• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Tingkat Pekerja Informal Masih Tinggi, Ekonom UGM Sebut Tanda Kemiskinan Struktural di Indonesia

31 Oktober 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Jakarta (Trigger.id) – Proporsi pekerja sektor informal di Indonesia masih mendominasi pasar tenaga kerja. Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2025, sebanyak 59,4% pekerja di Indonesia berada di sektor informal. Kondisi ini dinilai menjadi hambatan utama bagi cita-cita Indonesia untuk bertransformasi menjadi negara maju.

Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Wisnu, menilai tingginya pekerja informal berkaitan erat dengan kemiskinan struktural. Hal tersebut, menurutnya, mencerminkan belum optimalnya penciptaan lapangan kerja formal yang layak.

“Salah satu pilar penting pengentasan kemiskinan adalah kebijakan ketenagakerjaan yang aktif, yaitu menyediakan pekerjaan yang baik dan layak. Meski tingkat pengangguran terbuka rendah, di bawah 5%, banyak masyarakat bekerja di sektor informal atau underemployment dengan jam kerja tidak memadai,” kata Wisnu, Kamis (30/10).

Dampak PHK dan Pilihan Kerja Terbatas

Wisnu menjelaskan bahwa gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor manufaktur dan jasa turut mendorong tenaga kerja beralih ke sektor informal karena sifatnya yang lebih fleksibel. Selain itu, banyak lulusan sarjana dan pekerja tidak terserap sektor formal dan akhirnya memilih pekerjaan informal yang tidak sesuai dengan bidang keahlian mereka.

Fenomena ini, ungkap Wisnu, ibarat “pelampung” bagi tenaga kerja yang tidak terserap sektor formal. “Ini menunjukkan adanya kemiskinan struktural dan keterbatasan lapangan kerja formal sebagai isu utama,” ujarnya.

Upah Minimum Bukan Isu Utama

Menurut Wisnu, perdebatan mengenai upah minimum bukan faktor utama tingginya pekerja informal. Permasalahan lebih mendasar justru terletak pada rendahnya penyerapan tenaga kerja formal, menurunnya jam kerja penuh, serta maraknya usaha rumah tangga informal.

“Data menunjukkan bahwa 80% lapangan kerja baru dalam periode 2018–2024 berasal dari usaha rumah tangga informal,” jelasnya.

Rekomendasi Kebijakan

Wisnu menekankan perlunya langkah strategis pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini. Beberapa rekomendasi yang ia sampaikan meliputi:

  • Mendorong sektor-sektor produktif melalui industrialisasi yang menyerap tenaga kerja besar
  • Meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan
  • Memfasilitasi UMKM dan usaha mikro agar naik kelas dan masuk ke sektor formal

Ia menambahkan, pemerintah perlu fokus pada kualitas pekerjaan, bukan hanya jumlahnya. Skema insentif untuk mendorong formalitas usaha dinilai krusial, misalnya dengan memberikan akses pembiayaan, teknologi, pelatihan bisnis, dan insentif fiskal.

Selain itu, Wisnu memperingatkan pentingnya meningkatkan produktivitas tenaga kerja untuk menghindari jebakan skill trap. “Perkuat sistem vokasi, magang, serta link and match antara dunia pendidikan dan industri agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar,” pungkasnya. (bin)

Sumber: UGM

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara Ditag dengan:Ekonom UGM, indonesia, Informal, Kemiskinan, pekerja, Struktural, Tinggi, Tingkat

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Presiden Ingatkan Jenderal TNI-Polri: Pangkat Bintang Mereka dari Rakyat

18 April 2026 By admin

Inter Tekuk Genoa 2-1, Kembali Puncaki Serie A

18 April 2026 By zam

Inter Tekuk Genoa 2-1, Kembali Puncaki Serie A

18 April 2026 By zam

Gayam: Dari Buah Pinggiran Menjadi Harapan Baru Lawan Diabetes

18 April 2026 By admin

Masak di Rumah Ternyata Bisa Bantu Jaga Otak Tetap Tajam di Usia Senja

18 April 2026 By admin

Waspadai Hemofilia, Saat Darah Sulit Membeku dan Sendi Mulai Bermasalah

18 April 2026 By isa

Arab Saudi Perluas Layanan Makkah Route, Kini Jangkau 10 Negara

18 April 2026 By admin

Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Wafat di Usia 54 Tahun

18 April 2026 By admin

Inggris–Prancis Siap Pimpin Misi Global Amankan Selat Hormuz

18 April 2026 By admin

Dua Perwira Reskrimum Polda Jatim Raih PWI Jatim Award

17 April 2026 By zam

Dari Nasi Kuning hingga Rendang, Indonesia Menaklukkan Lidah Ottawa

17 April 2026 By admin

Doa Ibu Mengantar Langkah Sunyi Akhmad Munir Menuju Puncak Karier

17 April 2026 By admin

Big Match Pekan 33 Liga Inggris, Man City Siap Kejar Arsenal

17 April 2026 By admin

525 Kloter Siap Terbang, CJH Indonesia 2026 Diberangkatkan Bertahap Mulai 22 April

17 April 2026 By admin

Menhaj Tegaskan Wacana “War Tiket” Haji Masih Prematur

16 April 2026 By admin

Pendekatan Baru Mengatasi Obesitas di Era Modern

16 April 2026 By admin

Pemerintah Perketat Pengawasan, Distribusi Koper Jemaah Haji Ditarget Tepat Waktu

16 April 2026 By admin

Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern, Atletico Tantang Arsenal

16 April 2026 By admin

Eropa Bersiap Mandiri: Antisipasi Ketidakpastian Peran Amerika dalam NATO

16 April 2026 By admin

Saat Sistem Kekebalan Tubuh Menjadi Senjata Melawan Kanker

15 April 2026 By admin

Ketika Ruang Digital Menjadi Tempat Pelecehan di Kampus

15 April 2026 By admin

Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz dan Kembali ke Meja Perundingan

15 April 2026 By admin

Perempat Final Liga Champions: Atletico Singkirkan Barcelona, PSG Hentikan Langkah Liverpool

15 April 2026 By admin

DPR Pastikan Biaya Tambahan Haji 2026 Ditanggung Negara

15 April 2026 By admin

Arne Slot Yakin Liverpool Masih Bisa Bangkit Lawan PSG di Anfield

14 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Eliminasi TBC, Kemenkes dan BPOM Percepat Inovasi Alat Kesehatan
  • “Liquid Salad”: Minum Sayur Jadi Tren, Sehatkah atau Sekadar Praktis?
  • NIK Mantan Suami Lalai Nafkah Bakal Dinonaktifkan
  • Fakta Ketika 4,1 Juta Konten Negatif Ditangani Kemkomdigi
  • Mengenal “Peakspan”: Ukuran Baru Penuaan yang Sedang Dibahas Ilmuwan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.