
Pemprov Jawa Timur menyiapkan 17 jurusan bus dan dua rute kapal laut bagi 7.000 warga menuju 20 kabupaten/kota.Foto/ilustrasi
Surabaya (Trigger.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Program Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026 dengan menyiapkan 17 jurusan bus dan dua rute kapal laut bagi 7.000 warga menuju 20 kabupaten/kota di Jatim.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah memberikan fasilitas mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Tradisi mudik adalah momen penting untuk mempererat silaturahmi keluarga. Melalui Program Mudik Bareng Gratis ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa biaya,” ujar Khofifah di Surabaya.
Ribuan Kuota Darat dan Laut
Dari total 7.000 kuota, sebanyak 4.000 penumpang akan diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan bus pada 19 Maret 2026. Sementara 3.000 penumpang lainnya dilayani melalui jalur laut dengan estimasi 250 orang per keberangkatan dalam 12 kali pelayaran.
Sebanyak 17 jurusan bus disiapkan dari Surabaya menuju berbagai daerah, antara lain Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Banyuwangi, Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro.
Pendaftaran daring dibuka pada 2–4 Maret 2026 selama kuota tersedia. Adapun pendaftaran langsung dijadwalkan pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.
Khusus jalur laut, Pemprov Jatim menyiapkan rute dari Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Pulau Raas dan Pelabuhan Pulau Sapudi. Keberangkatan rute Jangkar–Raas dijadwalkan pada 8, 12, 15, dan 17 Maret 2026, sedangkan rute Jangkar–Sapudi pada 11 dan 16 Maret 2026.
Arus balik laut Raas–Jangkar dilaksanakan pada 29 Maret serta 2, 4, dan 6 April 2026. Sementara Sapudi–Jangkar pada 27 dan 31 Maret 2026.
Selain angkutan penumpang, Dishub Jatim juga menyediakan fasilitas pengiriman 200 unit sepeda motor gratis ke enam daerah tujuan, yakni Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo. Pengiriman motor dijadwalkan pada 18 Maret 2026.
Antusiasme PO Bus dan Calon Pemudik
Ketua Organda Jawa Timur Firmansyah Mustafa menyambut positif program tersebut karena dinilai mampu meningkatkan keselamatan perjalanan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas saat musim mudik.
“Perusahaan otobus (PO) sangat mendukung program ini. Selain membantu masyarakat, kami juga memastikan armada yang digunakan telah melalui ramp check dan laik jalan,” ujar Firmansyah
Antusiasme juga datang dari calon pemudik. Rina, warga Surabaya yang hendak mudik ke Ponorogo, mengaku terbantu dengan adanya program ini.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi harga tiket biasanya naik saat Lebaran. Dengan mudik gratis, biaya bisa dialihkan untuk kebutuhan keluarga di kampung,” katanya.
Gubernur Khofifah mengimbau masyarakat segera mendaftar melalui laman resmi mudikgratis.dishub.jatimprov.go.id untuk bus dan sipentol.dishub.jatimprov.go.id untuk angkutan laut. (wah)



Tinggalkan Balasan