
Surabaya (Trigger.id) – Emil Elestianto Dardak mengukuhkan kepengurusan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia, Majelis Taklim Perempuan (MTP), dan Asosiasi Mabrur Haji Indonesia (AMHI) Kota Surabaya masa bakti 2026–2031. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Menara Wiyata UPN “Veteran” Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi alumni haji di Surabaya, tidak hanya dalam pembinaan spiritual, tetapi juga dalam kontribusi sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.
Dalam sambutannya, Emil menekankan bahwa IPHI memiliki kekuatan besar berupa modal sosial dari para anggotanya. Ia menilai semangat kebersamaan dan kepedulian warga Surabaya merupakan aset penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Nilai kebersamaan yang kuat ini harus diarahkan menjadi gerakan nyata, sehingga kemabruran haji tidak berhenti pada ibadah, tetapi berlanjut dalam aksi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar potensi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, serta sektor ekonomi berbasis syariah. Menurutnya, organisasi alumni haji memiliki posisi strategis dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika kehidupan perkotaan.
Sementara itu, Ketua IPHI Surabaya, Syukron Djazilan, menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada penguatan ukhuwah sekaligus peningkatan kemandirian ekonomi anggota. Salah satu program prioritas adalah memperluas jaringan organisasi hingga tingkat kecamatan agar pembinaan semakin dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin memperkuat fondasi persaudaraan dari tingkat bawah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” katanya.
Selain itu, IPHI Surabaya juga akan terus mengintensifkan pembinaan bagi calon jemaah haji, khususnya dalam aspek kesiapan spiritual. Langkah ini diharapkan mampu menjaga semangat ibadah sejak masa persiapan hingga pelaksanaan haji, sehingga nilai kemabruran dapat terjaga sepanjang hayat. (ian)



Tinggalkan Balasan