
Surabaya (Trigger.id) – Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai kebangkitan Real Madrid jelang pertemuan ulang di babak playoff Liga Champions UEFA 2025/26.
Menurut Mourinho, kekalahan dramatis yang dialami Madrid pada duel sebelumnya justru bisa menjadi pemicu semangat bagi raksasa Spanyol tersebut.
“Kami sudah melukai raja Liga Champions. Dan raja yang terluka itu berbahaya,” ujar Mourinho, yang pernah menangani Madrid pada 2010–2013.
Pada laga fase liga di Lisbon bulan lalu, Benfica menang 4-2 atas Madrid. Gol penentu tercipta secara dramatis lewat sundulan kiper asal Ukraina, Anatoliy Trubin, pada menit ke-98. Hasil itu membuat Madrid—pemegang 15 gelar Liga Champions—merosot dari posisi ketiga ke peringkat kesembilan klasemen dan gagal lolos otomatis ke fase berikutnya.
Meski unggul secara psikologis, Mourinho menegaskan timnya tidak boleh lengah saat melakoni leg pertama playoff di Estadio da Luz. Ia menuntut para pemain tampil dengan fokus, ambisi, dan keyakinan penuh.
Pertemuan sebelumnya berlangsung panas. Madrid harus menuntaskan laga dengan sembilan pemain setelah dua kartu merah di masa tambahan waktu. Situasi itu dimanfaatkan Benfica untuk terus menekan hingga Trubin yang maju membantu serangan sukses menanduk bola melewati Thibaut Courtois.
Kendati demikian, Mourinho memprediksi duel kali ini akan jauh lebih berat. Ia bahkan berseloroh bahwa Trubin tidak akan kembali bermain sebagai penyerang dadakan di Luz.
“Saya sudah sangat terbiasa dengan pertandingan seperti ini sepanjang karier. Tidak ada yang pasti hanya karena apa yang terjadi sebelumnya,” tegasnya. (bin)



Tinggalkan Balasan