Timur dan Direktur LPPM Unesa

Bagaimana masyarakat tidak bahagia? Mengingat semarak Ramadhan saat masa pandemi tidak tampak syiar Islam, bahkan suasana kebatinan umat Islam yang berpuasa ikut merasakan prihatin, kini semarak Ramadhan 1444 H pasca pandemi syiar Islam tampak lebih menggema dan membahagiakan bagi semuanya, walaupun sesungguhnya puasa adalah urusan personal antara manusia dan Allah, akan tetapi secara sosiologis suasana Ramadhan memberikan pengaruh besar terhadap aspek sosial-emosional orang-orang yang berpuasa karena merasakan kebahagiaan. Di antara kebahagiaan yang dirasakan adalah adanya shalat terawih berjamaah di masjid/musalla, tadarus alquran bersama, i’tikaf bersama, santunan bersama anak-anak yatim, kehidupan sosial yang damai, tenang, gembira, dan lain sebagainya.

Di sisi lain secara sosio-kultural, semarak Ramadhan oleh masyarakat muslim Indonesia, di dalamnya juga diadakan tradisi buka bersama, baik di instansi, kampus, sekolah, organisasi, perkumpulan, maupun komunitas lainnya. Secara psikologi sosial, suasana seperti ini memberikan perasaan bahagia tersendiri dalam pelaksanaan ibadah puasa, dan secara ekonomi juga memberikan dampak positif bagi tumbuh kembangnya pelaku usaha, baik bagi kalangan muslim maupun nonmuslim, karena terkait kebutuhan primer yang dibutuhkan saat Ramadhan tidak hanya berkaitan dengan orang muslim saja akan tetapi saudara-saudara kita nonmuslim juga ikut merasakan kebahagiaan melalui usaha-usaha yang dimiliki, baik dalam memenuhi kebutuhan sandang, pangan, maupun lainnya, khususnya saat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kini seiring situasi semakin membaik dan kasus penularan virus covid 19 telah menurun drastis, kegembiraan dan kebahagian masyarakat muslim dan bangsa Indonesia pada umumnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H kembali seperti sebelum pandemi, bahkan tampak luar biasa gembira dan bahagianya, apalagi secara agama telah disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw dalam sabdanya yang berbunyi “Man Fariha bidukhuuli Ramadhan Harramallahu Jasadahu Alanniron”. Artinya, barang siapa yang bahagia menyambut datangnya bulan suci Ramadhan maka diharamkan baginya masuk ke dalam api neraka. Motivasi spiritual ini memberikan kegembiraan, kebahagian, kenyamanan, dan kekhusyu’an tersendiri dalam beribadah.

Secara kesehatan, di tengah semarak bulan suci Ramadhan 1444 H, menjaga protokol Kesehatan juga tetap penting dilakukan, khususnya saat berada dalam tempat keramaian, walaupun kasus penularan covid 19 mengalami penurunan drastic. Upaya proteksi kesehatan diri melalui vaksin juga menjadi hal penting karena agama Islam mengajarkan kepada pemeluknya untuk menjaga diri dari berbagai malapetaka, yaitu menjaga dan melindungi keselamatan jiwa (hifdzun nafs) dari berbagai kemungkinan madlarat, termasuk persyaratan vaksin saat mudik lebaran sesungguhnya Pemerintah sedang menjalankan apa yang diperintahkan dalam agama, agar masyarakat memiliki imunitas yang lebih kuat, upaya memberlakukan protokol kesehatan perlu mendapat dukungan dari semua pihak.

Dalam perspektif agama bagaimanakah menyikapi sebagian masyarakat yang mengabaikan aturan atau kebijakan terkait syarat vaksin dan protokol kesehatan yang tidak dipatuhi? persoalan ini dapat dilihat dari dalil naqli yang bersumber dari alquran surat al-Nisa’ ayat 59, yang artinya” Wahai orang orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rasulullah, dan Ulil Amri (Pemerintah atau Pemimpin). Upaya ini sesungguhnya dalam rangka melindungi masyarakat dari ancaman penularan covid 19, hal tersebut senafas dengan salah satu tujuan agama (maqasidus syariah) yaitu melindungi jiwa, dan juga berbanding lurus dengan perintah ketaatan terhadap aturan Allah dan rasul-Nya.

Puasa 1444 H pasca pandemi ini menjadi anugerah yang luar biasa bagi umat manusia, khususunya bangsa Indonesia setelah sekian lama diuji oleh Allah dalam suasana keprihatinan bersama pada masa pandemi. Kita wajib bersyukur atas nikmat Allah dengan situasi yang semakin membaik ini. Rasa syukur sangat terasa manakala kita mengingat saat masa pandemi yang begitu terbatas bagi umat manusia dalam melakukan berbagai aktivitas, seperti aktivitas sosial, aktivitas ibadah, dan aktivitas lainnya.

Secara hakiki, puasa yang membahagiakan tidak hanya dilihat dari sisi fisik-lahir, seperti keleluasaan dalam beraktivitas karena pasca pandemi, akan tetapi juga dilihat dari sejauhmana puasa yang dilakukan mampu membentuk jiwa empati dan simpati bagi yang berpuasa, sehingga menumbuhkan kesadaran beragama tingkat tinggi. Kesadaran inilah yang akan memberikan dampak positif bagi tumbuhnya persaudaraan, kasih-sayang, dan perhatian kepada sesama, khususnya bagi kaum dhuafa’(orang-orang lemah).

Inilah sesungguhnya puasa yang membahagiakan secara hakiki, selain keikhlasan dalam menunaikannya karena dimensi spiritual dan sosial puasa menginternalisasi pada pribadi secara tulus dan ikhlas. Pribadi demikian menunjukkan kesadaran bahwa kita sebagai hamba Allah wajib tunduk dan patuh tidak hanya kewajiban langsung kepada-Nya (dimensi vertikal) akan tetapi juga tunduk dan patuh melaksanakan kewajiban sosial yang ditunjukkan di antaranya saling menyanyangi dan memiliki kepedulian kepada sesama (dimensi horisontal). Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga puasa kita diterima oleh Allah Swt, aamiin.

Wallahu A’lam Bisshawab.

Share This :

Ditempatkan di bawah: Ramadhan Ditag dengan:mui jatim, Pasca Pandemi, Prof. Dr. H. Muhammad Turhan Yani, ramadhan, Unesa

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Prediksi Liga Inggris: Arsenal Kandas, Manchester City Juara Tipis, Tottenham Terancam Degradasi

13 April 2026 By admin

Jalan Kaki Ternyata Bisa Tingkatkan Daya Ingat dan Lindungi Otak dari Penuaan

12 April 2026 By admin

Bangkit di Anfield! Liverpool FC Tekuk Fulham FC 2-0, Siap Hadapi Paris Saint-Germain

12 April 2026 By admin

AC Milan Dibantai Udinese 0-3 di San Siro, Rossoneri Gagal Tekan Puncak Klasemen Serie A

12 April 2026 By admin

Reuni Setelah 30 Tahun, Kedekatan Cameron Diaz dan Keanu Reeves Kembali Jadi Sorotan

12 April 2026 By admin

Dapur MBG Disetop Sementara, Upaya BGN Jaga Kualitas dan Keamanan Pangan

12 April 2026 By admin

Kehilangan Puluhan Drone MQ-9 Reaper, AS Rugi Rp12 Triliun dalam Konflik dengan Iran

12 April 2026 By admin

Persebaya Tumbang 0-3 dari Persija, Posisi Klasemen Kian Terancam

11 April 2026 By admin

Wajah Baru Birokrasi Surabaya, Jumat Kerja dari Rumah Kinerja Tetap Dikejar

11 April 2026 By admin

Operasi Senyap KPK di Jawa Timur: Alarm Keras bagi Moral Kepemimpinan Daerah

11 April 2026 By admin

Wamenhaj Ungkap Skema “War Ticket” Haji untuk Pangkas Antrean

11 April 2026 By admin

Perempuan Dominasi Pengguna Medsos, IKWI Jatim Dorong Literasi Digital Keluarga

11 April 2026 By admin

Dari Tepuk Tangan Penonton ke Lagu Legendaris, Kisah di Balik “We Will Rock You”

10 April 2026 By admin

Menjaga Anak di Dunia Maya: Antara Regulasi dan Peran Orang Tua

10 April 2026 By admin

Bimbang Pilih Jurusan? Menimbang Masa Depan dari Prodi Digital

10 April 2026 By admin

Surabaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Industri

10 April 2026 By admin

Kemenkes Imbau Jamaah Haji dengan Komorbid Persiapkan Diri Sejak Dini

10 April 2026 By isa

WFH ASN Diterapkan, Akademisi UGM Ingatkan Potensi Penurunan Produktivitas

10 April 2026 By admin

BPOM Perluas Vaksin Campak Bagi Dewasa, Nakes Jadi Prioritas

9 April 2026 By zam

Senyapnya Ancaman Tuberkulosis di Indonesia

9 April 2026 By admin

Serangan Israel Berlanjut, Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz

9 April 2026 By admin

Liga Champions: PSG Unggul, Liverpool Masih Berpeluang

9 April 2026 By admin

Gencatan Senjata AS–Iran, Israel Siap Lanjutkan Perang

9 April 2026 By admin

Kenaikan Avtur Tak Bebani Jamaah Haji

9 April 2026 By admin

Gencatan Senjata Tercapai, Selat Hormuz Dibuka Dua Pekan

9 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Saat Sistem Kekebalan Tubuh Menjadi Senjata Melawan Kanker
  • Ketika Ruang Digital Menjadi Tempat Pelecehan di Kampus
  • Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz dan Kembali ke Meja Perundingan
  • Perempat Final Liga Champions: Atletico Singkirkan Barcelona, PSG Hentikan Langkah Liverpool
  • DPR Pastikan Biaya Tambahan Haji 2026 Ditanggung Negara

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.